5. Pocari Sweet Spesial
▪
▪
▪
▪
▪
VOTE DULU BARU BACA, ABIS BACA BARU KOMEN. BOLEH NGGAK GENGS?
HAPPY READING!
🙋🏻♀️🙋🏻♀️🙋🏻♀️
Toilet di jejeran kelas bilingual, Cikal aku-akui memang sangatlah bagus dibanding toilet kelas reguler. Di toilet kelas bilingual ini bilik toilet nya ada 5 pintu, disertai dengan 5 wastafel. Perlengkapan di toiletnya pun lengkap semua. Mulai dari tisu toilet, sabun untuk cuci tangan, pengering tangan, kaca disetiap masing-masing wastafel, tak lupa juga tempat sampah mini disetiap masing-masing bilik. Closetnya pun memakai model yang duduk, bukan yang jongkok macam toilet di kelas reguler. Pokoknya, toilet kelas bilingual bisa dideskripsikan macam toilet di Mal-mal gitu.
Cikal menyisir rambutnya dengan menggunakan sisir kecil yang sering ia bawa kemana-mana di kantong seragamnya. Ia kuncir kuda rambutnya yang hitam campur merah pirang, lurus dan lebat itu ke belakang. Diikatnya rambutnya dengan kunciran berbandul kodok, alias animasi keroppi.
Setelah tatanan rambutnya telah rapi dikuncir, Cikal membasahi rambut luarnya dengan air. Agar anak-anak rambutnya tak menyembul keatas.
Cikal masih asyik dengan rambutnya. Tak terpengaruh dengan kedatangan seseorang yang Cikal kenal.
Dimasukan kembali sisir kecil milik Cikal ke dalam kantong seragamnya yang terdapat logo Osis di bagian depannya. Cikal merasa penampilannya lebih fresh ketimbang tadi saat jam belajar berlangsung.
"Cikal," panggil seorang siswi disebelah Cikal.
Yang bernama lengkap Irischa Aulia Pancarani. Tapi, dikenal dengan nama Bunga.
Oke, jangan tanya Cikal kenapa Irischa bisa dipanggil Bunga, karena Cikal sendiripun tidak tahu dan tidak mau tahu.
"Ya, ada apa, Irischa?" jawab Cikal dengan nada yang lembut.
Cikal melirik Irischa dari kaca wastafel didepannya. Tidak ada senyum ramah dari cewek bernama Irischa itu. Padahal, Irischa ini dikenal sebagai cewek yang murah senyum dan lemah lembut loh.
Tapi, nggak tahu kenapa setiap berhadapan dengan Cikal, Irischa ini selalu saja nampakin muka kayak nggak suka gitu sama Cikal. Nggak ada tuh senyum-senyum ramah, yang ada cuma muka datar dan mata tajam dibalik bingkai kacamatanya.
"Kenapa sih lo nggak ngundurin diri aja jadi leader SPLING?"
Cikal melirik Irischa lagi dari kaca wastafel sembari mempersembahkan senyuman mengejek. Pasalnya, Cikal agak kaget gitu dapet pertanyaan semacam itu dari Irischa. "Bentar, bentar, ini gue nggak salah denger, 'kan? Coba dong ulangin lagi pertanyaan lo, gue kurang ngerti, nih!"
"Kenapa lo nggak ngundurin diri aja jadi leader SPLING?" ulang Irischa, "Lo itu nggak becus jadi leader!"
Oke, Cikal lupa kasih tahu kalian. Jadi, sesungguhnya Cikal ini walaupun nakal-nakal gini dan punya mulut toxic abis, Alhamdulilah banget dia dipilih, dipercayai dan diamanati menjadi leader atau ketua di salah satu organisasi bernama SPLING.
SPLING itu singkatan dari Sobat Peduli Lingkungan. Sebuah organisasi yang bertujuan membentuk SMA Gunayasha untuk sukses menjadi sekolah Adiwiyata. Adiwiyata sendiri merupakan program terhadap sekolah yang ingin mewujudkan sekolah berwawasan peduli terhadap lingkungan. Dan, tugas SPLING disini adalah membimbing dan membantu siswa dan siswi SMA Gunayasha mensukseskan program Adiwiyata guna untuk kepentingan dan kenyamanan bersama.
KAMU SEDANG MEMBACA
CIKAL
Teen FictionCikal baru tau, kalo menyukai orang secara berlebihan ternyata sakit hatinya juga berlebihan ya.
