masalah lagi

32 3 0
                                    

Selamat membaca cerita chalya❤
Jangan lupa vote and comment ya

Semoga kalian ga bosen yaa sama cerita aku

Happy Reading❤

*****

Sekitar jam 8 pagi chalya dan teman temannya sudah siap untuk pulang

"Kita pulang naik apa?" Tanya qiana sambil memakai tas punggung nya

"Gue minta tolong candra sama yang lainnya jemput kita ya" Ucap keyna

"buat lova nanti gue suruh ajak temen kelas candra buat jemput kesini" Tambah keyna minta persetujuan dari teman temannya

Chalya yang mendengar ucapan keyna langsung menolak "Ga usah" Tegas chalya

"Iya key ga usah, lagian mereka kan sekarang lagi sekolah" Tambah qiana

"Tapi kita kan kalo pulang sendiri ga pernah apal jalan puncak walaupun kita sering kesini" Ucap khawla

"Iyaa, kita ga pernah merhatiin jalan, yang penting tuh nyampe, kalo udah kaya gini baru deh ribet" Tambah keyna

"Kita naik taxi aja" Jawab chalya yang tetap tidak mau meminta tolong kepada nathan dan teman temannya

"Chal, taxi tuh gaada di sini, emang lo mau jalan kaki berkilo kilo meter sampe jalan raya buat nemuin taxi doang" Jelas lova yang diangguki keyna

"Chal, minta tolong nathan sama yang lainnya aja ya?" Tanya qiana sambil melihat ke arah chalya yang sedang berpikir

Chalya akhirnya mengangguk terpaksa sambil menghembuskan nafasnya

"Kalo mereka gamau, jangan dipaksa" Ucap chalya

Akhirnya keyna langsung mencari kontak candra dan menghubunginya

Keyna yang sudah 5× menghubungi candra tidak diangkat sama sekali, mungkin karena ini masih jam belajar

"Gimana key?" Tanya qiana yang menunggu jawaban keyna

Keyna menggeleng "engga diangkat sama sekali, mungkin karena masih jam belajar"

"Syukur deh" ucap chalya yang membuat teman temannya langsung melihat ke arahnya

"syukur?"
"Ko lo malah seneng si chal?"
"gila ni anak,nasib kaki kita gimana kalo jalan sampe jalan raya"

Itu lah ocehan teman teman chalya, tetapi chalya tidak menanggapi ucapan teman teman nya

"Fix nih kita naik taxi?" Tanya khawla dan diangguki oleh lova

Akhirnya mereka berjalan kaki sampai menemukan taxi, entah bagaimana nanti nasib kaki mereka

                             *****

Berbeda dengan nathan dan teman temannya, mereka sekarang sedang mengisi perut di kantin

"ASTAGFIRULLAH" teriak candra sambil melihat ke arah handphone nya yang menjadi pusat perhatian di kantin

"apaan si lo can, main teriak teriak aja" ucap hedar sambil memukul tangan candra

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 14, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

CHALYATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang