"JIMIIIIIN!!!!" Isak Jin yang tak kuasa melihat adiknya telah tiada ditangan para zombie. Hoseok yang melihat itu hanya bisa menangis dan menenagkan kakak tertuanya dengan menahan pergerakan Jin.
__________________________________
Jin yang masih diselimuti rasa kesal, menyesal, dan tak rela hanya bisa mengenang masa lalu saat ia pertama kali bertemu dengan sosok Park Jimin.
°3 months earlier
Jin yang sedang dikejar oleh sang kekasih yang sekarang sudah tidak bisa dibilang seorang manusia lagi, hanya bisa berlari dan menyesal karna terlambat menjemputnya. Ditengah perlariannya ia langsung ditarik oleh seseorang, "Ikuti aku!" Sahut orang tersebut dan tanpa berpikir panjang, Jin langsung berlari mengikuti lelaki yang lebih pendek darinya.
"Loncat!" Teriaknya dan Jin mengikuti suruhan sang orang asing tersebut. "Hahh... makasih.."
"Jimin, namaku Jimin"
"Aku-- ZOMBIE!" Teriakan Jin mampu menarik perhatian para zombie dan akhirnya mereka harus berlari lagi sampai ke apartemen Jimin.
° 3week's later
"Yak! Jimin! Kembalian snackku!!" Teriak Jin sembari mengejar Jimin kearah luar. "Wlee gak mau gak mau wlee" ejek Jimin yang masih berlari dan iapun terjatuh karna menabrak tiang besi. "hahahahahahahahahahahaha makan tuh tiang! Hahaha.... JIMIN LARI KESINI ADA GEROMBOLAN ZOMBIE!!!" Teriak Jin, tanpa pikir panjang Jimin berlari berbarengan dengan Jin.
"Hyung, kita sudah sampai" seru Hoseok yang membuyarkan pengmihatan Jin tentang kenangannya dengan Jimin. Mereka semuapun langsung turun dari mobil tersebut dan langsung masuk kearah satu gedung yang sudah terlihat kusuh.
Jin yang masih tidak terima akan kenyataan ia kehilangan teman pertamanya, Pakr Jimin. "Hyung..." Hoseok yang menyentuh Jin dan menatapnya, seakan berbicara dan mengatakan untuk melepaskan kepergian Jimin.
"Selamat datang kembali trio-- dimana Jimin dan siapa mereka berdua??" Tanya seorang berparas bak kelinci. Tanpa ada hastrat Jin menerobos masuk dan membanting pintu kamarnya yang ia tiduri bersama mendiang adiknya, Jimin. "Jungkook, mereka menyelamatkan kami-- berdua... Jimin tewas" Seru Hoseok dan diundang tawa keras dari Jungkook dan satu orang pria berparas tampan bak pangeran impian. "Candaan bagus hyung, hahahahaha Kook! Kau berhutang 3kelapa zombie untukku!" Teriaknya dan diakhiri dengan tawa.
"Aku tidak bercanda Taehyung-ah"
Dengan cepat hening menyeliputi ruangan. Tak lama muncul dua orang yang masih berpakaian lab dan kacamata.
Beberapa saat setelah melihat kedua orang tersebut, Jisung mengenali salah satu pria tersebut. "Namjoon-ssi ?" Tanyanya dan pria yang disebutkan namanya melepas kacamata bundarnya dan menatap tak percaya.
"Jisung hyung? Gimana bis--" perkataan Namjoon terpotong karna melihat ada yg kejangalan dari teamnya. "Dimana Jin hyung dan Jimin?" Tanya Namjoon menatap Hoseok dalam. "Jin hyung ada dikamar dan Jimin..."
"Dia tewas diterkam zombie karna kesalahannya sendiri"
Bukan, itu bukan seorang Seokjin. Melainkan Fay yang baru saja masuk dan melemparkan selembar kain dari baju Jimin yang tersangkut dipintu belakang mobil.
"What?! Hahahaha... loluconmu terlalu menegangkan nyonya" jawab Namjoon dan menatap sinis Fay. "Kalau dia selamat mengapa ia tidak memunculkan dirinya pertama kali dihadapanmu disaat kau memanggil namanya? Tebakanku bahwa si Jimin itu akan langsung menjawab jika namanya dipanggil" dan Namjoon hanya bisa menutup kembali mulutnya setelah mendengar jawaban dari perempuan didepannya itu.
Dengan kesal ia berjalan kembali kelab dan membantik pintu dengan kencang sampai ada beberapa zombie yang mengebrak pintu.
"Fay..."
"Apa? Kau juga, kenapa harus mengantar mereka? Tujuan pertama kita di benteng pertahanan ke3 kan? Kenapa harus repot - repot kesini dan memberi santapan kepada zombie tersebut?!" Tanya Fay kepada Jisung dengan kesalnya.
"Hei idiot, beruntung kami masih menerima kalian dan memberi kalian tempat istirahat sebentar setelah kalian berdua menumbalkan teman kami" jawab cepat pria yang tadi keluar bersamaan dengan Namjoon.
"Yoongi hyung, sudahlah biarkan--"
"Kami juga ga meminta kalian untuk menerima kami toh, tugas kami berdua sudah selesai dan Jisung-ssi, aku tunggu diluar" jawab Fay dan meninggalkan dorm tersebut dengan hati - hati.
Sebelum keluar Jisung menatap Hoseok dan menepuk pundaknya lalu berbisik sesuatu "Busan, arah matahari terbenam" setelah itu ia langsung menyusul Fay.
Hoseok tidak begitu bodoh dengan apa yang dibisikan Jisung tadi. Tetapi ia memilih diam dan menatap punggung Jisung yang sudah berada diluar dan menaiki mobilnya.
"Yak Hoseok-ah, apa yang dia bisikan?" Tanya Jungkook yang sembari memakan kacang bersama Taehyung. "Itu... letak benteng yang mereka tuju" seru Hoseok dan Yoongi mendekat lalu menampar pipi yang lebih muda.
"Kenapa kau begitu bodoh dan membiarkan Jimin menjadi tumbal?" Tanya Yoongi dengan nada datar dan terkesan dingin dan tak peduli. "I - itu terjadi sangat cepat, aku dan Jin hyung berusaha menariknya tetapi ada sekitar 4 zombie yang menariknya" jawab Hoseok dan memegangi pipinya yang terasa panas.
Mendengar jawaban Hoseok, Yoongi langsung melepas jasnya dan menyusul Namjoon didalam Lab.
"Joon-ah, menurutmu apakah vaksin tersebut akan berhasi?" Tanya Yoongi dan langsung duduk dihadapan Namjoon, tetapi yang lebih muda hanya menatap dan langsung melihat kearah komputer yang memperlihatkan titik merah yang berjalan begitu cepat.
"Hyung... vaksinnya tidak berguna kepada Jimin" ujar Namjoon lalu melempar sebuah buku kehadapan Yoongi, dengan cepat ia membuka dan membaca cepat. "Wait... he is?!" Seru Yoongi tak percaya.
[TBC]

KAMU SEDANG MEMBACA
THE APOCALYPSE [BTS × YOU]
AksiLiburan ketempat favorit dengan keluarga adalah hal yang menyenangkan. Tetapi bagaimana jika liburanmu berubah 360° dari rencana awal karena sebuah wabah penyakit yang tiba-tiba menyerang dunia? Memilih untuk menjadi salah satu yang terinfeksi atau...