19

161 17 0
                                        

Solar POV

Aku melihat Moonbyul yang tadi di bentak dengan pelanggan rasanya sangat sakit dan kulihat betapa takut nya Moonbyul aku ingin mendatangi nya tapi masih banyak yang memesan apa sebaiknya hari ini aku lebih cepat menutup kafe karena bisa ku lihat Moonbyul begitu pucat sekarang.mungkin dia sakit atau karena dia ketakutan kepada pria tadi?.mungkin jawabannya yang kedua karena aku tau Moonbyul itu orang yang jarang sakit.tapi orang itu siapa berani sekali dia membentak Moonbyul.

"Kak ini pesanan orang yang membentak kak Moonbyul tadi" Whee In

"O...iya, Whee gimana kafe nya kita tutup lebih cepat aja"kataku

"Aku barusan mau ngomong itu ke kakak,aku kasihan sama kak Moonbyul dia pucat banget sekarang"kata Whee In yang juga khawatir dengan keadaan Moonbyul

"Iya Whee yaudah cepet gih kamu ganti tanda buka jadi tutup biar enggak ada pelanggan lagi yang masuk"kataku

"Iya kak"kata Whee In langsung pergi meninggalkan ku.

Aku langsung membuatkan minuman orang terakhir adalah pelanggan yang membentak Moonbyul tadi.aku pun segera memberikan minuman nya kepada pelanggan terakhir itu.

"Ini pesanan nya tuan"kataku mencoba ramah

Dia tidak ada menjawab sedikit pun aku langsung meninggalkan nya. Dan langsung ke tempat Hwasa

"Sa tolong kamu buat makan buat Moonbyul ya kasihan Moonbyul kelihatan pucat"kataku

"Iya kak"kata Hwasa

Aku pun langsung membuat teh anget dan langsung mendatangi Moonbyul.

"Byul minum dulu teh anget nya"kataku

"Iya kak,makasih minumannya"kata nya

"Sama sama"kataku

Aku langsung mengecek keadaan nya ku rasakan dia tidak panas apakah dugaan ku benar kalau dia ketakutan.

"Byul orang tadi itu siapa dan kenapa dia berani membentak mu"kataku

"Nanti aku ceritakan kak kalau dia sudah pergi ya"kata Moonbyul yang mulai membuat ku gemas karena tidak mau mengatakan langsung.

"Baiklah"kataku

Tidak lama kemudian orang orang pun sudah pergi dan meninggalkan kami dan dan BTS.

Kami pun mendatangi mereka dan duduk di berhadapan dengan mereka.

"Kak Byul kakak enggak papa kan?"Hwasa

"Aku enggak papa kok"kata Moonbyul yang mulai berbohong.ayolah aku dan kedua adik ku ini tau kalau dia berbohong.

"Kakak jangan bohong siapa dia"Whee In

Dan kulihat Moonbyul hanya bisa menarik nafas nya panjang sebelum dia mulai bicara

"Dia orang yang waktu itu"kata Moonbyul yang mulai bergetar

"Apakah mungkin orang yang kau ceritakan yang menghajar mu itu bersama kawanannya?" Kataku berhati hati

Dia hanya bisa mengangguk.astaga kenapa dia tidak bilang kalau dia bilang kan bisa saja aku minta bodyguard ku menghajar orang itu.

"Terus kenapa kamu enggak bilang HAH..."kataku yang mulai marah

"Kak tenanglah"kata Whee In

Aku pun berusaha tenang tapi aku takut kalau dia di ganggu lagi gimana

"Kak Byul kakak jangan takut di sini ada kita semua yang bersama kakak ok"kata Hwasa menenangkan Moonbyul

"Iya kak,kakak jangan khawatirkan kami atau pun jangan pernah takut kepada mereka,kalau kakak diganggu mereka telfon kami saja biar nanti di hajar sama bodyguard kami kak"kata Whee In

"I-iya makasih ya karena kalian masih mau bersama ku"kata Moonbyul yang membuat ku gemas

"Apa yang kau katakan ingat kita ini bukan hanya sahabat tapi kita adalah keluarga sampai kapan pun"kataku dan Dia pun tersenyum.

"Sudah sudah jangan menangis ayo kita pelukan"Moonbyul

"Siapa juga yang nangis kan kakak sendiri yang nangis"kata Whee In yang membuat Kami semua tertawa.

"Yaudah ayo kita berpelukan"kataku

"Ikut boleh enggak"Taehyung

"Apaan Lo ikut ikut ga boleh ini khusus untuk cewek ya"Whee In mulai sewot

"Tau lu cari kesempatan aja"Namjoon

"Betul tuh"Yoongi

"Udah deh bang Suga jangan ikut ikutan ya"Taehyung

"Udah jangan bertengkar ini khusus untuk cewek aja ya"kata Moonbyul dan Kami berempat pun berpelukan dan bersiap untuk pulang seperti biasa aku pulang menggunakan mobil ku sendiri dan Whee In bersama Hwasa dan kali ini Moonbyul bersama BTS.

TBC

marry my sister [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang