Hidup gua udah runyem tambah lagi lo dateng, tambah ancur dehh
Siapa sih lo bikin gua gak tenang aja~arhan
🐣🐣🐣🐣🐣
"Ishhhh menyebalkan"dengus arhan pada temanya vito
"Lo kenapa ?dateng dateng darting gitu" ucap vito
"Lo kenal alisa kenzo 12 iis 1 gak?" Tanya arhan
"Yaa pasti tau lahh" jawab vito enteng
"Ko lo jawab pasti tau sih" ucap arhan
" siapa yang ga kenal alisa kenzo diakan sorotanya sekolah ini,terkenal dengan kenakalanya,
Lo jangan sampe punya urusan sama dia ntar berabeh" jelas vito"Barusan gua ketemu diparkiran,kita sempet adu mulut disana rebutan tempat parkir" jelas arhan
"Wah ati ati lo, dia gak marah kan?" Tanya vito penasaran
"Gak marah lagi kayanya dia benci gua, dia bilang bidup gua gabakal tenang kalo bikin perkara sama dia" ucap arhan enteng
"Wah lo sih,pake acara adu cekcok segala, kalo masalahnya tambah panjang gimana?siapa yang repot?siap yang rugi?" Ucap vito terus menerus
"Gua gapeduli lah, lagian kaka kelas songgong amat
Kaya gada akhlak
Sebel gua" jawab arhan kesal"Hahaha yaudah ini masalah lo ya,gua gamau ikut campur" jawab vito cengengesan
"Haha lagian juga siapa yang nyuruh loh nyampurin hidup gua, dikira es buah apa main campur campur aja" ledek arhan
"Serah lu dah bambang"balas vito kesal
Kemudian indi menghampiri meja mereka berdua,
"Arhan nadir baik baik ajakan"tanya indi
"Iyah dia besok juga boleh pulang kata dokternya" sambung arhan
"Sukur deh, gua cuman mau mastiin doang" jawab indi
Kemudian ia kembali ke tempat duduknya--------
Teng teng tengg......
Bel istirahat berbunyiPara siswa berhamburan hilir mudik mencari santapan,layaknya seorang zombie kelaparan,tidak memperdulikan teman atau lawan mereka antri berdesakan demi mendapatkan makanan yang mereka pesan
"Lo mau jajan gak?"tanya arhan
"Duluan aja deh,males gua" jawab vito
"Oke gua duluan" sambung arhan
Arhan melangkahkan kakinya keluar kelas menuju kantin siswa,tak biasanya arhan pergi kekantin untuk membeli makanan sendiri karna biasanya nadir lah yang membeliknya,
Arhan baru saja menyadari sesuatu yang salah darinya,dia sadar bahwa ada hal hal kecil yang membuatnya rindu
Yahh sosok nadir,ia merindukan perhatian perhatian kecilnya meski kadang tidak ia hiraukan,
"baru saja tadi bertemu masa sih udah rindu"batin arhan
Sesampainya dikantin ia segera memesan satu mangkuk baso yang biasa nadir belikan untuknya
Arhan mencari temapat duduk Setelah ia mendapatkan pesananya, dengan santai ia melahap satu demi satu baso itu
Brakkkkk
"Minggir gua mau duduk"
Arhan mengenali suara itu, langsung saja ia mencari sumber suara
"Bisa gak sih loh pelan dikit kalo ngomong" jawab arhan
"Gua gabisa pelan,karna lo yang bikin gua ngegas" jawab lisa
"Apaan sih lo, dateng dateng marah ga jelas
Suka amat sih ngerebutin hak orang, gua yang duluan duduk disini
Lo gabis liat hahh?
Lo gapunya mata?
Ucap arhan kesal ia menaikan sedikit ujung bibirnya yang berdecak pertanda menyepelekan"Awas lo yaaa,berani macem macem sama gua
Gua pastiin sekali lagi hidulo ga akan tenang disekolah ini" ucap lisa meyakinkan"Serah lu dah gua gapeduli" jawab arhan santai
Ia sudah tidak berlera melanjutkn makanya,ia memutuskan untuk bangkit dan kembali kekelas
"Makan tuh meja" umpat arhan
Sembari melewati lisa dengan santainya------
Sesampinya dikelas arhan tidak menceritakan apa apa yang barusan terjadi kepada vito ,ia memilih duduk diam dan memainkan ponselnya
Pembelajaran selesai,
Tettttt tetttt tetttttBel pulang berbunyi para siswa segera membereskan tasnya,dan satu persatu keluar dari kelas
"Gua pulang duluan" ucap arhan
"Cepet amat lo,biasanya juga nanti" sambung vito
"Gua lagi males aja" ucap arhan
"Ohh yaudah" sambung vito
Arhan melangkahkan kakinya keluar kelas dengan malas,ia tak pernah merasakan semembosankan ini, ia merindukan sosok nadir, meski terkadang tidak ia menghiraukanya,tapi ia merindukan perhatian perhatian kecil nadir.
"Ahhhh cepet sembuh deh lo nad" batin arhan
Ia berjalan melewati koridor sekolah dan kali ini arhan melawati kelas 12 ips 1,
Didepan kelasnya alisa kenzo berdiri beriringan dengan kedua temanya,
"Arhannnn" panggil lisa mencoma neriaki arhan yang berjalan melewatinya begitu saja
Arhat tetap santai berjalan ia tidak menghiraukanya sama sekali,sampai tiba tiba
Plakkk
"Sakit bego"teriak arhan
Lisa memukul lengan arhan dengan sadis"Lagian siapa suruh dipanggil diem aja" ucap lisa
"Gua gada urusan sama lo,ngapain juga gua nanggepin lo" ucap arhan kesal
Ia meninggalkan alisa sendiri jauh dari teman temanya tadiArhan kembali melanjutkan jalanya yang tertunda,
"Gua pastiin, lo bakal jadi milik gua arhan, camkan itu" teriak lisa
Arhan tetap berjalan santai tak memperdulikan apa yang lisa ucapkan,
Orang orang terlalu memaksakan dirinya terlihat lebih pada orang lain tanpa memikirkan bagaimana tinggkah dia itu sangat menyebalkan dimata orang lain....
🐹🐹🐹🐹🐹🐹
Tbc
Thanks yahh yang udah baca sampai sejauh ini,😙😙😇
Gimana nih ceritanya monoton atau tambah greget....😍😍
Jangan lupa vote and coment
Ily u All💕💕💕💕

KAMU SEDANG MEMBACA
Singgah Untuk Sungguh
RomanceAkan ada satu orang yang membuatmu jatuh cinta tanpa sebab,tanpa alasan juga tanpa pertanyaan