8

6.7K 828 135
                                        

Hellaw~ update kedua hari ini~
Sebenernya ngetiknya dah dari siang, tapi Misa sengaja update barengan fufufu

Jangan bosan bosan baca story nya Misa yaa
Misa lagi berusaha nyelesaiin season ini habis itu kita bablas ke season 2 bagian yg paling seru yaa~~

Chapter ini 2100 lebih kata yeay~
Silahkan membaca('-'*)♪

-----

Sebelumnya ;

"Yoo-hoo! lama tidak bertemu, tobio-chan" sapa oikawa ke kageyama dengan nada bicara yang membuat ku kesal

.

.

"senang bertemu dengan mu. apakah kau masih bermain menjadi raja?" tanya nya sambil tersenyum

"aku belajar serve dan block dari melihat dia bermain. kemampuannya sangat hebat " jelas kageyama ke kita dan mengabaikan oikawa

"jangan terlalu panik, bermain saja seperti biasa. disaat dia masuk ke lapangan, tolong ya daichi-san" ucap ku sambil menatap oikawa-san sambil mengejeknya dalam hati 'cih kusokawa itu-'

"arere, ada cewe cantik. siapa nama mu cantik? perkenalkan aku oikawa tooru, panggil saja sayang" ucap nya merangkulku dan mengedipkan matanya

"oh maaf, aku tidak tertarik dengan playboy" jawabku dan mendorongnya lalu berdiri didekat sensei dan suga-san

oikawa yang mendengar jawaban ku pun diam membeku dan kemudian pergi pemanasan karena udh di tegur pelatihnya

"tsukkishima, ingat perkataan nya saki. jangan ceroboh" 

"daichi,tanaka, pastikan kalian mengalahkannya" ucap suga-san sambil mengeluarkan aura ungu

*skip*

score sekarang 14-15 untuk karasuno

oikawa belum masuk ke lapangan, mereka harus mencetak score banyak sebelum dia masuk. aku mencoret coret buku catatan ku di halaman terakhir karena khawatir

setelah itu score menjadi 20-24 untuk karasuno

"yosh set point, kalau oikawa-san masuk sekarang dan mereka lebih hati hati maka kita akan menang" gumam ku

'priit'

Aoba Johsai mengganti pemain. ini dia, datang juga kau oikawa-san. aku pun semakin kesal mendengar para fans nya yg ribut karena akhirnya dia bermain

"mereka sangat berisik,ganggu saja" gerutu ku

"maa maa nomura-san" ucap takeda-sensei menenangkan aku

"tidak peduli seberapa kuat serangan mu, itu tak akan berhasil jika kalian tidak saling terhubung" ucapnya dengan percaya diri

aku yang kesal pun hanya bisa meremas kertas kosong dan berkata

"saki kesal karena ucapannya benar.." gerutu ku

"maksudnya?" bingung sensei

"jika kita tidak bisa receive serve dari lawan, serangan pun tidak akan bisa dilakukan" jelasku

aku tau itu dan aku kesal karena dia mengatakannya. tapi dia berkata seperti itu sama aja seperti dia memberitahu kita agar kita harus mempunyai libero dan memperbaiki receive kita kalau ingin menang melawannya. aku menghela napas dan kemudian melihat ke oikawa yang sedang melakukan serve

"tsukkishima tidak akan bisa menerima nya" gumam ku

"tsukkishima-kun, kalau kau tidak bisa menerima nya. menjauh dari bolanya. jangan lepaskan mata mu dari bola nya" teriakku

𝙸'𝚖 𝙸𝚗 𝙷𝚊𝚒𝚔𝚢𝚞𝚞-?!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang