#part 9 agustin

1 0 0
                                        

Dimas menaiki mobil yang didalamnya ada rina dan surya
"Oiya dimas, kamu memang mau kemana sampai sampai ini terakhir kalinya"tanya rina padaku
"Gini tan aku mau pindah rumah tan" ucapku lemas
"Loh, kamu mau pindah kenapa umi kamu gak kasih tau sama tante yah"tanyanya kebingungan
"Itu dadakan bangeut tante jadi umi gak kasih tau tante kalo udah mau berangkat pasti dikasih tau tante"ucapku
"Ini kan udah tau dari kamu dimas, oiya kapan pindahnya " tanyanya
"Hehehe iya ya tan, eh katanya lusa tan makanya aku dateng kerumah tante buat ceritain semuanya ke tante tenang ini tan" ucapku panjang
"Hmmm, kamu bisa kok kasih tau gustin lewat surat aja dimas kalo gustin udah sembuh tante janji, bakal kasih suratnya ke gustin mau sampe kapanpun bakal gustin baca kok dimas" ucapnya lembut dengan mengusap puncak rambut hitam legam punyaku

Skippp....

Sesampainya dirumah sakit aku dan kedua orang tua gustin sesegera mungkin menuju ruang UGD untuk menunggu bagaimana keadaan gustin saat ini, setelah menunggu cukup lama datanglah seorang dokter lelaki yaitu dokter andra
"Dok bagaimana keadaan anak saya" tanya rina
"Bisa kita bicara diruangan saya bu,marii" ucapnya ramah
"Baik dok" jawab rina
Kami bertiga mengikuti keruangan dokter andra, setelah dokter duduk dan mempersilahkan kami untuk duduk namun tempat duduk itu cuma ada 2 jadi ya aku berdiri sajah untuk mendengarkan penjelasan dokter andra tentang keadaan agustin
"Bagaimana dok" tanya surya
"Hmmm, begini pak buk, anak bp dan

Ibu mengalami koma saat ini namun keadaan saat ini sangat memprihatikan keadaan anak bp dan ibu sangat kritis akibat benturan kerasa antara benda tajam dan benda tumpul bersatu membuat anak bp dan ibu harus di operasi namun setelah nanti operasi dijalankan anak bp dan ibu akan mengalami amnesia sementara, saya yakin Allah akan memulihkan pikirannya kembali, dia akan mengenal orang yang terakhir kali berada di kejadian tersebut" jelasnya panjang dan teliti
" jadi anak saya harus dioperasi jika anak saya sadar maka anak saya akan mengenali saya dan suami saya saja, tidak untuk kaka nya dok" tanyanya cemas
"Iya bu, kemungkinan besar anak ibu tidak mengenalinya, namun dengan kemoterapi secara rutin insyaallah semuanya akan pulih" ucapnya dengan penuh keyakinan
"Makasih dok, saya mohon lakukan ya ng terbaik untuk anak saya" ucap rina dengan memohon mohon terhadap dokter andra
"Baik bu, kami akan melakukan yang terbaik untuk anak ibu dan bp" ucapnya dengan penuh keyakinan

Flashback mode of

Saat dimas melamun dengan cukup lama noiria kebingungan kenapa dia melongo dan tidak berbicara "dasar plizer berjalan"batinnya,noiria masih kebingungan dengan apa yang terjadi terhadap dimas, noiria berinisiatif untuk menakut nakutinya
"Aaaah, dimas awas kamu mau nabrak orang" ucapku teriak, sonyak dimas dengan terkejutnya mengerem motornya dengan mendadak
"Mana, mana yang kena tabraknya" ucapnya cemas
Namun di sisi lain noiria terbahak bahak melihat tingkah dimas yang terkejut ditambah cemas
"Oh jadi gitu ya ngerjainnya kelewatan bangeut mercon" ucapnya dengan  memasang muka devil
"Abisnya kenapa melongo yaudah aku kerjain ajah biar gak ngelamun lagi" ucapku dengan masih setia dengan tertawa terbahak bahak
"Turun lo" suruhnya datar
" ngapain plizer" tanyaku
"Turun" suruhnya datar

Aku mengikuti apa yang disuruh dimas, aku turun dari motor dimas dan mematung namun aku sedikit bingung apa yang dilakukannya setelah ini "awas aja kalo lo ninggalin gua ditengah jalan sepi gini lagi gak ada pengendara satupun, udah mah gue takut gelap, takut jambret,takut orang yang berbuat jahat yang mau lecehin guaa, arghhhh oh tuhan jangan sampe terjadi ya allah"batinku dengan memasang muka ketakutan

