"bang Manda pamit ke sekolah dulu."
"Lah lu gak minta anterin gue. Biasanya begitu." Tanya bang Fajri
"Gak deh bang,gua mau naik angkot aja. Masih lama ini."
"Oke deh,hati hati lu dijalan,kalo ada apa apa bilang gue."
"Iya bang Manda berangkat sekolah dulu." Ucap Manda lalu pergi
Manda menaiki angkot lalu Manda melihat seseorang yang tak asing baginya. Ya itu Daffa. Mengapa dia bonceng sama clara?. Mood Manda seketika menghilang. Perempuan itu sama sekali tidak bersemangat hari ini.
"Apakah semalam ia tidak balas pesan karena ada Clara atau sama clara." Batin Manda
***
"Pagi Manda." Ucap Valeron yang hanya dibalas senyuman
"Eh cantik kenapa nih kok cemberut aja." Goda Valeron tetapi Manda tetap berjalan tidak menyahuti ucapan valeron. Valeron mengerutkan keningnya. Ada apa dia?
"Manda liat mtk dong. Pusing gua." Ucap Rizka tapi Manda hanya memberi kode dibelakang artinya di tasnya.
"Lo kenapa sih kayaknya ga semangat gitu." Tanya Rizka tapi Manda hanya melihat jendela tidak membalas ucapan perempuan itu
"Hello Manda. Woy Manda!." Mendengar ucapan Rizka,Manda kaget dan langsung menoleh ke arah Rizka
"Apaansi." Ucap Manda sewot
"Buset judes banget nih orang,gua tanya Lo kenapa. Tumben banget Lo gini." Tanya Rizka.
"Gapapa."
"Gila nih anak,gua tanya cuman dijawab gapapa aneh." Tiba tiba Daffa melewati kelas Manda tetapi bersama perempuan itu lagi. Manda melihat dengan perasaan campur aduk. Rizka melihat kearah yang dituju Manda. Ternyata penyebabnya Daffa.
"Oalah dia lagi dia lagi. Bentar gua samperin." Ucap Rizka tapi ditahan Manda
"Kerjain pr Lo aja. Gua gapapa."
"Oke gua kerjain dulu. Liat aja Lo dap, istirahat gua samperin Lo." Ucap Rizka sambil menggebrak mejanya lalu semua siswa di kelas tertuju kepada Rizka. Apakah dia gila?
***
Suasana di XI IPS 2 sangat berisik. Ada yang menggebrak meja,ada yang nyanyi,ada yang menyetel musik dan banyak lagi lah.
"Woy berisik. Suara Lo fals tau gak sih." Bentak Clara
"Yee bacot aja Lo Mak lampir. Suka suka gua,kenapa Lo yang sewot." Balas Valeron ngegas
"Suara Lo fals tau gak sih pusing gua." Ucap clara,Valeron mendekat sehingga jarak antara mereka hanya satu senti
Valeron mencolek pipi Clara "Bedak lu berapa lapis sih." Semua siswa dikelasnya itu tertawa dengan ucapan Valeron. Lagi lagi Clara dipermalukan oleh valeron.
"Bangsat hahaha. Sa ae Lo yon." Ucap Marcel
"Iya dong capt. Apasi babang eyon yang gabisa."
Clara mengambil sapu dibelakang lalu memukul badan valeron.
"Tangan kosong kalo berani." Ucap Valeron sewot
"Anjay auto puterin remix tiktok." Ucap Marsel
"Puter sel puter biar seru." Ucap Marcel memperkuat suasana
KAMU SEDANG MEMBACA
Dream boyfriend
Fiksi Remaja[follow dulu sebelum baca] "wanita yang mencintai sepak bola dan mendukung tim kebanggaan nya" "ini tentang aku yang menyukaimu lebih dari apapun dan tak akan hilang seketika" "dia idolaku. Aku mencintainya,lebih dari apapun "salah gak sih seorang f...
