Chapter 15

14.3K 1K 30
                                        

Hans berbaring dengan tubuh yang dipasangkan beberapa alat medis. Padahal bocah ini hanya pingsan, tetapi karena kekuatan batu dalam tubuhnya sedikit bergejolak. Ia harus dirawat dirumah sakit karena ketidaknyamanan pada tubuhnya.

Disisi lain juga, Faya dipaksa untuk mengecek lukanya dengan prosedur yang baik dari pihak dokter. Walau sudah berkali-kali menolak, orang-orang itu malah berpikir di takut dengan jarum.

Jadilah ia di perban ulang oleh pihak rumah sakit. Mereka juga membawa Hans ke ruangan inap khusus VIP di rumah sakit ini. Apalagi identitas tuan muda kaya raya Hans, tidak membuat para dokter dan perawat tidak curiga pada keduanya. Mereka meminta agar Faya menghibungi orang tuannya untuk datang ke rumah sakit. Semua perawat juga berpikir bahwa Faya adalah sepupu jauh Hans Albert yang terkenal.

"Benar-benar tidak perlu diperiksa lagi?" Seorang perawat pria yang masih muda dan terlihat lumayan tampan, masih keras kepala untuk memeriksa gadis itu lagi.

Kulitnya pucat dan banyak kehilangan darah, siapapun pasti akan ragu jika orang itu baik-baik saja.

"Tidak perlu." Dia dengan tegas menolak penawaran perawat itu. Inilah sebab ia benci ke rumah sakit, terlalu merepotkan.

Perawat itu pergi dengan kecewa. Tinggalah Hans dan Faya dalam ruangan berdua. Gadis itu berjalan dan duduk disofa yang telah disiapkan khusus ruangan ini.

 Gadis itu berjalan dan duduk disofa yang telah disiapkan khusus ruangan ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


[Apa anda baik-baik saja?] AI bertanya tentang kondisi mental gadis itu. Bagaimanapun juga, kali ini dia berhasil dilukai karena lengah.

"Tidak apa. Bagaimana keadaan anak itu?" Tangannya sambil melirik orang yang terbaring.

[Kondisi target : Baik]

[Memasuki kondisi pemulihan]

[Kondisi kekuatan permata : Dalam fase tidak stabil]

"Tidak stabil?"

[Target terlalu banyak memiliki emosi negatif dalam pikiran dan jiwanya.]

[AI menyarankan agar anda membantunya untuk menenangkan emosi negatif dalam dirinya.]

"Menenangkan?" Matanya sedikit melirik Hans, "Apa kau pikir aku punya waktu?"

[Sebaiknya anda melakukan saran yang diberikan oleh AI.]

Ding.

Ding.

Ding.

Getaran dari ponsel yang berada di atas meja kecil tiba-tiba berbunyi. Sebuah nama muncul dalam panggilan itu.

'Yuna?'

"Halo! Ada apa?" Tanyanya setelah menyambungkan panggilan tersebut.

My Girlfriend Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang