Aku, menulis dalam jeda hujan dan kehilangan. Di dalamnya, terdapat kata-kata seperti rintik kecil yang jatuh diam-diam, namun menggenang lama dalam dada. Aku percaya bahwa tidak semua cinta harus sampai, tapi semua luka berhak diceritakan.
Aku, menulis dari hujan dan hal-hal yang tak sempat diucapkan.
Untuk luka yang tidak punya nama, Aksyarain memberi kata.
- Lid sindsJanuary 28, 2025
Meld je aan om lid te worden van de grootste verhalengemeenschap
of
Mampir yuk, bab 4 sudah up.. https://www.wattpad.com/story/395875160?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=KimVYaraavote dan komennya aku tunggu ya.....Alle gesprekken weergeven
Verhalen door aksyarain_
- 4 gepubliceerde verhalen
THE CURSE OF CALLA
54
14
6
Aku pernah dicintai. Pernah punya rumah. Pernah punya nama.
Tapi semua hilang dalam satu malam.
Dilenyapkan o...
MIRROR OF SHADOWS
1.1K
358
20
Vhirendra Adhikara dan Kailendra Agastya adalah saudara kembar yang hidup dalam bayang-bayang perbedaan. Vhir...
THE LAST MEETING THEORY [ TERBIT ]
1.7K
853
24
Bagaimana jika seseorang datang ke hidupmu, bukan untuk menyelamatkanmu, tapi untuk mati di sisimu?
Keiran Sa...