"Mwo? Dijodohkan?"
Rose tak bisa untuk tak terkejut saat ini. Melihat Lisa yang menangis begitu tersedu sembari menyembunyikan wajahnya saat ini. Datang ke kediamannya dengan berlari dan memeluknya setelahnya.
Gadis itu membiarkan Lisa saat itu, hanya menarik Lisa ke dalam pelukannya dan menepuk punggungnya untuk setidaknya menenangkan Lisa saat ini.
Sungguh, Rose benar-benar tak menyangka semua ini bisa terjadi pada hubungan Jungkook dan Lisa. Padahal, mereka baru saja memulai hubungan mereka. Rose juga melihat jika Lisa sudah bisa untuk mencintai dan menyayangi Jungkook, bahkan melebihi pria itu. Tapi kejadian ini malah datang dan membuat hubungan keduanya bisa saja terganggu, bahkan bisa saja mereka dipisahkan secara paksa.
"Rose, aku tak tahu. Kenapa hubungan kami menjadi seperti ini? Aku mencintai Jungkook, Rose. Tolong aku."
"Sudah, sudah. Kau tak perlu khawatir. Aku dan lainnya pasti akan membantumu. Sudah, jangan menangis."
Lisa melepaskan pelukan mereka, menuruti Rose saat itu untuk menghentikan tangisnya. Walaupun masih sesenggukan, tapi setidaknya tak separah seperti sebelumnya dan membuat Rose menghela napasnya.
Lalu pandangan kedua gadis itu beralih, ketika pintu apartement Rose saat itu terbuka, menampilkan Jimin dan Taehyung di sana yang baru saja datang.
Tawa dan senyum mereka perlahan menghilang begitu saja, tentu saja terkejut setelah melihat pada Lisa di sana. Dengan wajah yang sembab seperti seseorang yang habis menangis.
"Ada apa denganmu, huh?"
Taehyung beranjak lebih dulu untuk mendekat saat itu pada Lisa. Menghadapkan wajah gadis itu agar menatapnya. Sedangkan Jimin di sana mengambil tempat di samping Rose, melalui tatapannya bertanya pada sang kekasih, dan hanya dibalas dengan helaan napas oleh Rose.
Tak bisa menahan kesedihan ketika ditanya seperti itu, membuat Lisa kembali menangis, bahkan lebih keras dari sebelumnya. Rose di sana ikut sedih ketika melihat pada Lisa, sementara kedua pria itu semakin dibuat panik dan juga ikut sedih ketika melihat Lisa.
Tak pernah sekalipun mereka melihat gadis itu menangis bahkan dengan tersedu seperti ini. Atau mungkin, gadis itu memang tak pernah mau untuk menunjukkan tangisnya dan juga kesedihannya. Dan melihat bagaimana gadis itu begitu terlihat menyedihkan seperti ini membuat mereka juga ikut sedih.
"Hey, hey, sudahlah. Ada apa denganmu? Katakan padaku."
Lisa masih belum bicara atau membalas ucapan Taehyung sebelumnya. Membuat pria itu tak tahan dan menarik gadis itu ke dalam pelukannya. Di sana, Lisa sama sekali tak menolaknya.
"Jungkook dijodohkan."
Ucapan Rose membuat Jimin maupun Taehyung menatap pada gadis itu. Seolah menggantikan Lisa untuk menjawab pertanyaan Taehyung sebelumnya.
"D-Dijodohkan? Dengan siapa? Dan kenapa tiba-tiba? Bahkan Jungkook tak mengatakan apapun pada kita semua." Jimin benar-benar tak mempercayai apa yang ia dengar. Sementara Taehyung di sana hanya diam, masih menenangkan Lisa dalam pelukannya yang juga belum berhenti untuk menangis.
"Itulah yang membuat Lisa sedih, Oppa. Dia datang padaku kemari dan sudah menangis seperti ini. Dia bilang jika kakak perempuan Jungkook datang ke kampus. Karena Jungkook sudah dijodohkan oleh ibunya, makanya dia dipaksa untuk pulang."
"Lalu bagaimana dengan Jungkook? Dia diam saja? Tak ada perlawanan apapun?"
Rose hanya menggeleng. "Entahlah. Tapi kita tak bisa diam saja seperti ini. Aku ingin menangis juga melihat Lisa seperti ini, Oppa."

KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect
Fanfiction[18+] ✔ Ia begitu sempurna. Di matanya, tak ada gadis yang lebih cantik. Bahkan dari gadis-gadis yang pernah ia temui sebelumnya. ----- ©A BTS's Jungkook & BLACKPINK's Lisa Fanfiction ©iamdhilaaa, 2018