"Park Jihoon di panggil pak Seungyoon"
Ucap seseorang yang muncul di depan kelasnya membuat Jihoon yang sedang melamun karena sejak kembali dari uks, Hyunsuk hanya menenggelamkan kepalanya di mejanya membuat Junkyu yang sadar jika teman nya tidak baik-baik saja menatap Jihoon.
"Di tunggu di ruang musik." Ucapnya lagi membuat Jihoon mendesah kesal membuat teman-teman sekelasnya kaget.
Karena tidak biasa nya Jihoon kesal apalagi sekarang Jihoon sudah jinak karena Hyunsuk membuat semua teman sekelasnya langsung reflek menatap ke Hyunsuk yang bahkan tidak bergerak sama sekali dari posisinya.
"Mereka lagi berantem ya ?" Tanya Soobin membuat Junkyu mengedikan bahunya tidak tahu dan tidak mengerti.
Karena tadi saat berangkat mood Hyunsuk masih sangat bagus bahkan mereka masih sempat-sempatnya saling melempar senyum membuat Junkyu yang geli sendiri.
Orang kasmaran emang beda.
"Gatau gua, tadi dia baik-baik aja perasaan." Ucap Junkyu membuat Junkyu menatap lekat Hyunsuk yang benar-benar tidak bergerak dari posisinya.
Mungkin sedang tidur.
Jihoon berjalan cepat menuju ruang musik yang berada di lantai dua Jihoon berpapasan dengan Jeongwoo membuat Jeongwoo berjalan cepat dan Jihoon pun berjalan sesuai dengan rencana awalnya.
Dan ternyata mereka berdua menuju tempat yang sama.
Jihoon mengehela nafasnya menatap Pak Seungyoon yang disana.
"Naah udah dateng perwakilan kelas dari kelas tiga sama kelas satu, sayang banget Yedam hari ini izin tidak masuk." Ucap Pak Seungyoon membuat Jihoon menatap Jeongwoo yang menundukkan kepalanya.
Sepertinya Jihoon paham situasinya karena Jihoon seketika ingat dengan selembar yang di berikan Yoshinori tadi pagi.
"Selembaran nya emang belum di sebar tapi bapak mau kalian mewakili kelas satu, dan tiga lalu Yedam mewakili kelas dua untuk pertunjukan festival sekolah kita." Ucap pak Seungyoon tanpa basa-basi membuat Mereka berdua berdehem pelan.
Jeongwoo baru mendapatkan selembar itu tadi pagi karena di berikan guru BK yang entah kenapa muncul di kelasnya bahkan saat kelasnya sudah bersiap untuk belajar dan kenapa bukan pak Seungyoon sendiri yang datang selaku guru musik sekolah mereka ?
"Pak saya udah kelas tiga." Ucap Jihoon menolak secara halus dan malas membuat Pak Seungyoon terdiam hanya menatap lekat Jihoon yang bingung.
Apa dirinya salah bicara ?
"Festival nya bukan besok juga, masih satu bulan lagi tapi kalian harus mempersiapkan apa yang harus kalian siapkan, jangan bikin malu sekolah, karena festival sekolah kita di buka untuk umum." Terdengar erangan tidak terima dari keduanya membuat pak Seungyoon melipat kedua tangannya di dada.
"Di kelas saya ada Junkyu pak, kenapa saya ?" Tanya Jihoon lagi membuat Pak Seungyoon menatap lekat Jihoon.
"Kamu biasanya ga pernah nolak hun, kenapa tiba-tiba nolak begini ??" Jihoon mengerang dalam hati lupa jika di hadapan adalah Pak Seungyoon guru yang sama sekali tidak pernah Jihoon bantah ucapannya sejak kelas satu.
"Maaf pak." Jawab Jihoon membuat Pak Seungyoon menatap keduanya lekat.
"Mungkin kalau Yedam sudah sembuh kalian bertiga bisa lah yaa kordinasi buat ngomongin lagu apa, lebih bagus sih kalo Jeongwoo juga main gitar." Ucap Pak Seungyoon membuat Jeongwoo mengerang dalam hati tidak terima.
Jeongwoo baru belajar gitar demi Junghwan, demi Junghwan.
Jeongwoo ingin membuat Junghwan terkesan dengan dirinya jadilah ia belajar gitar padahal tidak ada bakat sama sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Musuh (Jihoon Hyunsuk) Feat Treasure13 (END)
FanfictionBahasa Campuran BxB Jihoon Dom Hyunsuk sub Add ke library kalian sapa tau mendadak update. update suka-suka. yang gasuka gausah mampir :) "apaan sih bngst ?" "tolong jangan halangin jalan dong, kan badan lu gede." "cape banget liat mereka." "nanti b...
