“Y/N DIPANGGIL BU CL TUH!!”
Teriakan Yuri membuatmu terbangun dari tidur nyenyakmu. Karena jam pelajaran pertama kosong,kamu memilih untuk tidur,tadi malam kamu tidak bisa tidur dan berujung begadang sampai jam 4 pagi.
“ngapain,yur?” bukan kamu yang bertanya, melainkan Jake yang sedang membaca buku. Yuri mengangkat bahunya,“gue gatau,paling disuruh bersih-bersih gudang, awokawok.”jawab Yuri tertawa lalu duduk di bangkunya.
“ah elah,lagi mimpiin Jaemin NCT lu ganggu aja!” akhirnya kamu berdiri setelah mengumpulkan nyawa. Jake menatapmu,“mau gue temenin ga?”tawarnya yang dibalas gelengan olehmu.
“gausah,sebentar doang kok.”balasmu padahal kamu tidak tahu lama atau tidaknya kamu di ruang BK nanti.
Kamu berjalan santai menuju ruang BK. Di benakmu kamu bertanya-tanya kenapa Bu CL selaku guru BK memanggilmu, padahal kamu tidak melakukan sesuatu yang melanggar aturan sekolah.
Kamu menghembuskan nafas saat harus menuruni tangga,kelasmu berada di lantai 3, sedangkan ruang BK ada di lantai dasar. Kamu membungkuk saat ada seorang guru yang lewat,dan tentunya bertanya kamu hendak kemana.
Saat menuruni tangga terakhir,kamu melihat seorang siswa yang mungkin adik kelasmu seperti sedang menguping pembicaraan di balik tembok. Kamu mengerutkan kening,lalu berjalan mendekatinya.
“dek?”panggilmu pelan sambil menyentuh pundaknya,adik kelas itu terjingkit lalu menatapmu dengan tatapan kaget,namun terlihat imut dimatamu.
“ngapain?”tanyamu lagi dengan suara pelan. Adik kelas itu menaruh jari telunjuknya di depan bibirnya,menyuruhmu untuk diam. Kamu pun diam,ikut mendengar—tepatnya menguping pembicaraan dua orang yang tidak jauh dari kalian.
“akutuh udah cape pacaran sama Sunoo! Dia manja banget sama aku,aku ga suka. Sunoo juga kayak cewek tau ga? Suka pake hoodie warna pink,terus senyumnya diimut-imutin,aku geli sendiri liatnya! Sehari ga nempel ke aku kayaknya ga bisa,aku cape pura-pura pacaran sama dia! Udahan ya darenya,please. Aku gamau deket-deket sama banci kayak dia.”
“iya,maaf ngasih dare kayak gitu ke kamu. Lagian besok kan udah genap satu bulan,kan? Jadi putusin aja si banci itu,kamu bisa pacaran sama aku tanpa backstreet lagi.”
kamu mematung saat mendengar pembicaraan itu,kamu menatap adik kelasmu yang sedang menunduk didepanmu. Kamu merasa dia adalah Sunoo yang dibicarakan dua adik kelasmu itu.
“hey,kamu gapapa?”tanyamu sembari memegang pundaknya,tapi dia melepaskan tanganmu dari pundaknya,dia menatapmu dengan mata yang berair, bendungan air matanya jelas terlihat.
Kamu menghela nafas lalu menampakkan diri dihadapan dua sejoli yang sedang tersenyum satu sama lain,mereka tidak menyadarimu.
Kamu memutar bola mata malas ketika si lelaki mendekatkan wajahnya ke wajah si perempuan,dan kalian tahu sendiri kan apa yang terjadi? Hal yang tidak wajar dilakukan di lingkungan sekolah.
“tolong lanjutkan dirumah,ini sekolah bukan hotel bintang lima.”tegurmu dengan suara lantang. Masa bodoh jika ada orang lain yang mendengar.
“ikut saya ke BK sekarang juga.”lanjutmu dengan ekspresi datar. Membuat kedua adik kelasmu itu tergagap dengan wajah memerah seperti tomat busuk.
Mereka masih terdiam di tempatnya,berdiri berdampingan dan menunduk dalam. Kamu menyeringai saat melihat penampilan mereka berdua yang bisa dibilang melanggar aturan. Sepertinya mereka adalah murid yang menjadi langganan BK.
