K & Hanbin 🐝

45 2 4
                                    

Jika bukan karena K yang sejak 2 hari lalu merusuhinya dan merengek meminta di temani keluar, mungkin di jam-jam segini Ia masih 'rebahan' bahasa kerennya, sambil menscroll layar ponsel dan mungkin saja ditemani oleh berbungkus-bungkus snack yang disediakan oleh staff di Asrama untuk mereka. 2 hari lalu, staff agensi mengatakan bahwa kamis ini mereka diberikan waktu Libur untuk istirahat atau sekedar jalan-jalan merefresh pikiran. Dan sejak 30 menit setelah staff menyampaikannya pula, Ia harus  merelakan agenda bersantai yang sudah di rencanakannya lenyap.

"Pakai yang orange hyung, kau terlihat manis menggunakan itu," Geonu yang sedari tadi menatapnya sambil memakan Jagung madu itu akhirnya buka suara,

"Tidak..tidak, jangan pakai yang itu. Kau akan terlihat sangat mencolok nanti," ucapnya berusaha menghentikan Hanbin yang hendak menarik kaos pendek berwarna hijau neon dari dalam lemari.

"Lalu, apa kau kira orange tidak sama mencolok nya?" Hanbin mendengus menatap Geonu yang hanya memamerkan deretan giginya sambil menggaruk kepala bagian belakang yang rasanya tidak gatal sama sekali.

"Hehehe, tapi tidak lebih mencolok dari yang hampir kau ambil itu,"

"Sudah hyung, yang orange saja. Aku suka yang itu," ucapnya sembari memberikan acungan 2 ibu jari kanan dan kiri yang langsung di hadiahi dengusan kesal oleh yang lebih tua.

"Kau menyarankan ini, karena kau memang menyukai orange kan?" matanya memicing menatap Geonu yang kembali memamerkan cengirannya. Warna orange memang warna favorit nya, bahkan jika Ia diberi kesempatan untuk memilih Ia akan memilih semua barang dengan warna orange.

"Lagipula, kenapa ribet sekali sih. Hanya menemani K hyung berbelanja, sudah seperti mau pergi Kencan saja." Ia merebahkan dirinya sambil memeluk toples jagung madu yang isinya hanya tinggal seperempatnya. Jangan tanya siapa yang menghabiskannya karena jawabannya sudah pasti Geonu. Padahal anak itu sudah berkali-kali mengalami gangguan pencernaan dan disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi buah, tapi tetap saja tidak di lakukan nya.
"Aku akan tetap memakannya selagi masih bisa" begitu katanya.

Yang lebih tua hanya menatapnya malas, tidak ingat kah bahwa orang yang sedari tadi melarangnya mengambil setiap baju yang ingin Ia kenakan adalah Geonu, dan sekarang bocah tengil itu malah menyalahkannya? Wah, dunia hebat sekali.

"Diamlah, kau yang sedari tadi melarangku memakai ini dan itu," akhirnya, Hanbin memilih mengambil kaos berwarna Orange sesuai dengan yang disarankan Geonu, lebih cepat akan lebih baik kan, pikirnya. Di padukan dengan jeans hitam yang lutut kanan dan kirinya terdapat sobekan-sobekan kecil, Bucket hat hitam, dan waist bag hitam kecil, dan sneakers putih.

"Perfect! Jangan lupa gunakan masker hyung, kalian tidak boleh terlihat mencolok di keramaian.." kembali mengingatkan Hanbin mengenai Masker yang mungkin saja tertinggal, atau mereka akan mendapatkan masalah besar jika hal itu terjadi.

Setelah selesai bersiap, mereka berdua berjalan beriringan menuju ruang tengah. Menghampiri K yang sudah sama rapinya dengan Hanbin. Sweater putih panjang, jeans hitam, bucket hat hitam, sneakers coklat, waist bag, dan jangan lupakan masker hitam yang sudah bertengger manis menutupi hidung dan mulutnya.

Suara kaki Hanbin dan Geonu berhasil menarik atensi K dari ponsel yang sedari tadi di mainkannya.

"Kau lama sekali sih, rasa-rasanya aku sudah berkarat sedari tadi," protesnya pada Hanbin yang dirasa lama sekali ketika bersiap.

"Oh, pergi bersama Hanbin hyung.." Youngbin yang sedang merebahkan diri pada sofa tak jauh dari K berseru,

"K hyung tidak memberitahuku dengan siapa Ia akan pergi, hingga aku mengira Ia akan pergi dengan seorang gadis," K langsung menoleh ke arah Youngbin dan refleks melemparkan bantalan sofa dan tepat mengenai kepala Youngbin yang masih tetap pada posisinya, rebahan. Dan langsung mendapat pekikan tidak terima dari yang lebih muda.

ONESHOOT I-LANDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang