Chapter 2 - Aku Akan Memilikimu

77.2K 1.2K 48
                                        

Ucapan seorang Alberto Romano masih terngiang-ngiang dengan jelas dalam benak Elena. 'Kamu akan ikut dan tinggal bersama denganku setelah ini, Elena sayang ..,' ucap Alberto padanya belum lama tadi.

Elena langsung menggeleng seraya tersenyum kecut, "Tidak, ini tidak mungkin terjadi .." Elena beralih menatap wajah renta ibunya dengan raut wajahnya yang terlihat amat emosi, "Ibu, ini tidak benar kan? Apa yang baru saja dikatakan laki-laki kurang ajar ini tidak benar, kan?!"

"Elena ..," lirih Kyra, ibu kandung Elena.

"Jawab aku, bu!" bentak Elena kesal.

Gerald, ayah kandung Elena, akhirnya angkat bicara, "Elena, maafkan kami .. Kami benar-benar tidak memiliki pilihan lain saat itu, Elena .." Gerald lanjut bicara seraya menatap wajah cantik putrinya dengan tatapan nanarnya, "Awalnya kami kira perjanjian itu hanya akal-akalan Mister Alberto saja .. Kami sama sekali tidak menyangka kalau Mister Alberto benar-benar akan kembali dan tega melakukan ini semua padamu, Elena .."

Elena tersenyum miris, "Aku masih tidak menyangka, bagaimana bisa orangtuaku sendiri menjual diriku? Menjadikan darah dagingnya sendiri jaminan untuk membayar semua hutang-hutangnya?"

Tanpa diduga-duga, ayah dan ibu Elena langsung berlutut tepat di hadapan Elena sambil terus memohon-mohon dan memegangi kedua kaki Elena. "Elena, maafkan kami .. Maafkan kami yang tak pernah bisa menjadi orangtua yang baik untukmu ..," lirih ibu kandung Elena.

Elena langsung memegangi pundak orangtuanya, memintanya untuk bangkit berdiri. "Tidak! Jangan seperti ini ayah, ibu .. Kumohon ..," lirih Elena yang merasa amat iba dan tak enak hati.

"Ayah bersedia melakukan apapun asalkan bisa membahagiakanmu, Elena. Sungguh ..," lirih ayah kandung Elena seraya menatapi wajah cantik putrinya dengan tatapan nanarnya.

Elena ikut berlutut dan beralih memeluk erat tubuh renta kedua orangtuanya setelahnya. "Aku akan selalu memaafkan ayah dan ibu, tak peduli sebenci dan sekecewa apapun diriku .. Aku sangat menyanyangi ayah dan ibu, hanya kalian yang aku miliki di dunia ini ..," ucapnya nanar.

Alberto Romano, yang daritadi hanya terdiam sambil terus menatapi Elena dan orangtuanya, akhirnya angkat bicara. "Well, well," ucapnya seraya menyeringai lebar bak seekor serigala. Alberto beranjak berlutut tepat di samping Elena seraya menangkupkan wajah cantiknya dengan satu tangannya, "Jadi? Bagaimana dengan perjanjian yang sudah disepakati orangtuamu, hm? Hutang tetaplah hutang, Elena. Kamu harus tetap membayarnya, tak peduli apapun yang terjadi."

Elena langsung menepis tangan Alberto dari wajahnya dengan kasar. "Beri aku waktu lagi. Aku berjanji akan segera melunasi semua uang yang pernah dipinjam ayah dan ibuku, berikut semua bunganya," ucapnya dingin.

Alberto langsung menggeleng. "No (tidak), tidak akan semudah itu, Elena Arendea. Tidak ada pilihan lain, kamu harus tetap ikut denganku," ucapnya seraya menatap Elena dengan raut wajahnya yang terlihat amat intens nan serius.

Plak! Karena terlalu terbawa emosi, akhirnya Elena menampar pipi mulus Alberto, lagi, untuk yang ketiga kalinya. "Dasar laki-laki sialan! Aku tidak akan pernah ikut apalagi tinggal satu atap denganmu! Kamu pikir siapa dirimu, hah?! Lebih baik aku tinggal di bawah kolong jembatan daripada harus tinggal bersama dengan laki-laki sekejam dan searogan dirimu!" bentaknya dengan raut wajah cantiknya yang terlihat amat berapi-api.

Alberto tersenyum miring. "Aku bersumpah akan membuatmu menyesali semua ucapanmu, Elena. Aku tidak akan pernah melepaskanmu, ingat itu," ucapnya seraya menatap Elena tajam.

"Aku tidak peduli! Aku sama sekali tidak takut padamu atau dengan anak-anak buahmu yang sama bodohnya dengan dirimu ini!" bentak Elena lagi. Elena beranjak bangkit berdiri dan membuka pintu rumahnya lebar-lebar setelahnya, "Pergi dari rumahku sekarang juga!"

My Possessive Billionaire [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang