"Aku sendiri, dan baik-baik saja."
"Itu yang kau ucapkan, belum bisa dibenarkan lantaran bukan kenyataan melainkan pernyataan."
"Aku yang merasakan, kau sok tahu saja dengan berkata kebenaran."
"Pembelaan, itu yang sedang kau lakukan."
"Benar, sebab aku bukan kau. Mengiyakan aku tidak baik-baik saja, tapi pura-pura."
Setelahnya, tak ada balasan. Keduanya sama-sama terdiam. Membisu seiring berjalannya waktu.
