"Hyunjin, ambilin yang itu aku gak sampe,"
Mendengar manisnya meminta tolong, Hyunjin pun dengan sigap menghampiri si manis dan mengabulkan permintaannya.
"Min, aku lupa tadi Bunda nitip apa aja. Apa lagi sih?"
"Huuu.. Dasar pikun!" Seungmin mengeluarkan catatan kecil dari sakunya sambil terkikik geli.
Melihat catatan kecil yg berada di tangan mungil Seungmin, Hyunjin pun menggeleng tak habis pikir lalu menjawil hidung si manis.
"Kenapa ga dari tadi bilang kalo kamu nyatet?"
"Ya, kamu gak nanya, wlee.."
Dua insan itu pun melanjutkan kegiatan mereka memilah barang-barang yang dititipkan Bunda Hyunjin kepada mereka.
"Hyunjinnn, mau aku kasih hadiah enggak?"
Hyunjin yang mendorong troli belanja di depan Seungmin berhenti, membalikkan badannya menghadap yang lebih muda. Kepalanya mengangguk sekali.
"Hehe, jungkir balik sana di deket kasir," ujar Seungmin sambil menunjuk ke arah kasir yang lumayan sepi.
"Ogah."
Merasa tidak tertarik, Hyunjin melajukan kembali troli nya mendekati kasir. Namun belum sampai di kasir, Seungmin kembali menahan tangannya, "Ih aku nangis nih di sini."
Hyunjin berpura-pura tak mendengar apa-apa. Ia sibuk memindahkan barang belanjaannya untuk kemudian dihitung oleh penjaga kasir.
"Ih hyunjin maaaaa-"
"Totalnya dua ratus empat puluh dua ribu tujuh ratus rupiah, Mas."
Setelah menyelesaikan transaksi, Hyunjin terpaksa menyeret kantong belanja dengan tangan kanannya dan Seungmin di tangan kirinya.
"Min, jangan kayak bocah ah, berat tau."
Seungmin melepaskan tangan Hyunjin yang sebelumnya ada di pergelangan tangannya. Bibirnya mengerucut lucu dengan alis yang menukik.
"Ya udah beliin kentang minion dulu!"
"Capek ah, Min, mau pulang, mau rebahan."
"ISHHHHHHH," Seungmin menghentak-hentakan kakinya kesal.
Hyunjin mengabaikan Seungmin dan lanjut berjalan menuju mobilnya yang diparkir di dekat gerbang supermarket. Seungmin yang kesal berjalan sambil menendang-nendang apapun yang melewati langkahnya.
"Eh, ada anjing, hehehehehehehe,"
Seungmin tidak lagi mengikuti Hyunjin, kaki jenjangnya ia langkahkan ke seekor anjing yang diikat pada sebuah tiang.
"Eh, anjing galak, muka kamu kenapa begitu? Ih, biasa aja kali liat akunya!"
Merasa takut melihat garangnya hewan di depannya, Seungmin mengurungkan tangannya yang hendak mengelus anjing tersebut.
"Pemilik kamu kemana? Kok ditinggal sendiri di sini? Ih, itu lehernya ga sakit dikalungin sekenceng itu?" ucap si manis sambil memanyunkan bibirnya dan mengusap-usap lehernya sendiri.
"Ih, kasian. Aku lepas ya iketannya? Seungmin kan anak baik suka menolong hehe," tangannya terulur perlahan melepaskan ikatan yang menjerat leher si anjing, "Bilang apa sama aku? Makas-"
"EH? EH? EHHHHH HYUNJIN TOLONGGGGGGG!"
Bukannya berterimakasih pada Seungmin, anjing itu malah mengejar Seungmin sambil menggonggong dengan keras.
Seungmin berlari sekencang yang ia bisa, hingga akhirnya ia melihat Hyunjin yang berjalan santai sambil menenteng kantong di kedua tangannya.
Seungmin menepuk-nepuk punggung Hyunjin tidak sabaran, "HYUNJIN-hhh AYO CEPET LARI ADA ANJING GILAAAAAA!"
"Hah?"
Mendengar gonggongan keras di belakangnya, Hyunjin menoleh lantas mengangkut belanjaannya di punggung dan menarik pergelangan tangan Seungmin untuk berlari bersamanya.
"Gila! Kamu ngapain sih?"
Yang ditanya tidak menjawab, mereka lanjut berlari dengan anjing di belakangnya.
Keduanya baru dapat bernapas lega setelah masuk ke mobil Hyunjin. Yang lebih tua sibuk mengipas-ngipaskan brosur ke tubuhnya sedangkan yang muda masih sibuk mengatur napasnya.
Merasa napasnya sudah stabil, Seungmin bangun, mencondongkan tubuhnya ke Hyunjin.
'Cup'
"Hehe, makasih ya Unjin, belanja sama kamu seru."
Si manis kembali duduk di tempatnya dan mengambil alih brosur yang dipegang Hyunjin, tidak memperhatikan ekspresi lawan bicaranya yang semakin kepanasan setelah tindakannya barusan.
Hyunjin memegang pipinya yang memerah, menggigit bibir bawahnya guna menyembunyikan senyum yang terpatri di bibirnya.
Lelahnya dikejar hewan buas seketika hilang hanya karena satu kecupan singkat di pipinya.

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐊𝐋𝐀𝐍𝐃𝐄𝐒𝐓𝐈𝐍
Fanfiction⸙ᰰ۪۪ 5 tahun sudah Hwang menyimpan semuanya secara diam-diam. Polos dan bodoh memang ditakdirkan menyatu, seperti isian raga seorang Kim. ( 𝗛𝘆𝘂𝗻𝗷𝗶𝗻 X 𝗦𝗲𝘂𝗻𝗴𝗺𝗶𝗻 ) ...