Seperti telur-telur dibawah langit senja itu,
Kau tidak akan paham mengapa dia bulat.
Seperti aku.
Aku juga tidak akan paham,
Mengapa aku selalu menatapmu lekat.
Biarkan percikan senja yang menyapa telur itu padam,
Tetapi aku selalu ada disini untukmu dengan rindu yang terpendam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Yang tak pernah usai
PoetryAku mengetik jutaan pesan yang tak pernah terkirim padamu. Aku menuliskan begitu banyak puisi yang mungkin tak akan kau baca. Puisiku tak indah sajak-sajaknya. Tapi ku ingin rinduku mengukir sendiri jejak-jejaknya. Semoga kita bahagia, meski kini ma...
