Mature Contents Alert!
***
Kenny Jenner izin pulang lebih cepat hari itu dengan alasan tidak enak badan karena flu. Hari-hari berikutnya dia pun tidak muncul di sekolah. Sebagai satu-satunya orang yang melihat Kenny menangis pada hari itu, Anastasia Lee merasa khawatir pada ketidakhadiran gadis itu yang mendadak. Kekhawatirannya makin menjadi-jadi begitu ia melihat teman-temannya sama sekali tak terlihat cemas dengan keadaan teman mereka dan sekarang malah mengikuti Madison Beer kemana-mana.
Setelah mengetahui bahwa status Harry Styles sekarang single, sebagian besar populasi perempuan di Buckingham High School mulai mengincar laki-laki itu lagi. Harry sendiri yang diputuskan oleh pacarnya di hadapan seluruh murid Buckingham High School, bukannya terlihat kecewa ataupun depresi malah justru terlihat menikmati perhatian yang ditujukan pada hari itu.
Anastasia menghela napas saat memberhentikan mobilnya di lampu merah, kemudian menyandarkan kepalanya pada setir. Sebenarnya ia tidak punya waktu untuk memikirkan Kenny dan masalah perempuan itu, karena dia sendiri punya masalah yang lebih gawat. Pipinya merona saat wajah tampan si 'masalah' muncul dalam benaknya.
Ya, tantangan bodoh yang Harry berikan untuk membuat Zayn jatuh cinta padanya kemudian mencampakkan pria itu. Namun Anastasia merasa lebih bodoh lagi karena menerima tantangan itu. Entah apa yang merasukinya ketika ia menghina Harry kemudian menyetujui tantangannya. Sehari setelah kajadian itu, Anastasia berkali-kali menemukan dirinya memohon pada Harry untuk melupakan apa yang diucapkannya tempo hari. Hanya harga diri-lah yang mencegahnya.
Sampai Harry tiba-tiba menghampirinya. Atau lebih tepat... mencegatnya.
Saat itu usai pelajaran terakhir dan Anastasia sedang bergegas menuju pintu keluar gedung SMA. Karena Harry biasanya selalu bergerombol bersama teman-temannya kemanapun ia pergi, Anastasia nyaris tidak mengenali pria itu ketika dia sendirian bersandar pada tembok di samping pintu keluar.
"Ternyata kau sudah makin berani, ya?" tanya pria itu tiba-tiba. Si gadis Lee yakin napasnya hampir berhenti ketika mendengar suara Harry. Matanya dengan cepat melihat sekelilingnya dan menyadari bahwa gedung SMA sudah hampir sepi. Hanya ada dia dan pria itu di dekat pintu keluar.
Ia menegakkan badannya dan berjalan mendekati Anastasia. "Hanya karena Kenny bersikap ramah padamu bukan berarti pandangan semua orang berubah padamu. Kenny itu bodoh. Dia berpikir menggunakan hatinya, bukan otaknya. Jika pemerkosa memelas padanya, dia mungkin akan memberikan tubuhnya."
Anastasia tidak tahu mengapa ia merasa sangat marah saat Harry menjelek-jelekkan Kenny. Beraninya bajingan ini... pikirnya.
"Jujur saja aku terkejut mendengar kau menerima tantangan itu. Maksudku seorang Anastasia Lee? Pft!" Dia tertawa mengejek, "Setidaknya kau bisa membuat Tristan bangga sekali saja."
Anastasia menundukkan kepalanya. Tidak, Tristan tidak akan bangga padanya. Sepupunya itu akan mengamuk jika tahu tentang perjanjian yang dibuatnya dengan si Styles ini.
"Hmm let's see... Sekarang tanggal 31 Maret, tepat akhir bulan. Aku memberimu waktu untuk membuat Zayn bertekuk lutut sampai habis liburan paskah, kau mengerti?"
Anastasia terkesiap. Sama sekali tidak terpikirkan olehnya bahwa Harry akan memberinya batas waktu. "S-Sampai akhir April?"
"Ya. Jika kau tak kuberi batas waktu, sampai mati pun kita tidak akan tahu siapa yang menang."
Si gadis Lee menimbang-nimbang dalam hatinya. Bisakah ia menjinakkan Zayn Malik yang liar dalam waktu sebulan?
Harry berhenti di depan Anastasia, menyentuh dagu gadis itu dan mengangkat wajahnya. "Jika kau membatalkan ini di tengah jalan, aku akan memastikan kau hidup sengsara sampai kau lulus."
KAMU SEDANG MEMBACA
LAWLESS || Z.M
FanficAnastasia mengepalkan kedua tangannya, dan memantapkan hatinya. Dengan kekuatan yang ia tidak tahu dia miliki, ia menggenggam lengan baju Harry lalu dengan kasar menarik pria itu dan mendekatkan mulutnya ke telinganya. "Aku menerima tantanganmu, Sty...
