Yoongi melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata. Entah kenapa perasaannya begitu gelisah.
"Sepertinya akan terjadi sesuatu" gumamnya.
Sesampainya di arcapela club. Semuanya terlihat baik baik saja dari luar.
Seseorang serba hitam kini menghampiri mobil yoongi. Dan mengetuk kaca mobilnya.
Tuk..
Tuk..
Tuk..Yoongi menurunkan kacanya, dan menatap pria tersebut.
"Ada apa, jongdae? Apa tejadi sesuatu?" Tanyan yoongi, pada orang terpercayanya.
"Sejauh ini tidak terjadi apa apa di dalam club itu. Semuanya beraktivitas seperti biasa. Hanyan saja kau harus berhati hati. Anak buah ku akan mengjaga mu. Sementara aku dan yang lainnya akan terus memantau club ini"
Yoongi mengangguk setuju. Dia mulai keluar dari mobilnya, dan masuk ke dalam arcapela club itu. Sesuai dengan perjanjian.
Yoongi pov
Aku menatap sekitarku, tidak terjadi apa apa disini.
Lalu, apa maksudnya dengan blood,sweat and tears?
"Yoongi, apa yang kau lakukan disini?"
Aku menoleh kebelakang dan mendapatkan sahabat ku. Namanya, park wooseok. Dia adalah sahabatku saat aku duduk di bangku SMA saat itu. Sudah lama kami tidak bertemu, setelah pertempuran mafia tahun kemarin.
Author pov
"Eum, aku? Hanyan berkunjung saja. Apa kabarmu baik?" Tanyan yoongi.
"Yah, sangat baik. Sudah lama kau tidak kesini"
"Yah, aku sangat sibuk. Apa kau ingin minum?"
"Ah,tidak terimakasih. Oh iyah, kalau begitu aku pulang dulu" pamit yoongi. Dan mendapatkan anggukan dari wooseok.
Yoongi benar benar bingung dengan si michael itu. Bahkan dia tidak melihat anak buah ataupun pria yang mengajaknya bertemu.
"Ck, sepertinya aku sedang di bodohi!" Gumam yoongi. Dan melangkahkan kakinya keluar dari arcapela club.
"Tuan, apa terjadi sesuatu di dalam sana?" Tanyan jongdae.
"Tidak ada yang terjadi disini. Tapi, jangan bilang.., tidak! Kita harus segera menuju ke hotel milik seok jin"ucap yoongi dengan penuh kekesalan.
"Yah, aku mengerti. Sepertinya michael mengelabuimu. Agar kau meninggalkan ekstraterestrial, dengan begitu dia bisa lebih mudah membunuh yang lainnya"
"Kau benar, jongdae"
Yoongi dengan buru buru harus kembali menuju ke hotel milik seok jin.
Dia benar benar kesal denga sikap michael itu. Sesekali dia mengumpat dan memukul stir mobilnya.
Sesampainya di hotel tersebut. Dia menuju ke ruangan vvip yang beberapa jam lalu, dia masuki.
"Hyung, apa terjadi sesuatu?" Tanyan jimin. Saat menatap kedatangan yoongi.
Yoongi terkejut bukan main, dia bernafas legah. Saat melihat sahabat sahabatnya masih utuh, dan tidak terjadi apa apa.
"Kenapa dengan rawut wajahmu? Michael berbuat apa?" Tanyan RM.
Yoongi mendudukkan badannya pada kursi miliknya, dan memijat pelipisnya.
"Huft, apa maksud dari michael. Dia mengajakku bertemu di arcapela club dan tidak terjadi apa apa disana. Bahkan aku tidak menemukannya atau anak buahnya. Aku pikir terjadi sesuatu pada kalian disini. Jadi, aku cepat cepat datang kemari" gumam yoongi.
"Aku tidak mengerti dengan pemikiran michael. Sebenarnya apa maksudnya?" Ucap jimin.
Ting!
"Dari michael, hyung"ujar jungkook.
Dan mereka foqus menatap layar laptop milik yoongi.
YJ.M
Apa kau senang sekarang?
Kau sudah bertemu dengan hadiahmu.Anak yang baik,
"Ha! Yang benar saja. Pria sialan! Apa maksudnya?!" Ucap yoongi, sambil menggeram kesal.
Drtt..drrtt..
Yoongi mengangkat telefonenya.
"Halo?"
"....."
"APA?!"
Tut..tutt.
Handphone yoongi mendadak terjatuh. Tanpa dia sadari kini air matanya keluar begitu saja.
"Hyung, apa yang terjadi?" Tanyan hooseok.
Semuanya terlihat khawatir sekarang. Dan juga penasaran, dengan apa yang di katakan oleh si penelfone itu. Sehingga membuat yoongi menangis.
"Hiks.. pa.. park wooseok. Sahabatku, hikkss.. di.. dia.. meninggal.." tangisan yoongi semakin menjadi jadi.
Mengingat dirinya yang baru beberapa menit lalu sempat berbicara pada wooseok, saat di arcapela club.
"Woah! Benar benar tidak terduga. Apa tadi saat di arcapela club kau bertemu dengan wooseok?" Tanyan seok jin. Dan mendapatkan respon anggukan pelan dari yoongi.
"Hikkss.. aku sangat bodoh! Seharusnya aku mengerti dengan rencana licik michael. Hikss.. ini semua salahku! Karena ku, wooseok harus tiada.."
Jimin memeluk yoongi, guna menenangkan sahabatnya.
"Tenanglah hyung. Kau tidak sendiri, masih ada kami yang akan selalu bersamamu" ucap jimin.
"Sekarang aku mengerti. Arcapela club tempat wooseok bekerja. Dan blood, sweat, and tears adalah kode untuk membunuh seseorang. Dan, tadi dia mengirim pesan. Kau sudah bertemu dengan hadiahmu. Hadiah yang dia maksud adalah wooseok. Dan, dia benar benar membunuh wooseok" gumam taehyung.
"Aku sudah mengatakan tadi, pasti ada kaitannya dengan arcapela club. Jika dia ingin bertemu di sebuah club. Kenapa harus di arcapela club. Kenapa tidak di club khusus para mafia. Atau club club berbintang" ujar RM.
"Hiks.. aku tidak percaya ini. Padahal aku baru saja berbicara singkat pada wooseok, sekedar saling bertanya tentang kabar satu sama lain. Dan sekarang, dia sudah tiada. Hikkss... DASAR MICHAEL BIADAB!"
Ting!
YJ.M
Kau, sudah mengetahui nya?
Bukan kah, itu sangat mengejutkan?
Ahahaha!Jangan macam-macam denganku,
Dengan cara mengcari identitasku.Karna hal itu akan mengakibatkan sesuatu yang fatal akan terjadi.
"Bagaimana dia bisa tahu, kalau kita tadi mengcari identitasnya?" Tanyan hooseok.
"Sepertinya ada mata mata di sekitar sini" gumam jungkook.

KAMU SEDANG MEMBACA
mâfîă | ekstraterestrial
HorrorMáfıà ekstraterestrial Pembalasan dendam, satu sama lain. Dan penyesalan karna kepergian seseorang yang dia cintai. Waktu akan terus berjalan, tapi tidak untuk berputar dan mengulang semua kesalahan yang telah di lakukan. Cast : ▪ kim taehyung ▪Im...