"Heh bengong mulu" ucapnya
"Eh, emang gue kenpa harus turun hah" tanyaku sewot
"Gini, tolong beliin gue eskrim dua rasa coklat tuh disana dikedai eskrim" ucapnya dengan menuduhkan jemarinya ketoko kedai eskrim disebrang jalan
"Yaudah gue turutin, mana uangnya" pintaku padanya, seperti seorang anak kecil yang meminta uang terhadap ayahnya
"Pake uang lo lah" ucapnya dengan tersenyum miring
"Ishhh, gua gak punya uang gua gak bawa uang banyak cuma bawa 50ribu ajah dimass" ucapku sebal
"Cukup malah itu lebih lah " jawabnya santai
" ishhh iya iya gue pergi dulu, lo tunggu disini jangan pergi kemana mana" ucapku sedikit menekankan
" pergi aah" ucapnya sedikit bercanda
" gak jadi beli" ucapku berbalik
"Iya gak kok, sanah gue pengen eskrim nih" ucapnya dengan nada menyuruh
"Ishhh bentar dong" ucapku, lalu pergi menghampiri kedai eskrim yang ada disebrang sanah

Aku berjalan menghampiri kedai eskrim tersebut dan kemudian setelah sampai aku memasankan 2 eskrim coklat
"Mba, mas,om paa, saya mau beli" ucapku dengan celingak celinguk
"Eh, mau beli apa deee, maap lama abis dari belakang" ucapnya ramah
"Iya gakpapa, saya mau beli eskrik coklatnya 2 mba" ucapku
"Iya tunggu dulu mba,oiya mba mau ukuran kecil sedang atau besar" ucapnya ramah
"Berapa  emang mba kalo boleh tau " tanyaku
"Kalo yang besar 50ribu satunya mba, kalo yang sedang 25ribu, kalo yang kecil 15ribu" ucapnya
"Yaudah yang sedang aja 2 mba" ucapku
"Yaudah tunggu ya dee sebentar, oiya ada promo juga beli 2 dapet 1 loh mba, mba mau ambil atau nggak" tawarnya padaku
" hmmm, semua rasa mba dan semua harga mba" tanyaku
" iya "ucap pelayan itu
" yaudah coklat ajah semuanya" ucapku senang
" ok ditunggu ya mba" ucapnya ramah

Selang beberapa menit, datanglah eskrim berukuran sedang, setelah noi menyodorkan uangnya kemudian dia bergegas untuk menghampiri dimas disebrang sana yang setia menunggu eskrim dari nya, sesampainya dimotor dimas, namun dimas tidak ada, noi sangat kebingungan saat itu
"Motornya ada orangnya gak ada ya kali jin tiba tiba ilang lalu dateng lagi" ucapku kebingungan, namun setelah noi berbicara sendiri dijalan, ada yang menepuk pundaknya sontak noi kaget dan berbalik kemudian memohon mohon kepada seseorang itu
"Astagfirulah, orang sini gue mohon jangan ganggu gue, gue cuma nungguin temen saya ajah, ya allah bantu noi ya allah, astagfirulah saya janji saya akan kasih eskrim ini asalkan lo jangan ganggu gua ya allah" ucapku menunduk ketakutan

Namun dimas terkekeh geli melihat tingkah noi yang ketakutan
"Emang gue setan ya" ucapnya sinis
Menyadari itu suara dimas, sontak noiria memeluknya dengan gemetaran, namun dimas dengan terkejutnya melihat perlakuan noi terhadapnya, yang menangis sejadi jadinya dipelukan dimas
"Lo gakpapa kok ada gua disini jangan nangis ya" ucapnya lembut
"Lo tau gue takut gelap, gue takut copet, gue takut hantu, gue takut orang yang mau lecehin gue walaupun ini ada jalan tapi di sini sepi bangeut,gue takut bangeut dimasss hikss hikss hikss" ucapnya dengan nada menangis
"Iya udah tenang ini gue kok, bukan siapa siapa lo tenang dan gue baru beli gorengan buat kita makan, lo maukan gue laper lagi" ucapnya dengan terkekeh
"I-iya udah ayo dimana " ucapku dengan mengusap airmata dipipiku
"Yaudah tuh, disana ada tempat duduk yuk kita jalan, kita dorong ajah motornya biar enak" ucapnya tersenyum
"Yaudah ayo" ucapku semangat

Dimas dan noiria sedang menuju tempat dimana ada tempat duduk yang tersedia dipinggir pinggir jalan
"Dah sampe, yuk duduk" ucapnya mengajak
"Duluan ajah aku mau ambil eskrim di stank motor lo" ucapku
"Iya" ucapnya datar
"Nih, aku beliin ukuran sedang buat lo, lo pesen duakan, nah ada gratisan dari mba mba penjualnya sama kok coklat"ucapku
" loh kok 3 sih, kan gue pesennya 2 bukan 3 mercon" ucapnya sinis
"Ini gratis 1 plizer" ucapku menekankan
"Yaudah lo abisin 2 eskrim ajah, tadinya gue mau kasih lo 1 lagi jadi imbang lo 1 gue 1 adilkan, dah lo 2 ajah " ucapnya
"Heh itu uang gue kali apaan beliin buat gue" ucapku kesal
"Dengerin dulu, jadi gini merconn" ucapny

#hai hai bagaimana bagaimana, maap kepanjangan hehe, soalnya seru juga menurutku, gak tau menurut kalian kekek, semoga seru juga ya aamiin 😅
#ok budayakan vote sebelum membaca ya❤😉
#nextt❤😉

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 07, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Dinoi Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang