"APA!" Pekik Tasya tak percaya. Seluruh tatapan tertuju kepadanya. Tasya tak peduli dengan tatapan teman sekelasnya."Kenapa Elo baru bilang sekarang njirr! kalo Elo udah jadian sama kak Nathan?" Ucap Tasya kesal. Sebenarnya Alena tidak ingin memberikan tahu kedua sahabatnya, namun, apa lah daya gosip tentang jadiannya Alena dengan Nathan sudah menyebar keseluruh penjuru sekolah.
"Jadi mana PJ! PJ!PJ!" Teriak Reina semangat. "Iya nih, mana Pj nya!" Lanjut Tasya tak kalah semangat.
"Iya.. Iya, ntar balek sekolah Elo. Elo pada kerumah Gue." Ucap Alena pasrah karena telinganya memanas dengan permintaan PJ dari kedua sahabat nya.
"Ngapain?" Tanya Reina.
"Makan malam dirumah Gue! Mumpung bokap nyokap Gue lagi di Surabaya," Jawab Alena.
"Sekalian ya kami nginep dirumah Elo!" Ucap Tasya semangat. Alena yang mendengarnya hanya mengangguk.
"Yey!!" Teriak Tasya dan Reina barengan. Karena ini pertama kali mereka kerumah Alena, selama ini mereka belum pernah berkunjung kerumah Alena. Walaupun Tasya sering sekali mengantar Alena pulang.
☘☘☘☘☘
(05.00)
"Yok kita caw kerumah Alen!" Ucap Tasya semangat. Reina dan Alena menggelengkan kepala nya melihat Tasya begitu antusias.
Alena juga sudah meminta izin Nathan, untuk pulang bersama teman-teman nya. Dan Nathan mengizinkannya.
Mobil Tasya berhenti tepat di depan rumah Alena. Alena pun keluar duluan dari mobil itu disusul dengan Reina kemudian Tasya.
"Jadi Elo sendiri aja dirumah?" Tanya Reina diambang pintu masuk.
"Nggak kok, ada abang Gue!" Jawab Alena. Kini Tasya berputar 180° menghadap Alena.
"Lo punya abang?" Tanya Tasya kaget. Alena pun membalasnya dengan anggukan kecil.
"Makanya kalo datang, sekali-kali mampir," Ucap Alena sambil mengetuk kepala Tasya dan Reina dengan pena yang dipegangnya sedari tadi. Tasya dan Reina pun menatap Alena tajam.
"Yok masuk!" Ajak Alena kapada kedua sahabatnya.
"ALENA YANG CANTIK PULANG!!" Teriak Alena tak tau malu, padahal ada kedua sahabatnya.
Reina dan Tasya ternganga melihat aksi kepedean sahabatnya yang satu ini.
"Njirr Lo disekolah kalem, dirumah kayak Monyet!" Cerocos Tasya.
"Dia emang gitu!" Sahut Andre yang sedang duduk bersama Nathan di sofa.
Alena yang sadar ternyata ada Nathan langsung mengumpat dalam hati. Alena merasa malu.
"Eh ada kak Nathan," Ucap Alena. Alena menebalkan wajahnya. Walaupun Ia kini merasa sangat malu.
"ELO!" Tunjuk Andre kearah Reina.
Reina yang melihat Andre kaget namun, tatapannya segera berubah menjadi datar.Alena, Tasya, dan Nathan kebingungan dengan tingkah Andre.
"Kenapa Kak?" Tanya Alena kepada Andre karena merasa binggung.
"Itu cewek sombong yang perna abang ceritain ke Elo Len!" Ucap Andre. Alena menatap Reina yang ditunjuk oleh Andre.
"Haha!" Tawa Alena pecah, membuat seluruh tatapan tertuju padanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
NATHAN √
JugendliteraturNovel ini menceritakan kisah cinta Nathan. Nathan Angelo, seorang pria tampan, dingin, dan kasar jatuh cinta kepada seorang wanita ketika masih kecil. Nathan menjalani kisah cinta manis bersama dengan Alena wanita pujaannya. Banyak liku-liku antar...