10

285 45 2
                                    

Yura berdiri sambil memegang sebuket bunga, matanya berkaca-kaca.. yoongi yang berdiri tak jauh dari situ memegang lembut bahu istrinya

" Kau tidak menyapanya?" Ucap yoongi sambil menatap nisan anaknya

" Dia masih sangat kecil oppa, aku tidak bisa membayangkan nya " yura menangkup kedua tangannya menutupi air matanya yang jatuh

" Dia sudah bahagia sayang " yoongi berjongkok memegang nisan anaknya

" Bahkan aku belum melihat wajah nya " yura terisak sesegukan, dia menatap nanar nisan anaknya

" Percayalah..dia berada di tempat yang paling baik, kau hanya perlu mendoakan dia " yoongi tersenyum kecil melihat wajah istrinya yang menatap bya lirih

Yura mencium nisan anaknya sebelum benar-benar pergi dari pemakaman tersebut

Yoongi menggandeng tangan istrinya dan tersenyum tipis menoleh ke arah nya

" Setelah ini, kita membuka lembaran baru bersama" ucap yoongi pelan

Yura tersenyum mendengar ucapan tersebut

" Berjanji padaku oppa, kau tidak akan pernah meninggalkanku "

Yoongi tertawa kecil dan memeluk bahu istrinya

****

6 tahun kemudian

" Ayah.. buatkan aku susu" teriak manja putri kecilnya

" Kan ada ibu " gerutu yoongi menatap wajah putri nya memelas

Sejujurnya Yoongi enggan beranjak karena sedang asik bermain game di ponsel nya

" Aku tidak mau, aku hanya mau di buatkan oleh ayah" kali ini putrinya pun tak mau kalah

Yura terkekeh geli melihat ekspresi keduanya, sama-sama keras kepala

Yoongi berdiri sambil bergumam dan menghampiri yura yang sedang memasak

" Lihat putri mu, dia selalu saja menyuruhku membuatkan susu, membuatkan bubur.." gerutunya

Yura mencubit pipi yoongi gemas

" Dia itu persis seperti mu oppa, lihat.. kalian bahkan Bagai pinang di belah dua mirip sekali, keras kepala nya pun sama " yura terkekeh melihat reaksi wajah yoongi yang melotot

" Oh..begitu " ucapnya kesal

" Dia itu seperti lem bila dekat dengan mu oppa " ucap Yura pelan

" Bahkan sepulang sekolah pun dia selalu ke kantor ku, mengerjakan PR dan memberantaki seluruh ruangan ku " yoongi tersenyum menatap putri kecilnya yang sedang asik duduk menonton TV kartun

" Ayah..mana susu ku " teriak nya keras

Yoongi berlari kecil menghampiri nya

" Ini tuan putri " ucapnya gemas sambil mencium pipi putrinya

Min Anna hanya tertawa kecil saat ayahnya mencium pipi nya gemas

Yura pun menatap kedua orang tersayang nya dengan perasaan bahagia

Yoongi memangku putri nya yang lagi asik meminum susu dari botol nya

" Anna..kan anak ayah ini udah besar, kok masih minum susu di botol? Malu tau " ledek yoongi terkekeh

Anna hanya focus menonton TV tanpa memperdulikan pertanyaan ayahnya

" Anna " panggil yoongi lagi

Anna menoleh menatap ayahnya dalam

" Ayah.. sudah berapa kali ayah menanyakan hal yang sama padaku, jadi aku bosan menjawab nya " ucap Anna santai

Sontak saja yura tertawa mendengar nya, yoongi menoleh ke arah yura dan menatap nya kesal

" Oppa..anak mu itu luar biasa pintar " goda yura tertawa

Yoongi menatap putrinya yang tertawa menatap wajahnya

" Aku kan hanya bertanya" gerutunya pelan

" Tapi aku malas menjawab ayah " ucapnya cuek

" Eoh.. siapa yang mengajarimu berkata seperti itu?" Tanya Yoongi penasaran

" Aku sering lihat ayah memarahi paman jimin, lalu paman jimin berkata padaku..bila ayah mu marah-marah cueki saja" jawab nya sambil tersenyum dan mencium pipi ayahnya gemas

" Oh ternyata paman jimin " gerutu yoongi kesal

Anna tertawa dan memeluk ayahnya erat

" Ayo ayah gendong aku, kita kelilingi taman belakang" pinta Anna manja

" Baiklah, tapi hanya sebentar"

" Ck.. kenapa sebentar, apa ayah sudah mulai osteoporosis?" Tanya Anna lirih

" Itu.. kata-kata itu siapa yang mengajarimu?" Tanya Yoongi heran

" Paman jimin.. kata paman jimin, ayah itu sudah tua suka marah-marah dan mudah lelah"

Yoongi langsung menggendong putrinya dan berlari mengelilingi taman, Anna berteriak senang saat ayah nya menggelitik pinggang nya sesekali

" Ibu..lihat aku tinggi bukan " teriaknya dari halaman belakang

Yura tersenyum halus dan melambaikan tangannya

" Hati-hati sayang " ucap yura lembut

Anna kemudian turun dari gendongan ayahnya dan berlari kecil ke arah yura

" Ibu..bulan depan ibu akan melahirkan, nanti aku akan punya teman bermain di rumah" ucapnya sambil mengelus perut ibunya yang sudah sangat membesar

" Dia akan menjadi jagoan yang akan melindungi kakak cantiknya yaitu Min Anna " yura tersenyum dan memeluk Anna lembut

Yoongi tak ingin ketinggalan,diapun ikut memeluk dua wanita kesayangannya dan mencium pucuk kepala yura lembut.

********* END ********


Maaf ya kalau masih ada typo berserakan dimana-mana 😁
Sejujurnya aku masih sangat amatir 😌
Jangan lupa vote dan coment makasih

SAVE ME  LOVE ME ( Complete End )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang