bagian 6

16 4 0
                                        

Pagi telah tiba,Naira segera beranjak dari tempat tidurnya dan memasuki kamar mandi untuk berwudhu ,karena jam masih menunjukan pukul setengah lima subuh jadi ia shalat terlebih dahulu setelah itu baru mandi.

    Setelah selesai melaksanakan ibadah shalat subuh,Naira mengambil handuk kesayangan nya dan memasuki kamar mandi .30 menit kemudian Naira keluar dan mengambil seragam nya di dalam lemari.iapun menyiapkan diri lebih pagi,takut takut kejadian seperti kemarin terulang lagi,ia terlambat datang ke sekolah dan alhasil ia harus menerima hukuman dari pak Dibyo.

"Hai mah,mau aku bantu gak buat nasi goreng nya"tanya Naira

"Eh sayang,tumben banget kamu jam segini udh rapi,gk ush nak kamu duduk aja di meja makan."kata mamah

"Hehe Iyah mah,aku sengaja bangun pagi banget takut terlambat lagi seperti kemarin"jawab ku

"Makanya kalo di bangunin itu nyaut,gtu kan akibatnya kamu jadi terlambat "ujar sang mamah dengan nada mengejek sang tuan putri

"Iyah deh mah Nai minta maaf ,Nai janji gak akan bangun kesiangan lagi"ucap Naira

"Syukurlah kalo begitu,ini kamu bantu mamah bawa piring ke meja makan yah"suruh sang mamah

"Siap mah"jawab Naira

     Acara sarapan pagi ini sungguh nikmat menurut Naira,karena masakan sang mamah yang selalu enak dan pas di lidahnya,sang mamah sudah sangat tau keinginan sang anak adalah masakan seperti apa intinya Naira sangat menyayangi mamah nya melebihi apapun.

"Eum mah,pah,Naira udh kenyang nih,Naira berangkat dluan yah"ucap Naira membuka suara

"Oh iya sayang"jawab papah dan mamah berbarengan.

     Sesampainya di halaman sekolah,Naira melihat pemandangan yang aneh,pasalnya Azalea keluar dari mobil sport milik Nathan .jlebb banget ini hatinya rasanya tapi tidak apa apa toh tidak ada yang tau isi perasaanya kepada Nathan dan Azalea juga terlebih dahulu mencintai Nathan wajar jika lama kelamaan Nathan juga mulai membuka hati untuk Azalea.Dari sinilah Naira memutuskan untuk jatuh cinta secara diam diam ia tidak mau merusak suasana yang sudah indah seperti ini ,walaupun sakit terasa di hatinya ia tetap berusaha menetralkan perasaan nya untuk menyapa mereka berdua.

"Cieee Lea,Sekaran udh nempel nih sama Nathan "ucap ku meledek Nathan dan Azalea

"Eh Nai,hehe kamu mau tau gak aku sama Nathan udh pacaran loh,iya kan nath?"tanya Azalea kepada Nathan

"Hehe iya nai ,gue udh pacaran sama sahabat Lo"jawab Nathan sambil tersenyum.

Tunggu,Nathan teesenyum,ah ini adalah kali pertama ia melihat senyuman Nathan angkasa,si cowok dingin ternyata bisa tersenyum juga wkwk.Tetapi senyumnya bukan karena ia melainkan karena sahabatnya ,sakit memang tapi mau bagaimana lagi dia tau diri posisinya saat ini ,dia yang menyukai Nathan tetapi Nathan telah berpacaran dengan sahabat nya sendiri ,tidak apa apa melihat mereka berdua bahagia itu sudah cukup bagi Naira.

"Hmmm,cieee PJ nih PJ "ujarku

Tiba tiba datang Radit dan Leon .

"Idigileee,gercep banget dah lu nath baru chat an semalem udh jadian aja anjai,PJ lah makan makan sepuasnya di kanti ya ,iya ga nai dit?"tanya Leon kepada Radit dan Naira

"Bener banget tuh"jawab Naira dan Radit berbarengan.

"Yaudh ,makan makan Sono sepuasnya,jangan balik ke kelas sebelum kenyang"ucap Nathan sambil tertawa

"Asekkkk manteppp ,kuy lah"ujar Radit yang langsung pergi mendahului Leon,Naira ,Nathan ,dan Azalea

"Hmm kalian duluan aja ya,aku mau ke toilet dulu"kata Naira

"Oke nai jangan lama lama"jawab Azalea

                                  ***

  Setelah berpamitan kepada Azalea,Nathan dkk Naira memasuki toilet perempuan dan ia menangis disana ,entahlah mengapa ia jadi seperti ini mengapa ia bisa mencintai pacar sahabat nya sendiri,ia merutuki kebodohannya karena menyukai laki laki yang sama dengan sahabatnya ,ia juga tidak mengerti kenapa rasa itu tumbuh begitu saja seiring berjalan nya waktu ,sudahlah mungkin ia harus menjaga jarak dengan Nathan ia tidak boleh berangkat bareng dengan Nathan sekalipun itu hanya kebetulan ,namun Naira harus ekstra menjaga perasaan sahabtnya yang sekarang telah menjadi seorang kekasih Nathan angkasa.

    Setelah puas menangis di dalam toilet,Naira memutuskan untuk memasuki kelasnya walaupun kali ini sedang  jamkos ia lebih memilih duduk menyendiri di dalam kelas nya,bohong jika ia tidak merasakan sakit melihat Nathan yang tengah berdua dengan Azalea kekasihnya .jadi lebih baik Naira tidak melihat itu toh ia akan sering melihat kebersamaan mereka pada saat di kelas nanti .

    Tiba tiba,Azalea ,Nathan dkk pun memasuki kelas dan langsung menyapa Naira

"Nai,ko Lo gak balik ke kantin sih"tanya Leon

"Hehe sory,gue udh kenyang banget soalnya udh sarapan di rumah"jawab Naira sambil tersenyum

"Huh,pamali Lo nolak rezeki nai"ujar Radit

"Udh udh,Naira kan bilang kalo dia udh sarapan,nnti deh lain kali gue ada traktiran khusus buat Naira iyakan Lea"ucap Nathan

"Hehe Iyah dong,spesial buat sahabat gue,eh kok jadi gue Lo biasalah setelah ini gaya bicara mereka menjadi gue Lo,secara kan sudah resmi pacaran begitupun dengan Naira .

"Serius nih spesial?" Tanya Naira sambil tertawa

"Pasti dong"jawab Nathan dan Azalea.

     Inilah yang di tunggu tunggu oleh para murid ,jamkos seharian huaaa rasanya surga dunia banget ,tetapi tidak dengan Naira justru ia kesal jika jamkos pasalnya keadaan kelas akan menjadi sangat bising dan ramai,ada yang main game ada yang teriak teriak ga jelas,ada yang ngerumpi ada yang nyanyi nyanyi bahkan ada yang pacaran di kelas,hmm siapa lagi kalo bukan pasangan yang sedang hangat di perbincangkan oleh satu sekolah yaitu Nathan dan Azalea.

   Berbeda dengan Naira ,ia lebih memilih membaca buku dan memasangkan headset ke telinga nya supaya ia bisa terfokus membaca dan tidak terganggu dengan suara bising nya kelas saat ini,namun tiba tiba ada yang menepuk pundak Naira ,ia pun terlonjak kaget dan langsung melepaskan headset nya,Naira terkejut ternyata yang menepuk nya tadi adalah Nathan.

"Eh,yaampun nath ngagetin aja si Lo"ucap Naira dengan kesal.

"Sory,eum gue boleh minta id line Lo?"tanya Nathan

"Buat apaan?"tanya ku(padahal hati ku sudah dag dig dug tak karuan)yaampun sadarlah Naira dia milik sahabat mu.

"Ya takut gue ada perlu gtu sama Lo,"jawab Nathan dengan santai

"Naira Anastasya gb"ucap Naira

"Oke thankyou".
  

     Kalian pasti penasaran,kenapa Nathan bisa meminta id line ku padahal dia lagi sama Azalea ,kalian salah ternyata pada saat Nathan meminta id line Naira ,Azalea sedang pamit ke toilet kepada Nathan makanya dia meminta id line Naira.

     Bel pulang berbunyi ,Naira masih asyik dengan buku yang ia baca tadi sampai tidak sadar jika bel pertanda pulang sudah di bunyikan.

"Nai,gue balik sama Nathan ya"ujar Azalea berpamitan kepada Naira

"Oh iya Lea,hati hati"jawab Naira

"Kalo gtu kita dluan ya,bye"kali ini Nathan yang angkat bicara

    Setelah mengucapkan kalimat terakhir mereka pergi meninggalkan kelas yang tinggal tersisa Naira saja di sana,Naira pun keluar bergegas menuju parkiran saat hendak menaiki motornya ,ia melihat Nathan membukakan pintu mobilnya untuk Azalea ,mirisss perasaan yang Naira alami saat ini.Iapun tidak ingin lebih lama menatap perlakuan manis Nathan kepada Azalea ,itu hanya membuat nya tambah sakit saja,setelah itu ia pun menyalakan mesin motornya dan bergegas pulang kerumah .

FAR AWAYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang