Step By Step

13 2 1
                                        

Ijinkan aku mengubah robekan kertas itu menjadi sebuah hiasan yang saling melengkapi satu sama lain.

Shereina tertegun mendengar perkataan Bara, sehingga setetes air mata pun jatuh dari matanya. Bara yang melihat Shereina langsung menghapus air matanya.

" jangan nangis Ina maafin gw" sambil mengusap air matanya.

"lepasin gw brengsek, hati gw itu ibaratkan kertas yang udah lu robek dan sampe kapanpun ngak akan bisa utuh lagi." Sambil menghempas tangan Bara yaang ada di matanya.

" Ina, ijinkan aku mengubah robekan kertas itu menjadi sebuah hiasan yang saling melengkapi satu sama lain" .

" silahkan kalau lu bisa memperbaiki nya, karna sekarang hati gw dah mati dan itu semua karna lu yang buat hati gw mati."

" gw akan buktiin semua nya sama lu Ina."

Setelah mengucapkan perkataan itu Shereina pun keluar dari kelasnya dan menuju taman belakang sekolah dan meluapkan semua kemarahan, kesedihan nya dan semua yang ada didalam hatinya.

" brengsek lu Bara, dulu lu yang buat gw begini dan sekarang dengan seenaknya lu minta maaf dengan semua luka yang lu kasih, GW BENCI BANGET SAMA LU BARNES ALFONSUS".

Bel pun berbunyi yang artinya bel masuk kelas, namun tidak dengan Shereina yang memilih untuk bolos pelajaran sampai pulang sekolah tiba Shereina tetap berada di taman belakang sambil menumpahkan segala kesedihan yang ia pendam selama ini, setelah merasa lebih baik ia kembali ke kelas dan mengambil tas lalu segera kembali ke rumah. Suasana sekolah sudah sepi karna memang semua murid sudah pulang dan Shereina adalah orang terakhir yang baru keluar dari sekolah nya dan langsung ke parkiran untuk mengambil mobilnya karna memang Shereina membawa mobil tadi.

Shereina segera bergegas mengeluarkan mobil nya, namun tiba-tiba saja Bara membuka pintu mobil Shereina dan menghentikan mesin mobil nya sontak hal tersebut membuat Sherina kaget dan terjadilah cekcok antara keduanya

"lu apa-apaan si gw kan mau pulang, lu ngapain disini ha ?"

"gw yang anter lu"

"lu bego apa tolol si ha, lu kan bawa motor bikin ribet aja"

"motor gw di pake sama kevin buat anter si renata balik"

"ya trus lu kenapa sama gw kan temen-temen lu banyak sana"

"mereka pada bawa balik ceweknya"

"apaan si sana minggir"

"lu lah yang minggir kan gw yang bawa nih mobil"

"apaan si siapa yang bilang jangan sembarangan deh"

"udah lama minggir gw yang bawa apa kita mau disini terus kayak gini "

"ribet banget si lu" mau tidak mau Shereina yang mengalah.

Didalam mobil tidak ada percakapan antara keduanya dan tibalah mereka di rumah Shereina. Mereka berdua pun turun dengan bersamaan dan disambut oleh kedua orang tua Shereina karna ternyata mereka juga telah menunggu kedatangan anak nya pulang untuk membicarakan beberapa hal.

"eh anak mama yang cantik udah pulang"

"ngak usah sok baik "

"ga sopan dong kamu sama mama kamu sayang"

"ngak usah pencitraan pa muak liatnya"

"eh bara mau masuk dulu sayang"

"ngak usah tante aku langsung pulang aja"

"lain kali mampir ya kan bentar lagi kamu juga jadi bagian keluarga kita juga"

"apaan si pa maksudnya?"

"papa mau jodohin kamu sama Bara nak"

"HA" sontak kedua nya berteriak. 

Hi guys welcome back lagi, maaf banget guys update nya lama dan lagi mau nyiapin untuk cerita wattpad yang kedua nih rencana nya jadi tungguin aja ya. Terus kasih bintang ya dan tambahin cerita ini di perpustakaan kalian ditambah dengan komen ya guys biar aku tau gimana tanggapan kalian baca cerita aku. See you guyss 

ya ampun makin cakep dah nih Bara 

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ya ampun makin cakep dah nih Bara 

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 13, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

INARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang