3

2.2K 172 7
                                        

----- You Are Only Mine----

Bel yang baru saja menandakan jam pulang sekolah, siswa siswi sekolah sudah berhamburan untuk pulang, beberapa menggunakan sepeda roda dua, ada pula dengan sepeda motor dan tidak sedikit pula menggunakan mobil atau hanya sekedar menunggu jemputan di area tunggu sekitar sekolah. Namun, tampak beberapa anak berseragam itu tengah bercengkrama di lingkungan sekolah, tak jauh berbeda dengan yang dilakukan Sehun, Jongin dan Chanyeol kali ini. Mereka bertiga tengah duduk di sebuah bangku tepi lapangan basket, seperti tadi pagi.

Kali ini Jongin duduk di tengah, berada di antara Sehun dan Chanyeol.

"Kenapa kita harus menunggu Baek?" Jongin bersikap malas, membungkukkan tubuhnya supaya kepalanya dapat menggapai meja didepan ia duduk.

"Dia kekasihku, wajar saja jika aku ingin membelikan dia makan juga. Tidak seperti kau! Pacar siapa yang kasih makan siapa..." Sindir Chanyeol yang sudah melipat tangannya didepan dada.

Jongin langsung menegakkan tubuhnya, "Hey! Dengar! Ini karena salahmu mengatakan hal buruk padaku!"

"Sudahlah... Jangan mulai lagi..." Sehun mencoba meredam emosi Jongin dengan mengusap punggung yang dihadapkan pada Sehun, karena Jongin  mulai meninggikan suaranya.

"Lihat! Lihat! Kenapa kau bisa menyukai anak seperti ini, Sehun? Apa tidak ada yang lebih baik diluar sana?" Chanyeol masih belum mau mengalah.

"Ssstttt!!!!" Sehun memberikan kode supaya Chanyeol tidak memancing masalah lebih jauh.

"Di luar sana memang banyak yang lebih cantik, tampan, badan bagus. Tapi maaf, Sehun itu milikku!" Bantah Jongin. Jongin dan kesombongannya...

"Sehun, sebelum terlambat. Sebaiknya aku antar kau periksa mata...." saran Chanyeol seolah-olah itu adalah saran terbaik.

Kesal dengan jawaban yang diberikan Chanyeol, tanpa aba-aba Jongin mendorong tubuh Chanyeol hingga terjatuh dari bangku.

Bug!!

"Ah! Shit!" Chanyeol terduduk di tanah, merasakan sakit dan sedikit nyeri pada pantat, "Yaaa!!! Jongin!!!" Teriak Chanyeol yang sudah berdiri sembari mengusap pantatnya yang ehem sedikit emmmm sakit.

"Chan?" Sosok pemuda yang terlihat sangat cantik menyapa, menggagalkan rencana Chanyeol memukul Jongin.

Chanyeol berbalik memunggungi Sehun dan Jongin, "Baek? Kau sudah datang? Sudah selesai ke perpustakaannya?" Suara Chanyeol berubah melembut membuat Jongin dan Sehun menunjukkan wajah malas.

Jongin berdiri menghampiri pemuda cantik yang di panggil dengan sebutan Baek dan tak lain tak bukan adalah kekasih Chanyeol, "Nah! Karena kau sudah datang! Ayo kita pergi! Ular di perutku sudah berteriak!" Tangah Jongin sudah bertengger di bahu ramping Baek.

"Jongin!" Panggil Sehun,

"Hmm? Apa? Ayo berdiri! Kita ke depan sekarang!" Jongin sudah tampak bersemangat.

"Jongin!" Sekali lagi Sehun memanggilnya, Chanyeol sudah paham maksud Sehun. Tapi, kenapa Jongin tidak segera paham. Dengan cepat Chanyeol menurunkan tangan Jongin yang bertengger di bahu Baek.

"Apa?" Jongin melihat ke arah Sehun dan Chanyeol bergantian.

Kesal karena Jongin yang tidak mengerti, Chanyeol menarik lengan Jongin sebelum mendorongnya pada Sehun. Tentu saja Sehun langsung menangkap tubuh sang kekasih.

"Yakk! Chanyeol sialan!" Teriak Jongin yang masih didalam pelukan Sehun

"Sssttt!!!" Sehun meletakkan jari telunjuknya kedepan bibir Jongin yang tampak mengerucut menggemaskan.

You Are Only Mine  (SeKai) (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang