"saira apakah kamu sudah siap".suara yang tidak asing,yah itu Risal.
walaupun mereka hanya rekan tim dalam perlombaan tapi itu membuat keduanya sangat gerogi yah karena Risal memang orang yang sangat pendiam dan mengeluarkan suara nya jika diperlukan.
"Ahhh". membuat saira kaget jelas saja dia memberikan kesempatan kepada nya.
"Saya bertanya kepada anda". Suara itu kembali.
"Yah saya sudah siap namun ada sedikit ketakutan saya yang mendalam".
"Apa itu,bila saya boleh tau".
"Saya takut kalah dalam perlombaan ini". dengan suara pelan.
Yah memang saira sama seperti Risal.
Walaupun mereka memiliki kesamaan namun mereka jaga jarak takut dengan sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Risal yang mendengar nya langsung memberi nasehatnya."aku juga pernah mengalami hal yang sama dengan mu tapi aku percaya dan membuang rasa takutku untuk mendapatkan nya".
"Bagaimana bisa aku sama seperti mu aku kan perempuan yang penuh ketakutan dan kebodohan".polos wanita itu menjawab.
Risal mengambil tangan wanita itu dan meyakinkan dengan sepenuh hati
"Kan aku bersama mu anggap saja aku akan membantu mu dan memenangkan nya".
Astaga dia tidak percaya seseorang yang selama ini dia pikirkan sangat sombong dan pendiam super tinggi itu memegang tangan nya dan membuat dirinya sangat kaget melihat itu.
"Baik lah aku akan mencobanya dan aku akan mentraktir mu jika aku menang". suara yang sudah yakin walaupun masih ada rasa sedikit ketakutan.
"Baik kali ini aku akan menurut agar kamu memiliki kepercayaan". dia tersenyum walau dia tau akan melawan siapa.
Dari kejauhan dia sudah melihat kembarannya yah itu Faisal mereka memang tidak di satu kan dalam sekolah karena orang tuanya takut jika Faisal melakukan sesuatu yang tidak terduga kepada kakaknya.
Mereka dulunya sangat akur bahkan mereka selalu kompak memakai baju yang sama, bermain,dan bersekolah.namun sejak ayahnya meninggal dunia semuanya berubah dengan cepat.
Faisal lebih sangat kasar kepada orang di sekitarnya bahkan adek dan kakaknya pernah mendapatkan perlakuan yang tidak enak dari nya.
Dan membuat Faisal memilih untuk keluar dari rumahnya dan tak pernah memberikan kabar kepada keluarganya.
"Hai kakak ku".suara yang begitu membuat sekitar kaget dan tak percaya.bahwa mereka kembar
Tanpa menjawab dia langsung pergi dari hadapan semua nya dan membuat semua bertanya-tanya.
Semua ingin bertanya namun melihat Risal yang memiliki sikap yang sangat dingin membuat siapapun ketakutan.
"Lah kok mirip dah?gw kira Lo nggak punya kembaran tapi ada mana tuh cowok lebih coll lagi"ucap saira yang langsung ditatap sinis oleh risal.
"Tapi kok kak itu ngga pernah aku lihat di sekolah yah"ucap saira dan di pun memberikan beberapa pertanyaan kepada Risal.
Tapi dia hanya diem dan tidak ada sepatah pun mengeluarkan suaranya.
Hingga dia akhirnya mengeluarkan suara yang sangat tinggi dan membuatnya di tatap puluhan mata.
"DIEM" ucap Risal dengan suara yang keras.
"Kenapa,apa sekarang kak ada masalah"? Yah gadis polos itu menanyakan walau tau dia sangat marah padanya.
1 detik
2 detik
3 detik
Yah memang orang itu sangat dingin tapi melihat semua orang bertanya tanya pasti membuat dia harus menjelaskan kan.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERASAAN DALAM DIEM
Teen FictionDiem dalam cinta lebih rumit dari rumus MTK,bahkan akan berdampak luka yang mendalam. Gw SAIRA yang menyukai cowok yang aneh dan dia pun suka sama gw, tapi kita sama² tidak pernah mengungkapkan perasaan kita bahkan sampai di antara kita ada yang ter...
