15

8.7K 1K 156
                                        

Jihoon menatap Hyunsuk yang berlari seperti di kejar setan di depan gerbang sekolah yang hampir tertutup.

"Terlambat sepuluh menit." Hyunsuk mengatur nafasnya saat di rasa Jihoon sedang mencatat namanya di buku Hitam.

"Jihoon ganteng deh, bukain dong." Ucap Hyunsuk menggoda Jihoon membuat Jihoon menggelengkan kepalanya mantap.

Pribadi dan sekolah itu berbeda menurut Jihoon tapi kalau Hyunsuk sedang memasang wajah menggemaskan minta di cium, Jihoon pasti akan lemah jugaa.

"Kita ada kelas matematika pagi, udah aku kerjain tugasnya sampe begadang, masa tega sih sama aku." Jelas Hyunsuk sambil berloncat-loncat di depan pagar dan di dalam pagar ada Jihoon yang menatapnya lekat sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Ayolah Jihoon." Pinta Hyunsuk lagi dan Jihoon menatap Hyunsuk galak membuat Hyunsuk bergidik ngeri sendiri.

Biasanya ia tidak pernah takut saat Jihoon memasang wajah galak atau minta di pukul tapi entah kenapa melihat Jihoon seperti ini, keberanian Hyunsuk mendadak hilang.

"Aku pulang aja deh." Ucap Hyunsuk membuat Jihoon membuka gerbang nya dan menatap Hyunsuk lekat dengan wajah kesal.

Jihoon membuka gerbang membuat Hyunsuk yang sudah membalik tubuhnya bersiap untuk pulang kembali melirik Jihoon yang melipat kedua tangannya di dada.

"Hyunsuk, masuk." Hyunsuk tersenyum lalu berlari masuk kedalam sekolah tak lupa memeluk Jihoon sayang membuat Jihoon tersenyum dengan pipi memerah.

"Dasar Park Jihoon lemah." Gumam nya sendiri dalam hati sambil menutup gerbang sekolahnya.

Jam pertama lima menit lagi di mulai membuat Jihoon langsung menuju ruang BK memberikan buku hitam itu karena Yoshinori punya tugas piket kelas.

Jihoon menghela nafasnya pelan dan bersiap untuk menuju kelasnya.

Kelasnya masih ramai yang artinya guru belum masuk kedalam kelas, Jihoon terduduk melihat Hyunsuk dan Junkyu sedang adu berisik.

"Gua mau nanya sama lu." Jihoon menoleh kearah Yoonbin yang menopang dagunya menatap kesal Jihoon lalu tak lama kemudian Yoshinori menarik kursi dan duduk di sebelah Yoonbin ikut-ikutan menatap Jihoon.

Jihoon merasakan perasaan nya tidak enak membuat dirinya menelan ludahnya pelan.

"Junkyu nanya sama gua, lu udah jadian sama Hyunsuk ??" Tanya Yoonbin membuat Jihoon menghela nafasnya pelan

Jihoon tahu sekali kalau pertanyaan ini akan muncul dengan segera karena melihat kedekatan Hyunsuk dan Jihoon bukan hanya sebatas pulang bersama saja.

Tapi sudah saling mengisi waktu kosong satu sama lain.

Jihoon juga tahu Hyunsuk sudah tidak pernah kumpul bersama Genk nya begitu juga dirinya, lebih banyak bersama dengan Hyunsuk.

Melakukan apapun berdua, bahkan malam minggu kemarin mereka berbelanja seperti tidak ada hari esok dan seperti pengantin baru.

Tapi Jihoon masih sesekali bermain dengan yang lain setelah pulang sekolah, karena dirinya mulai sibuk latihan bersama dengan Yedam dan Jeongwoo.

Intensitas pertemuan dengan temannya makin sedikit tapi intensitas pertemuan dengan Hyunsuk makin sering.

"Belom." Jawab Jihoon singkat padat dan jelas membuat Yoonbin menarik nafas panjang

Yoonbin mendengar cerita Junkyu, kalau Hyunsuk benar-benar menunggu saat-saat itu tapi tidak ada tanda-tanda Jihoon akan mengatakan dalam waktu dekat.

"Anak orang jangan sampe lu gantungin doang hun, kasian." Ucap Yoonbin dan di balas anggukan kepala Jihoon.

Jihoon sudah berjanji dalam hati akan menjaga Hyunsuk dan membuat Hyunsuk bahagia dengan cara apapun, tidak ada rencana menyakiti atau membuat Hyunsuk menangis.

Musuh (Jihoon Hyunsuk) Feat Treasure13 (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang