*Part 14*

54 5 0
                                        

Jgn jdi silent leaders ya gaes,belajar menghargai karya orang lain:))
Jgn lupa follow,vote and komen♡.

Pagi yang cerah,membangunkan Amel dari mimpi indahnya,senyum merekah juga terbit dari bibir mungilnya.Dengan cekatan ia masuk kekamar mandi,setelah selesai melakukan ritual mandinya ia segera bergegas menuju lemari untuk mengganti seragam dengan Almameter SMA nya.Setelah dirasa nyaman,ia menuju kemeja rias untuk memoles wajahnya dengan bedak tipis dan liptin untuk menutupi aura pucetnya.

Tingg..tongg..

Bel apertemennya berbunyi,dengan langkah semangat ia akhirnya menuju pintu.Dan alangkah terkejutnya ia tengah melihat sosok laki-laki yang tengah berdiri didepan pintu apartemennya.Ia yg tak lain dan tak bukan yaitu Aidan Fahreza sosok kekasih dari seorang gadis bernama Amelia Felyshaa,yg terkenal dengan sifat kejahilannya.

"Morning honey,udh siap berangkat sekolah?"Sapa cowo berhoodie hitam yg ada diluar apartemen Amel.

"Morning too,udh siap dongg".Ucap Amel dengan senyuman manisnya.

"Ywdh,ayo berangkat.udh sarapan blm?".

"Blm".balasnya dengan disertai kekehan.

"Sarapan dikantin aja ya nanti".

"Siapp pak boss"Ucapnya sambil hormat kearah Aidan,yang membuat cowo itu terkekeh.

           .♡.

Sesampainya disekolah,Amel dan Aidan menjadi pusat perhatian seluruh siswa.Karena yg mereka tau Aidan telah memiliki kekasih.Sedangkan Amel?mereka tidak pernah tau jika gadis bar-bar itu berangkat dengan cowo.Dan baru kali ini mereka terlihat heboh.

"Baru kali ini gue ngerasa malu jadi pusat perhatian".Ucap Amel sambil menatap kearah sekitar.

"Seorang Amelia Felysha,punya malu emang?"Ledek Aidan yg membuat Amel Mendelik kesal.

"Gue masih punya rasa malu juga kali!".

"Iya,gitu aja marah".Ucap Aidan sambil merangkul Amel yang membuat seluruh siswa lebih heboh.

"Aidann ihh!!malu tauu!Rengek Amel.

"Ywdh,tutupin karung tuh muka biar gk malu."

"Lo kira kepala gue apaan segala ditutupin karung?".Kesal Amel yg membuat Aidan terkekeh.

"Dhlah,gue males debat,kita kekantin aja yok."

"Gendongg."ketus Amel yg membuat Aidan terkekeh.Tanpa aba aba Aidan langsung menggendong Amel layaknya menggendong karung beras.

"Aidan ihh tutuninn Maluuuuu!!Rengek Amel sambil memukul pundak Aidan.

"Tadi katanya minta digendong?."jawab Aidan dengan santai.

"Bercanda tauu!."

"Nanggung kalo turun udh mau sampe kantin juga."

"Au ahh."ucapnya sambil menenggelamkan wajahnya didada bidang milik Aidan.

"Ayo turun udah sampe juga."

"Jongkok dulu dong."

"Iya tuan putri."

"Hhe mksh prajurit"Ucap Amel disertai kekehannya.

"Anjirr prajurit lo bilang?".Ucap Aidan sambil mendelik kesal.

"Becanda kalii."ucap Amel yg diabaikan oleh Aidan.

"Mau makan apa hmm?."ucap Aidan dengan suara lembutnya.

"Mau bubur ayam gk pakek kacang,minumnya susu coklat oke!"

"Tunggu bntr,jgn buat rusuh!"

"Ck!Enggak,udh buruan sana!"

Amelia FelyshaaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang