Maaf,
Harusnya sejak awal saya sadar, bahwa sikap ramahmu itu memang untuk semua orang, bahwa senyuman itu memang bukan untuk saya.
Lagi-lagi saya kembali salah mengartikan atas sikap mu itu.
Tapi saya ucapkan terima kasih untuk pertemuan singkat yang mampu membuat hati ini terjerat, dan sekarang hanya tercipta sebuah sekat.
Semoga kamu bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKSARA RASA
Poetry[ Entahlah, begitu sulit untuk diungkapkan secara langsung. Mungkin hanya lewat tulisan bisa meluapkan semuanya. ]
