satu minggu ini mungkin akan jadi hari-hati penuh gabut untuk Jeongin karena sang putra akan berada dirumah sang ayah seminggu full, itu tertulis dalam surat hak asuh bahwa Minho mendapat Qtime dengan Hyunho satu bulan sekali selama seminggu jadi Jeongin tidak bisa menolak.
selama seminggu pula Jeongin harus selalu berkunjung ke-kediaman keluarga Darlio untuk memberi beberapa botol ASI stok Hyunho selama sehari, sebenarnya Minho sudah melarang Jeongin mengantar stok ASI seorang diri ia menyarankan jika pak Juned atau salah satu maid saja yang akan pergi ke apartemen Jeongin tapi perempuan itu menolak karena jika seperti itu Jeongin tidak dapat bertemu dengan putra gembulnya.
jam sudah menujukan pukul delapan saatnya Jeongin menuju rumah Minho, seperti biasa ia akan diantar supir keluarga yang sudah menunggu dibawah, tenang itu supir keluarga Nalandra.
"mbak Jeje kalo disuruh milih, milih rujuk sama mas Minho atau nikah sama yang lain mbak?" tanya Pak Koji.
Jeongin tiba-tiba terbatuk mendengar pertanyaan pak Koji padahal Jeongin sama sekali tidak sedang makan apapun, keselek sejuta kenangan itu.
"gak tau pak, sekarang mau fokus sama Hyunho dulu." jawab Jeongin asal, sebenarnya ia sangat menghindari pertanyaan jebakan seperti itu.
•••
Jemari Jeongin membelai pelan pipi gembil milik Hyunho sesekali menyentuh bibir sang putra yang sedang asik menyusu padanya.
Didepan Jeongin ada nyonya Darlio dan Minho yang wajahnya tertutup telapak tangan milik sang ibu niatnya agar Minho tidak bisa melihat Jeongin yang sedang menyusui tapi berakhir sia-sia karena Minho masih bisa melihat gundukan putih milik Jeongin didepan sana, hhh rasanya ia iri pada Hyunho.
setelah dirasa Hyunho tidak lagi menghisap nippelnya dan kembali terlelap, Jeongin buru-buru membenarkan penampilannya seperti semula.
"Hyunho rewel dari kemarin?" tanya Jeongin pelan agar tak menganggu tidur putranya.
"kemarin anteng-anteng aja waktu sama mamah eh sekarang rewel, padahal aku udah ambil libur seminggu biar bisa sama Hyunho dirumah."
Jeongin menatap sendu wajah mantan suaminya, ia tau lelaki itu kecewa tetapi jika harus mengorbankan putranya menangis tiap hari rasanya Jeongin tidak bisa dan jika boleh egois Jeongin ingin membawa Hyunho pulang bersamanya.
"mas, hari ini Hyunho sama aku ya? kelasku gak lama ko nanti aku kesini lagi."
"yaudah, kamu balikin nanti, besok atau gak kamu balikin juga terserah, aku udah gak peduli." balas Minho acuh kemudian berjalan pergi meninggalkan Jeongin serta sang ibu yang masih terdiam diruang keluarga.
keep vote and comment sweetie 🍓

KAMU SEDANG MEMBACA
BUNDA | hyunknowjeong
ФанфикJeongin; janda anak satu, masih muda, masih kenceng. Warn: •GS •lokal •emm