"Awhh!!" Eluh seseorang yang tak sengaja di tabrak Ara.
"Maaf gue ga sengaja, lu gapapa kan?" Tanya Ara.
" Lu kalo jalan pake mata dong! ga liat apa gue segede ini disini" oceh lelaki yang di tabrak Ara tadi.
" Heh! es batu kan udah minta maaf sama lu, ngapa lu marah-marah sama dia?" Ujar jingga tak terima teman baru nya ini di omeli.
"Ohh okay gue minta maaf temen gue ini emang sensian orang nya, maaf ya" ujar seorang lelaki lainnya.
"Hm gue yang salah Sans" kata Ara.
"Ehemm, dari pada ribut disini mending ke aula yok!" Ajak Nanad.
"Let's go baby!!!" Seru Jingga sambil mengapit lengan sahabat nya itu(?).
(Kenapa senja kasih tanda tanya itu karna senja juga belum yakin mereka sahabat apa bukan wkwkwkwk)
Disinilah Ara dan teman-temannya sekarang, berbaris rapi sambil mendengarkan arahan dari sang ketua OSIS.
"Assalamualaikum wr.wb,, selamat pagi semua nya". Sapa sang ketos ganteng.
"Pagi kak!" Jawab seluruh murid baru termasuk Ara cs.
"Sebelumnya perkenalkan nama saya Ryan Valentino Diaz putra Fernandez. Saya disini menjabat sebagai ketua OSIS, di sebelah saya ini Lintang Ade Putri dia adalah wakil ketua OSIS, di sebelahnya ada Nadira Eka Putri dia bendahara OSIS, dan yang paling pojok itu Assyifa Fadhillah selaku sekretaris OSIS, jadi selama masa MPLS kalian akan berada di bawah tanggung jawab kami, saya harap kalian bisa mengikuti MPLS dengan tertib tanpa membuat masalah apapun" jelas sang ketos.
***
Saat ini seluruh siswa/i baru SMKN 8 BATAM tengah berkumpul membentuk lingkaran dengan kelompok yang sudah di bagi. Jingga sedari tadi hanya memasang muka malasnya karna harus satu kelompok dengan dua orang pria yang ditabrak Ara tadi.
"Jadi apa nama kelompok kita?" Tanya Nanad.
"Gimana mau bikin nama kelompok kalau kita aja belum kenal satu sama lain" ujar seorang gadis yang bergabung dalam kelompok mereka. Karna satu kelompok terdiri dari 6 orang.
"Oh iya lupa" akhirnya si Cepol bakpao bersuara kembali dan membuat suasana cair." Nama gue Jingga Prasta kalian bisa panggil gue Jingga" jingga mulai memperkenalkan dirinya.
"Nadia Veronika, kalian bisa panggil gue Nanad" gadis manis dengan perawakan sedikit tomboy itu juga memperkenalkan diri.
"Vania Agustina, kalian bisa panggil gue Vani, gue harap setelah ini kita bisa berteman baik" Vani
"Gilang Armadhan, kalian bisa panggil gue Gilang atau sayang juga boleh" ucap Gilang dengan pedenya. Gilang adalah pria songong yang di tabrak Ara tadi. Ucapan dari Gilang tadi di hadiahi tatapan jijik dari Jingga.
"Aleansyah putra, panggil aja Ali" ucap cowo yang duduk diantara Gilang dan Vani.
"Ara" kini giliran Ara yang memperkenalkan dirinya. Singkat,padat,dan jelas membuat semua orang yang ada dalam kelompoknya cengo. Tapi begini lah Ara yang sekarang, tak banyak berbicara.
"Oke gimana kalau nama kelompok kita itu pongot friends? Kenapa gue saranin itu? Karna kita baru kenal sekarang dan gue berharap kedepannya kita bisa jadi teman baik. Karna pertemuan kita yang tak menyenangkan jadi gue ambil kata pongot. Gimana? Setuju gak?" Usul Gilang.
"Gue sih oke aja" kata Ali.
"Aku ikut aja" Vani
"Terserah kalian" Ara yang tak mau ribet.
"Oke" setuju Nanad.
Kini mereka melirik kearah Jingga karna mereka yakin sekali Jingga pasti tak setuju.
"Ngapain pada liatain gue.......
€€€
Oke di gantung dulu biat kering ya🤣 senja kembali lagi nih! Gmna part ini? Biasa aja ya? Sampai jumpa di part selanjutnya
~senja

KAMU SEDANG MEMBACA
RAPUH
Fiksi RemajaAnanda Zhira Latisha, gadis manis dengan mata hazel yang menghiasi wajah ayu nya. Sejak kejadian beberapa tahun lalu, senyum di wajah nya hanyalah hiasan. Sejak itu, tidak lagi Zira yang periang, yang ada hanya Ara yang dingin dan cuek. Sejak itu, t...