SWG :Krystal Pov

1.2K 99 14
                                        

Ini sedikit melelahkan apa yang aku lakukan akhir akhir ini,tapi tak ada penyesalan sedikit pun didalam hati kecilku.Aku bahagia malah melebihi apapun.Aku hanya perlu berhati hati tanpa ada seorang pun curiga termasuk orangtua dan Sahabatku.

Hari ini libur jadi kusempatkan waktu pulang ke rumah Appa.Kedua orangtuaku type orang yang sibuk bekerja bahkan seperti tak ingat punya anak jadi tidak ada gunannya aku tinggal di rumah,mereka saja tidak pernah pulang.Kerja kerja kerja..uang uang uang dan Tahta.

Jadi mimpi satu malam itu memang tentang orangtuaku aghhh aku tidak mau bahas lagi..

Appa dan Umma di rumah dan memang sudah janji akan makan siang bersama.Sore atau malamnya mereka akan kembali bekerja Appa  ke luar negeri dan Umma biasanya di luar Kota.Baik kalian akan mengerti saat tumbuh dewasa kenapa orangtua kalian bekerja sangat keras.Satu tentu untuk masa depan anak dan sisanya jelas Obsessi mereka sendiri.Ya memikirkan ini saja membuatku muak akan tetapi aku mencoba memahami dan bersabar bagaimana rasanya kurang kasih sayang.Hanya uang uang uang dan uang.

Aku masuk dan langsung memeluk Appa yang sedang duduk santai menonton pertandingan Golf kesukaannya.Aku merengek manja di pundak Appa..

"Hii Soojungie..Appa merindukanmu sayang"Appa membalas pelukanku dan bisa kurasakan sebuah kecupan di kepala.Sungguh aku benar merindukan masa masa seperti ini dan aku lupa kapan terakhir bermanja manja dengan Appa seperti ini...

"Kalau Appa merindukanku kenapa lebih banyak menghabiskan waktu bersama berkas dan Laptop sialan itu dari denganku yang Putrimu ini"Aku mempoutkan bibirku layaknya bebek sambil menatap Appa.

"Appa berkerja untuk masa depanmu sayang"Appa mengunting bibir bebekku dengan jari tengah dan kelingking.

"Agh selalu itu jawabannya! Kulipat kedua tanganku di dada.duduk menjauhinya bak seorang musuh.

Appa malah terkekeh sambil mengusap rambutku "Putri Appa sangat jelek saat cemberut"Appa mencium pipiku sambil mengacak rambut.

"Aku serius!

Appa tidak menanggapi malah fokus ke pertandingan Golf.Sial.

"Cuci tangan kalian!Makan siang sudah siap!! Teriak Umma.Bisa kulihat membawa makanan dari Dapur "Soojungaaa kemari sayang..Umma merindukanmu nak.."Umma merentangkan kedua tangan.

"Bullshit!! Aku berjalan ke meja makan bukan untuk membalas pelukan Umma tapi,mengambil makanan disana.

"Sudah sejak lama Umma tidak memasak untuk kalian"

"Bagaimana mau masak..Di rumah saja tidak pernah! Kerja,uang dan tahta yang ada di kepala kalian!

Appa dan Umma hanya terkekeh sambil mengusap kepalaku tanpa rasa bersalah sudah mengabaikan anak satu satunya ini.Kejam memang.

"Ya kau benar tapi,asal kau tau nak..kami menyayangimu.."Umma tersenyum.Tidak marah meski aku marah dan protes akan kesibukan mereka..

"Terserah kalian!!

"Yo..makin cantik kalau ngambdk "Appa mengunyel pipiku.Dasar labil.tadi bilang jelek sekarang cantik.

Kuabaikan mereka,memilih makan karena sangat lapar dan jangan sampai lupa membawakan juga untuk Amber yang pasti sedang uring uringan dengan Ikan Mas dan Jack Jack di Aparteman.Tak mungkin juga kan aku bawa kemari.Bisa berabe urusan.

...

Aku kembali ke Aparteman karena setelah makan siang benar dugaanku Appa dan Umma sudah harus kembali ke rutinitas mereka.
Aku membuka pintu,masuk dan memakai sendal rumah.Bisa kurasakan ada sesuatu yang berbeda begitu aku masuk.Wangi,segar dan bersih rumahku.Apa mungkin Bibi yang membersihkan Aparteman datang tapi harusnya besok.Benar saja ruang tamu,dapur,meja makan terlihat rapi dan bersih.Bau pengharum ruangan semerbak mengharumkan seluruh ruang ini.Kuletakan kotak makan berisi makanan dari rumah di meja mencari keberadaan Amber di kamar.

Sleeping With GhostTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang