.
.
.
.
.
.
Sinb menatap datar jungkook
"Kajja" ucap sinb berjalan mendahului jungkook
Jungkook hanya mengikuti nya
Mereka masuk ke dalam mobil sinb memaksi sabuk pengaman mobil {author lupa namanya tolong!}
Sinb memandang kota seoul dengan tenang tatapan teduh seakan sifat brandalanya hilang
Untung nya itu tidak terlihat oleh Jungkook
Jungkook menepikan mobil nya
Yang di balas tatapan heran sinb
Jungkook mengambil hp nya untuk menghubungi seseorang
Sinb memutar bola nya malas ia keluar dari mobil kebetulan mereka menepikan nya di sekitar taman jadi sinb bisa melihat pemandangan nya
Ia berjalan perlahan menuju kursi taman seoul
Ia melihat seorang yeoja berambut bob seperti sedang menyender di pagar pembatas sungai han
Sinb mengenali persis bahwa itu adalah, Eunha
Tampak seperti menunggu namun ia tidak memperdulikan nya
Dan tiba tiba ia dibuat terkejut
Seorang namja menghampiri nya dan dia tau siapa orang itu, Jungkook
Ia langsung menghampiri nya dengan wajah dingin
"Oh selain jadi seperti ini yeoja beasiswa melakukan hubungan di belakang hubungan"ucap sinb menyungging senyum nya
Eunha terkejut lalj ia memandang jungkook dengan tatapan takut
"Apa urusan mu"balas jungkook dingin
Sinb menyungging kan senyum nya lagi
"Tidak ada, hanya saja ingin memperingati bahwasan nya tidak baik menjadi pelakor"
"Lantas lu cemburu sama eunha?"
Sinb mebgalihkan pandangan nya tajam lalu menatap jungkook dengan ganas
"Cemburu? bahkan tunangan sama lu aja gw benci, Dan lu eunha selamat bersenang senang untuk besok JALANG!" ujar sinb pedas
Jungkook tak terima dengan perkataan sinb
Ia menampar sinb dengan keras
Plak~!
Eunha terkejut
Sinb memenggangi pipi nya yang terasa panas ia berusaha menahan tangis nya
Ia menatap jungkook dengan dingin
"Bahkan dengan lu nampar gw, ga bakal bisa buat dia berhenti jsdi bully an gw!!! "ucap sinb teriak
Jungkook memejamkan mata nya
Ia melihat eunha yang sedang menahan tangis nya tanpa memperdulikan sinb
Lalu ia memeluk eunha membeeikan ketenangan
"Mian, aku akan melindungkan mu eunha ya"ujar jungkook mencium kening eunha
Sinb berjalan dengan wajah datar dengan sekuat tenaga ia tahan tangis nya
Di balik sifat yang brandal dia adalah seroang yeoja yang sangat rapuh
Ia memesan taksi menuju rumah nya yang seperti istana namun bagi nya seperti penjara ia benci melihat takdir hidup nya
Sinb telah sampai ia berjalan sampai pintu rumah nya yang terbuka pelayan dan bodyguard berjajar menyambutnya
Namun sinb tak menghiraukanya ia hanya butuh istirahat untuk hari ini
4 pelayan datang ke kamarnya untuk membereskan seluruh benda di kamar nya sinb tengah teebaeing dengan raut wajah yang tak bisa dijelaskan
"Non, apa yang ingin kau makan? Nanti saya buatkan"
Sinb menatap sekilas laku beralih ke jendela
"Ga ush bi, sinb mau tidur saja"ucap sinb
Memejamkan matanya
•••••
Alarm berbunyi pukul 04:30 KST sinb terbangun ia bergegas membersihkan badanya
15 menit kemudian
Sinb telah selesai membersihkan bada nya ia segera turun untuk sarapan
Sinb menghela nafas melihat orang tuanya yang tampak tenang melihatnya
Sinb duduk didepan mereka dengan wajah datar sinb melahap makanannya
Ie melihat ponsel nya 04:59 KST
Terlalu pagi untuk dia bangun
Ia menyempatkan datang ke taman bunga nya yang dulu ia tanam bersama keluarganya
Ia merindukan momen dimana semua nya baik semuany tak sibuk bahkan yang lebih parah sekarang ia seakan merasa asing
Ia terdiam melihat bunga yang tampak segar mengulas senyum melihat bunga kesukaan nya tumbuh dengan baik
Ia mengambil nafas dengan kasar
Sinb berbalik untuk menuju ke garasi mengambil mobil tentu nya ia bergegas kesekolah sinb tidak mau tenggelam dalam suatu masa lalu yang malah membuat nya sakit
.
.
.
.
Tbc.
