Selamat membaca cerita chalya!
Jangan lupa vote and commentHappy Reading 💕
****Pagi yang cerah, chalya bangun dengan mata yang masih tertutup, sebenernya chalya masih ingin tidur, karena dia merasa sangat ngantuk pagi ini.
Dengan terpaksa chalya masuk ke kamar mandi, membersihkan diri dan siap siap untuk berangkat sekolah.
Chalya sarapan sendiri di rumah, karena bunda mengantar bi inah pergi ke pasar pagi pagi buta, dan bang vano berangkat kuliah pukul 05:00 pagi.
Setelah sarapan, chalya berangkat sekolah berjalan kaki, itung itung olahraga pagi.
Karena jarak dari rumah chalya ke sekolah jika berjalan kaki hanya 10 menit, tidak terlalu jauh.
Saat di perjalanan muka chalya sudah mulai sedikit pucat.
Bukan karena chalya cape berjalan, tetapi daritadi di belakang chalya seperti ada yang mengikutinya.
Chalya memberanikan diri menoleh ke belakang, saat membalikan badan "siapa kalian, kenapa terus mengikuti saya?" Tanya chalya sedikit takut.
"Yah, kita ketauan nih" Ucap seorang lelaki dengan tertawa kecil.
Chalya tidak ingin menanggapi beberapa lelaki itu, saat chalya ingin melanjutkan jalannya,tiba tiba saja tangan chalya di tarik dan lelaki itu dengan beraninya memeluk chalya dari arah belakang.
Chalya sudah panik setengah mati "tolong" Teriak chalya dengan mata berkaca kaca.
"Teriak aja, disini jalannya masih sepi, jadi gaada yang bisa nolongin kamu cantik" Ucap salah satu lelaki yang masih memeluk chalya.
Teman teman lelaki lainnya malah tertawa keras.
Lelaki yang memeluk chalya malah mendorong chalya ke tiang yang ada di pinggir jalan dan mendekatkan wajah nya ke wajah chalya.
"Tolong siapapun itu tolong chalya, bang vano tolong chalya" Ucap chalya dalam hati dengan sedikit demi sedikit menumpahkan air matanya.
"cantik, ga usah nangis" Sahut lelaki itu sambil memegang pipi chalya.
"Mau kalian apa" Bentak chalya dengan menahan air matanya supaya tidak jatuh lagi.
"Mau kamu" Ucap lelaki itu disusul gelak tawa teman teman lainnya.
Tidak lama ada suara motor berhenti dan tanpa aba aba ada yang memukul lelaki yang menahan chalya tadi, dia jatuh tersungkur.
Tanpa di sangka, yang menolong chalya adalah nathan.
Satu pukulan mendarat di pelipis nathan, dan nathan membalas pukulan itu ke lelaki tadi.
Akhirnya mereka kabur dengan luka luka lebam akibat pukulan nathan tadi.
Nathan menghampiri chalya yang terduduk lemas.
"Chal" Panggil nathan, tetapi tidak ada sahutan dari chalya.
"Chalya arani" Panggil nathan yang kedua kalinya, dan akhirnya chalya mengangkat kepalanya ke arah nathan.
Terlihat bibir chalya sangat pucat, tangannya gemeter.
Nathan tau, chalya pasti sangat shok dengan keadaan tadi.
Nathan membawa chalya ke tempat duduk yang ada di pinggir jalan dekat kejadian tadi.
"Kenapa lo berangkat sendirian?abang lo ga nganterin?" Tanya nathan dengan sedikit cemas, karena chalya masih terlihat pucat.
Chalya hanya menggeleng untuk jawaban. Nathan menunggu chalya lumayan baikan dulu.

KAMU SEDANG MEMBACA
CHALYA
Romancechalya arani adalah perempuan dengan paras cantik yang mempunyai sifat cerewet,keras kepala dan sedikit cuek jika ada orang yang mengganggu nya angga vrenathan adalah lelaki yang pintar, banyak sekali yang suka dengannya ,tapi sayangnya nathan terma...