I'm back! Sorry telat. I hope you like it
Enjoy❤️
.
.
.
"Ji sorry ya gua ga bisa ke rumah lu. Si asahi ada urusan mendadak, jadi gua harus nemenin dia"
"Harus apa lunya aja yg mau"
"Hehe, ya harus dong nemenin ibu negara"
"Udah jadi ibu aja nih?"
"Iya dong, sono lu jadiin junkyu ibu-ibu juga"
"Heh! Jangan sampe lu ngomong gini di depan dia ya. Entar kalo dia marah pasti gua yang di amuk masa"
"Wkwk ga janji ya bro. Titip salam aja ama junkyu semoga cepet sembuh, Yaudah gua duluan ya, bye".
Percakapan itupun berakhir di gerbang sekolah dengan anggukan jihoon sembari menatap kepergian teman sekelasnya itu ke arah seseorang yang menunggunya sedari tadi.
Arah Jihoon dan Jaehyuk tuju berbeda, jadi mereka memutuskan percakapan hanya sebatas salam dari jaehyuk untuk junkyu yang sedang sakit di rumah.
...
Setibanya jihoon di ambang pintu apartemennya, ia melihat satu kantong kresek hitam besar cukup berisi dan terlihat beberapa barang yang keluar dari kresek itu. Kresek hitam itu tergelatak di lantai dan tersandar di dinding apartemennya.
"Punya siapa?"
Jihoon bingung tanyanya kepada dirinya sendiri, tapi ia berfikir mungkin plastik besar itu berisi makanan milik junkyu yang ia pesan namun tak sampai ke tangan pemesan. Sudah pernah terjadi hal seperti itu sebelumnya. Pengirim hanya meletakkan di depan pintu tanpa mengabari bahwa pesanan sudah sampai.
Jihoon pun langsung saja mengambil kresek besar itu dan mulai menekan pin di pintu apartemennya.
Di buat kaget, ternyata ada beberapa sepatu sekolah yang jihoon tak kenal itu milik siapa yang tergelatak begitu saja di dekat pintu.
"Kyu"
Panggilnya setelah melepas sepatu sekolahnya. Namun tak ada balasan.
Terdengar suara-suara berisik dari arah ruang tv di apartemen mereka. Jihoon pun langsung masuk dan ternyata benar saja, terdapat beberapa teman sekelas junkyu yang tengah menjenguk junkyu yang sedang sakit.
"Eh jihoon, permisi ya kita cuma mau liat keadaan junkyu doang. Dia beneran sakit apa kagak"
Kata-kata itu terucap dari mulut yeji saat ia orang pertama yang sadar akan kehadiran jihoon.
"Eh iya santai aja, gapapa kok"
Jawab jihoon lalu ia melirik roommatenya yang tak menyadari kehadirannya.
"Kyu"
Panggilnya, barulah junkyu tersadar dari obrolan asiknya bersama minju. Iya minju, ia terlalu asik mengobrol sampai tak tau kalo sahabat satu rumahnya sudah pulang.
"Eh.. hoon, tolong buatin minum buat mereka ya"
Pinta junkyu saat tau jihoon pulang.
"Ji"
Sahutnya lagi karena jihoon sempat terdiam beberapa saat.
"Iya"
Jawab jihoon dan langsung ke arah dapur untuk menyiapkan beberapa minuman untuk tamu junkyu.
"Eh gaosah repot ji, kita juga mau pulang"
Teriak nako yang tau jika akan dibuatkan minum.
"Eh gapapa kali, gua juga lagi haus"
Sahut yeji.
Mendengar itu beberapa orang yang berada di ruang tv apartemen jihoon dan junkyu itu pun langsung tertawa.
"Yaelah aer got lu kurang?"
"Sialan lo"
Tak lama minuman yang di buat oleh jihoon pun datang.
"Yang cowoknya ga ada nih?"
Tanya jihoon sambil meletakkan satu per satu cangkir minuman di atas meja.
"Biasa sok sibuk"
Jawab yeji. Ia juga langsung mengamankan minuman miliknya.
