Kalbu yang rapuh mudah tersentuh
Mengapai lelah begitu pasrah
Harga diri tanggal tanpa jual
Sebab kenal berubah janggal
Tuhan...
Hati mana yang harus ku serahkan
Jika sejak awal telah dibawa tanpa dijaga
Kini rusak tergeletak
Sang pencuri tak mau membenahi
Membawanya kembali tanpa kunci
Kekasih tanpa hati
Sebut tanpa takut
Kucari yang kau ingini
Jangan ditukar uang berlembar-lembar
Unjuk senyum saja yang lebar
Semua lunas terbayar
Salam kangen
-(Masja)-
