Mentari kembali bersinar ditemani dengan kicauan burung yang membuat pagi itu lebih asri.
Udara masih tampak segar karna belum banyak kendaraan yang lalu lalang dan menyebabkan polusi udara.pagi ini keluarga Nugraha lebih riuh dari biasanya karena semua berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama."Bang ntar mos nya susah ga?"tanya rasya dengan roti penuh dimulut nya.
"Sayang makan dulu baru bicara"sahut nadira sembari mengusap lembut kepala putri kecilnya itu.
Gadis itu hanya terkekeh kecil lalu meneguk susu digelas hingga habis.
"Lumayan susah si,tapi tenang aja gua kan ketua osis nya jadi kalo ada yang ngasi lu tugas berat lapor ke gua ok?"ucap iky meyakinkan adik nya.
"Beruntung gua punya abang kek lu"sahut rasya.
Semua kembali lanjut dengan menu masing-masing setelah selesai Rasya dan iky langsung memakai sepatu mereka lalu menyalami orang tua nya.
"Bun iky sama Rasya berangkat ya"ucap iky.
"Iya hati-hati,jagain Rasya ya ky"sahut nadira dengan senyum lembut nya.
"Yah Rasya berangkat"ucap Rasya lalu mencium pipi sang ayah.
"Jangan nakal ya,nurut sama bang iky"jawab Danendra.
Rasya mengangguk mantap lalu berlari masuk ke mobil ia sangat semangat untuk ke sekolah.
Tak lama iky juga masuk mobil,memakai kan sabuk pengaman untuk rasya,lalu menyalakan mesin.Iky menancap gas dan mulai fokus menyetir sedangkan Rasya sibuk dengan ponsel nya dari tadi.
"Bang!"teriak Rasya.
Iky kaget bukan main hingga membuatnya terpaksa rem mendadak beruntung tadi Rasya sudah memakai sabuk pengaman.
"Apasi sya?buat kaget aja"
"Hehe maap ye"
"Kenapa Lo teriak kek gitu?"
"Bang kita jemput temen gua dulu ya?kasian dia"
"Dih ogah gua,telat nanti kita"
"Pelit banget si lu!bentar aja elah bang ayo jemput temen gua"
"Engga sya!kita udah telat nih,liat udah jam berapa dek"
"Kalo lu gamau jemput temen gua..sekarang juga gua turun nih"
"Anjir!ck..emang rumah temen lu dimana?"
"Di komplek sebelah bang,deket kok"
Iky langsung memutar balik mobil nya ke arah komplek yang dimaksud Rasya.
Ya meskipun awalnya ia bersikeras untuk tidak menuruti rasya tapi akhirnya iky tetap luluh pada adik semata wayang nya itu."Dimana sya?"tanya pria itu.
"Bentar bang..katanya si dia nunggu di halte bus"ucap rasya sambil memperhatikan sekelilingnya.
"Nah itu dia!"sambung gadis itu.
Iky langsung memberhentikan mobilnya tepat di depan gadis yang memakai seragam sama seperti mereka, kemudian rasya membuka jendela mobilnya.
"Amel!buruan masuk"suruh nya semangat.
Gadis itu mengangguk cepat dan langsung mengambil tempat duduk di belakang.
Setelahnya iky langsung menyalakan mesin dan melajukan mobilnya ke sekolah......*****.....
Sesampainya di sekolah,iky memarkir mobilnya dan mengintruksikan agar kedua gadis itu keluar.

KAMU SEDANG MEMBACA
you and me
Teen Fiction"gua jatuh cinta!"ucap iky polos. "anjir kok bisa"ucap Rey tak percaya. "seriusan lu bang?"tambah rasya.