Untuk kamu,
pria bernetra coklat dengan senyumannya yang dulu menjadi penghangat.
Apa kabar?
Masih ingat saya? si gadis tak tahu malu yang selalu mencari perhatianmu.
Saya hanya ingin bertanya;
boleh tidak si gadis tak tahu malu ini berkata rindu kepada mu?
Saya tidak akan meminta temu datang, karena saya mengerti, bahwasannya rindu saya saja belum tentu kamu izinkan apalagi temu.
Setelah perkataan rindu saya ini, saya tidak akan memaksa mu lagi untuk kembali. Maaf karena telah mengusik mu selama ini, dan sekarang saya pergi.
Terima kasih sudah mau berbagi kisah bersama saya, walau tidak bisa dimiliki namun pernah begitu dekat dengan kamu saja, saya sudah bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKSARA RASA
Poetry[ Entahlah, begitu sulit untuk diungkapkan secara langsung. Mungkin hanya lewat tulisan bisa meluapkan semuanya. ]
