Sementara itu gadis ini sudah berada di depan rumah nya, akan tetapi gadis ini merasa takut untuk masuk kedalam rumah nya, pada akhirnya gadis ini masuk kedalam rumah nya.
Ternyata semua anggota keluarganya kecuali adiknya menunggu si Gadis ini di ruang tamu.
Ketika semua anggota keluarga menuggu di rumah, pasti itu bertanda baik bagi semua orang, tetapi berbeda dengan si Gadis ini.
"Udah pulang yah... udah berapa yang sudah di layani om omnya...!!"
Ketus Kazuko dengan pandangan sinisnya dan senyum manisnya.
"Hei, zuki jaga omongan loh...!!"
Bentak si Gadis ini kepada adik kembarnya sambil air mata mengalir.
"Seharusnya el-loh..."
Bentak Eiji kepada si Gadis.
Eiji adalah ayah dari si Gadis ini dan saudara nya.
Zuki hanya senyum senyum saat dia di belah oleh sang ayah.
"Loh itu pulang dari mana sih...apa benar yang di omongin oleh zuki benar...??"
Ketus yuuki dengan suara besarnya.
Yuuki adalah ibu dari si Gadis ini dan para sahabatnya.
"Ayah, ibu...gue pulang dari sekolah...gue ngerjain tugas tadi di kelas, karena itu gue telat pulang nya"
Si Gadis ini hanya menjelaskan kepada semua anggota keluarganya yang berada diruang tamu. Tetapi semua orang enggan mau mempercayai apa yang di katakan oleh si Gadis.
Plak...
"Dasar anak durhaka...!!"
Sebuah tamparan yang tepatnya berada di sebelah pipi kanan si Gadis ini dengan dialiri sebuah data yang mengalir dari sudut bibirnya.
Gadis ini hanya diam dengan perilaku saudara kembarnya, ayahnya, ibunya, dan semua orang yang ada di sekitarnya.
Emang sih, setiap gadis ini pulang dari mana pun, pastikan diawali dengan sebutan tamparan dan biasa juga membuat sudut bibirnya berdarah karena hasil tamparan dari mereka.
Kamar
Entah sudah berapa kali tamparan dan kata kata yang menyakitinya. Bagi si Gadis ini tamparan itu hanyalah sepele baginya karena tamparan itu masih bisa sembuh, sedangkan kata kata itu tidak bisa di sembuhkan dengan cara apa pun.
Setiap saat Gadis ini sudah bertemu dengan saudara kembarnya dan kedua orang tuanya, Gadis ini selalu berdiri di depan cermin besar yang masih utuh di dalam kamar nya.
"Apa gue ada salah...pada bukan gue yang membunuh kakak !!"
Ketua si Gadis ini sambil berdiri di depan cermin nya.
Gadis ini selalu merendam dirinya di air dingin yang sedigin es, ketika gadis ini merasa tersakiti lagi.
Gadis ini megejapkan matanya dan tiba tiba ada sebuah suara yang dia dengar atau hayalan nya.
"Sayang megapa kamu menjadi begini...kamu harus sabar menghadapi semua percobaan ini...!!"
Seketika gadis ini sadar dari lamunannya.
"Kak, gue kagan kakak..."
Ketus si gadis ini saat mendengar dari kalimat yang tadi.
Seketika air mata gadis ini melewati pipi merah si Gadis ini. Gadis ini hanya bisa menagis untuk menghadapi semua percobaan ini.
Entah sudah berapa lama gadis ini tidak sadar bahwa dia ada di dalam air dingin, dan pada akhirnya gadis ini sadar karena kulitnya yang seperti mayat hidup.
"Astaga, gue udah berapa lama di dalam air ini..!!"
Ketus si Gadis ini saat sadar behwa dia sudah lama di dalam air dingin yang sedingin es.
Gadis ini keluar dari bak mandi nya yang terisi dengan Ais dingin. Tubuh gadis ini seperti mayat hidup karena dia terlalu lama di dalam air itu.
Entah mengapa tiba tiba gadis ini kepikiran tentang kejadian di terowongan pada saat ketemu dengan cowok itu atau yang dia maksud adalah Kazuto "MENGAPA DIA GAK MEMBUNUH GUE" hanya kalimat itu yang meganjal di pikiran si Gadis ini.
Sedangkan di situasi, tempat Kazuko saat ini...??
"Ternyata dia masih hidup...!!"
Ketua kazuto sambil senyum senyum.
"Megapa sangat banyak bekas luka di tangan nya...??"
"Mengapa dia keluar malam malam...!!"
Hanya kata kata itu yang meganjal di pikiran kazuto.
Ternyata seorang Pisikopat ini atau yang sering di panggil dengan sebutan nama KAZUTO KIRIGAYA, sudah mengetahui tentang kehidupan si Gadis ini.
Entah bagaimana cara seorang pembunuh dingin ini mengetahui masa lalu dan kehidupan si gadis ini saat ini.
"Semoga kita bertemu lagi Kazumi...!!"
Ketua kazuto dengan melihat ke arah langit langit kamar nya.
Chet
Krik...
Krik...
Krik ...
Bunyi Chet masuk kedalam hp si Gadis ini
P
P
P
"Siapa.."
Jwab si Gadis ini membalas pesan orang itu.
"Kazuto"
"Kazuto siapa"
"Masa, loh lupa dengan kejadian di terowongan tadi"
"E-ee...dari mana loh dapat nomor gue..!!"
"Itu gak penting..."
Gadis ini sangat heran dengan seorang Pisikopat yang baru saja ia temui,... mengapa bisa dia dapat nomor si Gadis ini dan tentang kehidupan nya.
"Mengapa loh bohong sama gue..."
"Bohong apa"
"Jangan kira gue gak tau letak rumah loh...!!"
Gadis ini sangat heran dengan apa yang di katakan oleh kazuto melalu chetan.
"Hei..."
"Hei..."
"Hei..."
Gadis ini hanya menyimak bapa yang di katakan oleh kazuto melalui chetan, si gadis ini tidak menjawab pertanyaan kazuto.
Kazuto mulai marah dengan perilaku si Gadis ini karena chetnya tidak di balas sepata kata pun olehnya karena kalimat yang tadi.
Kazuto sudah berulang ulang kali menelpon si Gadis ini, akan tetapi gadis ini selalu menolaknya.
"Mengapa dia menelepon gue,...apa kah dia marah sama gue...!!"
Ketus si Gadis ini.
Jangan lupa di follow ig saya
Ig: sakina.officiall
😊😊😊😊😊😊
KAMU SEDANG MEMBACA
Has Bee Destriyed
General FictionSeorang gadis di dalam kehidupan nya tidak perny mereka namanya kebahagiaan semenjak kemergian kakaknya. pernah Gadis ini merasakan namanya kebahagiaan yang lumayan cukup lama, akan tetapi kebahagiaan itu di ambil oleh sang maha kuasa.