"Tadi ada mashiho ikutan, tapi pas sampai di parkiran katanya ada urusan mendadak"
Sahut minju yang memperhatikan jihoon.
Mendengar itu jihoon langsung mengangguk sambil membulatkan mulutnya.
"Oh.... Yaudah di minum. Yeji kalo kurang bilang aja"
"Cukup cukup kok"
Jawab yeji cepat
"Yakin cukup? Lu kan beda porsi"
Sahut nako cengengesan.
"Heh cebol diem ya. Gua telan baru tau rasa"
Semua terkekeh.
"Yaudah lu ganti baju gih"
Mendengar kata-kata itu dari sahabatnya, jihoon pun langsung mengangguk.
...
Jam sudah menunjukkan pukul 16:20
Jihoon yang baru tersadar dari tidurnya langsung memeriksa ponselnya dan segera keluar kamar.
"Udah pada pulang?"
Tanya jihoon saat keluar dari ambang pintu kamarnya.
Junkyu yang sedang berbaring di atas sofa dan tengah asik bermain ponsel sambil menyalakan televisi, sontak langsung melirik ke sumber suara.
"Kok ga bilang"
"Lo tidur. Kayanya cape banget, abis ngapain tadi?"
Tanya junkyu langsung bangun dan menjadi posisi duduk.
Jihoon pun langsung ikut duduk di sebelah junkyu.
"Ga ngapa ngapain. Lo gimana udah enakan?"
Tanya jihoon, junkyu pun langsung mengangguk.
"Besok gua bisa sekolah"
Ucapnya, jihoon pun langsung meletakkan tangannya di atas kepala junkyu.
"Mangkanya jangan bawel, kan jadi sakit"
Ucapnya sambil mengacak halus rambut junkyu. Junkyu hanya mengkerutkan wajahnya yang membuat jihoon semakin gemas kepadanya.
"Oh iya, tadi ada kantong plastik di luar. Itu punya lu, emg mesen apaan lagi?"
Lanjut jihoon saat mengingat kresek hitam yang tadi ia jumpai di ambang pintu apartemennya saat pulang sekolah.
"Ha? Mesen apa? Gua ga mesen apa apa"
Junkyu bingung
"Liat dulu di meja makan, itu punya lu bukan?"
Perintah jihoon dan junkyu pun berdiri, ia langsung ke arah yang di perintahkan jihoon.
Benar sekali, ada kresek hitam yang berisikan banyak sekali cemilan dan makanan ringan hingga minuman dan coklat pun ada di keresek tersebut. Ia bingung karena jujur sekali ia tak memesan apa apa hari ini. Tiba tiba matanya langsung terfokus dengan sticky notes yang tertempel di salah satu ciki di dalam keresek itu.
'HALO KOALA MANIS,
Ini buat junkyu yang lagi sakit. Di makan ya semoga cepet sembuh'
Isi pesan itu langsung membuat junkyu bingung. Tapi ia langsung tersadar kalau sticky notes itu sama dengan pesan sticky notes yang ia dapat beberapa waktu lalu.
"Ini bukan dari jihoon kan?"
.
.
.
.
.
HALO!
Cha... Gimana nih ceritanya? Thanks ya buat kalian yang udah ngesupport dan mau nungguin chapter berikutnya. Sorry banget aku baru ngelanjutin ceritanya. Soalnya sibuk mampus, sibuknya ga ngotak :'((
Yaudah deh tunggu chapter selanjutnya ya
I hope you like it, don't forget to vote❤️ bye...
KAMU SEDANG MEMBACA
Haru Haru [JJ]
RandomMenceritakan lika liku hubungan kedua sahabat dengan kekasihnya masing masing "Seriusan, lo mau kan?" "Liat besok kalo gua masih jomblo" . . . Cerita ini saya tulis berdasarkan ide dan pikiran saya sendiri. Jika ada kesamaan dengan cerita lain mohon...
![Haru Haru [JJ]](https://img.wattpad.com/cover/237981397-64-k132494.jpg)