Aku ya aku
Si sulung yang mengadu dengan tapak yang terus berjalan,berharap tuk berhenti.
Aku ya aku
Si sulung yang menjelajahi isi buku dengan otak kecilnya
Aku ya aku
Si sulung yang hanya bisa berharap,dan pupus-ya hanya secuil harap
Aku ya aku
Si sulung penulis puisi yang tak sesuai dengan jalan kehidupan,ha...ha...ha ku hanya berkhayal.
Hentikan aku......
Kediri,20 Oktober 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
TERTULIS
Poesíahanya kumpulan sebuah rasa yang tersampaikan melalui jubelan kalimat
