Two

135 50 51
                                    

POV Rexi

Flashback on

Aku sedang berjalan menuju kelasku tiba tiba ada seorang cewek yang menabrak ku, sialan hp ku terbanting keras sampai tidak bisa dinyalakan. Sebenarnya aku tidak membutuhkan ganti rugi maka dengan itu aku akan melakukan pembalasan dendam agar dia jera. Bukan masalah uang tapi aku tidak mau harga diriku hancur gara gara memarahi cewek udik yang menabrak ku tadi.

Sialnya ternyata dia dikelas yang sama denganku, tapi dibalik kesialan itu terdapat sebuah keberuntungan bagiku, karena mulai saat ini aku akan membuat dia malu, membuat ia hancur sampai ia benar benar jera dan menunduk kepadaku.

Lo!"

"ngapain lo disini?" ucapnya dengan sinis

Aku hanya memperhatikan wanita itu dengan santai tanpa mengucapkan sepatah katapun, karena aku tau apa yang ada di dalam pikirannya.
Dan ya terbukti! apa yang aku pikirkan terjadi, dia menamparku dengan keras sehingga semua mata dikelas bahasa memperhatikanku dan juga si cewek udik. Sebenarnya aku tidak marah cewek itu menamparku karena tamparan itu tidak terasa bagiku meskipun menimbulkan bunyi yang sangat keras. Namun aku malu, harga diriku di lecehkan oleh wanita itu. Dasar sialan! Cewek gatau diri. Batinku.

Flashback off


__________________

POV Cassie

Bunyi bel berdering menandakan waktunya istirahat, dan sampai sekarang aku masih tidak mempunyai teman? Ya tuhan menyedihkan sekali hidupku.

Sesampainya dikantin aku melihat kantin sangat ramai dikunjungi semua siswa, ketika aku ingin kembali ke kelas tiba tiba ada yang memanggil namaku. Siapa dia? Padahal selama aku masuk kelas aku belum memperkenalkan diri kepada siapa pun.

"Cassie"

Aku menoleh ke belakang, seperti tidak ada yang memanggilku sama sekali.

"Cassie!" aku terkejut dia ada di depanku sekarang dan memeluk diriku.

"Hai, siapa kau? Kau mengenali aku?" Ucapku dengan ramah

"Heyyyy, kamu lupa dengan sahabatmu ini?" ucap dia memasang muka cemberutnya

"Sahabat? Siapa namamu?"

"Yaampun cassie, kau lupa denganku? Oh my god apakah terjadi sesuatu padamu? Apakah kau amnesia?"

"Tidak" aku mengatakannya sambil menggelengkan kepalaku

"Lantas kenapa kau melupakanku? Ah aku sedikit kecewa"

"Coba jelaskan siapa namamu? Biar aku ingat ingat lagi" ucapku yang memang benar benar bingung

"Okay namaku Githa Layse Gibson, sahabatmu yang konyol, masa kamu ga ingat sih? 3 tahun kita bersahabat dari kecil tapi......"

"Stop! Ya aku ingat, kau adalah sahabatku yang sangat konyol dan selalu memalukanku kan?"

"Nah kan sekarang kamu ingat, huh aku terlanjur kecewa padamu"

"Hey githaa, janganlah marah. Aku tadi benar benar tidak mengingatmu karena sudah lama kita tidak bertemu, lagian sekarang kamu kurusan dulu kan kamu gendut banget ya kan? Pipi chubby seperti bakpau. Dan lihat sekarang, kamu telah berubah. Sekarang kamu sangat cantik"

Shotgun For RevengeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang