SWG : Tertangkap

561 57 9
                                        

  Ketakutan memang terus menghantuiku di mana pun kakiku berpijak tetapi,setidaknya aku bisa mengurai rasa takut itu dengan pergi dari tempat ini.Hyunseo dan Ibunya bagiku mereka awal dari ketakutanku ini.Aku sangat yakin mereka Dukun seperti Tn Lee hanya kenapa tidak berterus terang jika ingin membantu atau tahu sesuatu di masa depan tentang Amber.Mereka terlalu bertele tele dan memperkeruh keadaan ,mencoba mempengaruhi dan menimbulkan ketakutan..
Aku memang harus menyingkir dari mereka dan membawa pergi Amber sejauh mungkin.

"Kita mau kemana si dan kamu tidak Kuliah..???

"Rahasia"ucapku sambil mengancingkan Kemeja Amber kemudian mengambil Sweater dan Mantel didalam lemari agar dia memakainya.Musim dingin dan suhu udara sangat kejam di luar sana.Aku tidak akan biarkan Amber kedinginan atau mengigil.Masih ada lagi Kupluk dan Kaos Tangan agar semakin hangat.

"Aku harap kamu membawaku ke Mommy"ucapnya lagi dengan wajah sedih.Aku mengerti,aku merasakan tapi bagaimana "Meskipun aku tidak ingat seperti apa dia sekarang"

"Ya..aku akan berusaha"

Setidaknya ada perasaan lega dan bahagia karena Amber tidak mengamuk berubah menjadi Hantu setelah Hari itu.Kita menghabiskan sisa malam untuk saling memiliki dan   menikmati penyatuan Tubuh kita.Tadi Malam mungkin Malam yang paling terkesan aku bercinta dengan Amber meski setiap Malam sangat berkesan.Amber begitu panas,keren,liar dan sangat mendominasi.Yaaa kupejamkan mata mengingat satu persatu moment saat dia memiliki tubuhku sepenuhnya.Membawaku terbang melayang jauh ke awang awang sana.Darahku berdesir hanya membayangkan saja dan rasanya menginginkannya lagi.

"Sayang..kamu kenapa..?? Amber menggerakan pundakku.Menatapku aneh "Apa yang kamu pikirkan..??
Aku tersenyum menggodanya sambil mengigit bibir bawah.

"Kamu.." Cepat kupeluk lehernya kemudian melumat bibirnya.Yaa..begitu lembut dan candu.Aku ingin dia lagi.Aku ingin dia disampingku selamanya dan menikmati setiap moment intim ini.

"Jadi pergi tidak..?? Tanya Amber disela sela aku menerkam bibirnya.Dia tidak pernah menolak ciumanku dan aku pun  tidak pernah menolak ajakanya sekali pun ada masanya permainan Amber kasar.

"Jadi"Jawabku masih sibuk melumat bibirnya.Kita sama sama panas dan tidak pernah melewatkan Dehari pun tanpa bercinta.

"Make Up rusak"Amber mendorong pundakku sedikit sambil Ibu Jarinya mengusap bibirku.Ya benar Lipstikku jadi rusak karena ciuman sialan ini tapi tenang saja aku bisa meriasnya kembali.

"Dan rasa Lipstikmu manis"Amber tersenyum senyum sendiri.Bibirnya juga belepotan lipsitikku yang memang agak menyala Hari ini.

"Bibirku yang manis"Aku berjalan kembali ke lemari dan mencari sesuatu.Ya syal untukku dan Tuan Hantu agar makin hangat.Kupakaikan di Leher Amber kemudian mengusap usap pipinya.

Dia menyerahkan Lengannya "Berangkat "kemudian kulilitkan Lenganku disana berjalan untuk keluar.

"Tunggu"Amber berhenti kemudian kembali kedalam sepertinya ada sesuatu yang tertinggal.

Tak sampai Lima Detik aku ingin terpingkal pingkal sekaligus menendang Kepalanya.Betapa bodoh dan konyol Hantu itu Ya Tuhan ampuni dosa dosaku.

"Sayang Appa pergi dulu ya..kalian baik baik di rumah dan jangan bertengkar "ucap Amber sambil melihat Dani CS di Akuarium.Tak tanggung dia mencium Dani kecil dari kaca dan mengusap usap dengan Jari telunjuknya.

"Makan yang banyak ya.."Amber memasukan pakan Ikan kedalam membuat Dani kecil dan Saudaranya kembali berebut.

"Aku goreng saja mereka daripada membuatmu makin tak waras! Kusilangkan Lengan di dada berdiri dibekakang Amber sambil menatap Dani kecil.Dia memang Ikan kecil sialan dan menggemaskan.Aku memang ingin sekali menggoreng mereka dimakan pakai nasi hangat dan sambal tumbuk kasar.behh mencret gue..

"Andwae!! Amber menatapku tajam "Tega kamu makan Anak Kita..??"

"Iyaaa.."balasku menahan senyum melihat wajah memelas Amber.Aku mengambil JackJack yang sedang tertidur di sofa kemudian memeluknya.

"Krys Baby.."

"Tidak usah manja.Ayo berangkat"Aku berjalan terlebih dulu dan membawa Jack Jack agar ikut bersama kita.


"Biar aku yang menyetir"

Aku menggeleng.Aku takut Amber lemas lagi karena ini siang hari.Ya Hantu sangat sensitif akan sinar Matahari dan takutnya dia mengamuk lagi.

"Aku saja..."

Amber hendak protes"No..No..kamu juga tidak tahu jalan! Aku masuk ke mobil dan mau tak mau dia duduk di sampingku.

"Baiklah..aku Tuanmu"kekeh Amber sambil tanganya menguyel pipi kananku.Memangku JackJack di pahanya dan mengelus elus penuh sayang.

Niat aku membawa Amber ke Villa Appa yang berada di Paju.Aku yakin dia akan menyukai suasananya apalagi sekarang sedang musim dingin.Ya aku sudah menyiapkan beberepa list apa saja yang harus kita lakukan saat sampai di sana.Awalnya ingin sekali aku ke Busan atau Jeju hanya saja banyak pertimbangan membawa hantu ini dan satu hal pasti aku tidak sanggup menyetir terlalu lama atau jauh.Jika naik Kereta rasanya itu bukan ide yang bagus..

"Krys pinjam ponselmu"

"Untuk apa..?? Tanyaku fokus ke jalan.Meminjam Ponsel padahal dia sudah punya atau jangan jangan mau mencari tahu tentang dirinya lagi..?

Amber melihat belakang di mana tasku berada dan di sana ponselku.

"Menelepon Bibi agar memberi makan Dani jika dia datang"

Aku terbahak mendengar celetohan Hantu bodoh ini.Meminjam Ponselku hanya untuk menelpon Bibi yang membersihkan Aparteman agar memberi makan  Dani saat datang.Aku  pikir apa dasar Amber bodoh..

Amber sibuk menelepon Bibi tentang Dani kecil dan aku fokus ke jalan sampai...

"Aghhh sayang..." Amber menjatuhkan ponselku ke depan,hampir pula mencium Dasbor karena rem dadakan dariku.Beruntung Jack Jack sudah pindah duduk di kursi belakang.Dia hanya menggonggok dan mengibaskan ekor.

"Maaf.."ucapku mengusap pundaknya.Menatap depan siapa yang memotong jalanku.

"Sial!! Pekik dalam hati melihat siapa yang keluar sementara Amber hanya menampakan wajah linglungnya.

"Apa yang mereka lakukan..?? Siapa mereka..??

"Kamu tunggu di sini ya "ucapku melepas sabuk pengaman hendak turun namun,Amber menahan tanganku.

"Krys.." Dia menggeleng.Tidak memperbolehkanku turun menghampiri orang orang itu.

"Tidak perlu khawatir..Kamu tetap disini..jangan bergerak.."Aku terus menyakinkan Amber meski dia terus menggelengkan kepala.

"Apa pun yang terjadi..aku mencintaimu tidak peduli kamu manusia atau hantu"ucapku mendekatkan wajah kemudian mencium bibirnya sebentar.

"Jangan bergerak..mengerti.." Amber mengangguk patuh dan membiarkan aku keluar.

"Apa...?? Kutatap tajam Dua orang didepan sambil melihat Amber yang tetap di mobil.

"Kau sudah siap Krys..??

Suara itu..orang itu..aku kenal keluar dari mobil yang sama dari dua pria di depanku...Aku kenal mereka.

Tuan Lee dan dua anak buahnya.

"Apa..??

Dua pria saling menatap satu sama lain kemudian mendekatiku.Mencengkram tangan dan membekap mulutku..

Setelah itu....


Aku tidak melihat apapun...





Tbc.

😂😂😂😂😂

Gue udeh ilang Feel anjay🤣

Tapi gue tetep tanggung jawab tak selesai ini Story😂🤣..

Sleeping With GhostTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang