Akhirnya malam ini tepat pukul 7 Yangyang pergi ke rumah Lucas dan Kun seperti janjinya pagi tadi.
"Permisi" ucap Yangyang masuk ke rumah Lucas setelah di persilahkan masuk oleh salah satu penjaga di rumah Lucas.
"Oh sudah sampai ya ?? Kemari" ucap Lucas melihat Yangyang dan langsung mempersilahkan pria mungil itu duduk di sofa.
"Baiklah semoga kau bisa cepat memahami apa yg aku ajarkan" ucap Lucas tersenyum.
"Iya ge" balas Yangyang tersenyum.
Akhirnya Lucas mengajar kan Yangyang beberapa bahasa Korea dasar.
"Bagaimana ??? Paham ??" tanya Lucas.
"Iya ge paham" jawab Yangyang.
Lalu Lucas melanjutkan penjelasannya.Namun Kun memanggil Lucas dari arah kamarnya yg otomatis membuat Lucas menunda acaranya mengajari yangyang.
"Sebentar ya" ucap Lucas langsung menghampiri Kun.Ternyata Kun mengajak Lucas untuk turun ke lantai bawah.Tepatnya Kun ingin melihat Lucas mengajari Yangyang.
"Ayo belajar lagi.... Apa yg kalian tunggu ??" tanya Kun.
"Baiklah" Lucas pun meneruskan acaranya mengajari Yangyang.
Namun sepanjang Lucas mengajar,saat Yangyang membuat kesalahan Kun selalu menegur Yangyang dengan teguran sinis.
"Bagaimana kau bisa tinggal disini tapi bahasa Korea mu saja sepayah itu" ucap Kun.
"Ge... Semua orang pasti juga seperti ini" balas Lucas.
"Tapi kalau seperti itu terus kapan kau bisa berkomunikasi dengan orang lain selain dengan orang luar Korea ?? Kau sekarang ada di Seoul bukan di Taiwan atau Jerman.... Mau tidak mau kau harus secepatnya menguasai bahasa disini" ucap Kun.
"Iya ge aku akan berusaha semampu ku" ucap Yangyang mulai merasa tertekan dengan ucapan Kun.
"Yangyang jangan pikirkan kata kata Kun ge ya... Semua memang butuh proses" ucap Lucas menenangkan.
"Aku bicara seperti ini untuk memotivasi dirimu... Masih mending aku mau berbicara sepanjang ini kepada orang asing seperti mu" ucap Kun yg memang benar adanya.
Sebelumnya dia tidak pernah berbicara sepanjang ini semenjak kecelakaan yg merenggut kebahagiaan nya waktu itu.
"Iya ge aku paham" balas Yangyang.
Akhirnya malam sudah mulai larut dan Yangyang pun harus segera pulang.
"Kun ge... Lucas ge.... Terimakasih banyak ya telah membantuku" ucap Yangyang.
"Iya yangyang sama sama" ucap Lucas.
Akhirnya Yangyang pun kembali ke rumah nya dan beristirahat untuk kembali bersekolah besok.
"Ge... Tumben kau mau menemui orang asing dan bicara sepanjang itu kepadanya ??" tanya Lucas pada Kun.
"Aku hanya ingin anak itu cepat mengerti bahasa Korea.... Dengan itu dia tidak akan mengusik hidupku lagi dengan terus terusan datang kemari" ucap Kun.
"Sudah kuduga" ucap Lucas tersenyum.
.
.
.
.
.
.
.
Akhirnya apa yg Yangyang pelajari dengan Lucas dan Kun semalam ia praktekan saat disekolah."Wah bahasa Korea mu mendadak banyak sekali peningkatan" puji Renjun.
"Ah iya aku masih berusaha belajar" jawab Yangyang.
"Yangyang..." panggil Jaemin.
"Iya ??" jawab Yangyang.
"Yang kemarin itu tetanggamu ???" tanya Jaemin.
"Iya mereka berdua tetangga ku.... Rumah mereka tepat berada di depan rumahku" jelas Yangyang.
"Tapi aku merasa ada yg aneh pada salah satu tetanggamu.... Yg tinggi badannya agak lebih rendah.... Apa dia ??" tanya Jaemin agak sedikit ragu.
"Dia buta karena kecelakaan.... Orang itu sangat cuek dan menyebalkan.... Dia bahkan hanya mau berbicara kepadaku untuk memarahiku saja" jawab Yangyang.
"Ahh pantas saja" jawab Jaemin mengerti.
"Aku juga belajar bahasa Korea dengan mereka berdua.... Kebetulan mereka orang China" lanjut Yangyang.
"Stttt diam.... Johnny Seonsaengnim sudah datang" teriak salah satu siswa.
"Hallo every one...... How are you today ???" sapa Johnny guru bahasa Inggris di kelas Yangyang.
Semua siswa serempak menjawab pertanyaan Johnny begitu pula yangyang.
Johnny pun berjalan mendekati yangyang sambil tersenyum.
"Kau murid baru bukan ??" tanya Johnny ramah.
"Iya Seonsaengnim" jawab Yangyang.
"Nama saya Johnny Suh... Saya juga guru baru disini.... Saya dari Chicago.... Tapi saya memang sudah tinggal di Korea sejak lama.... Dan kau ??" ucap Johnny memperkenalkan diri.
"Nama saya Liu Yangyang..... Saya dari Jerman" ucap Yangyang.
"Kau ada keturunan Chinese ??" tanya Johnny.
"Ahh iya sebenarnya saya berasal dari Taiwan tapi saya pindah ke Jerman lalu akhirnya saya ada disini" ucap Yangyang.
"Pantas saja... Baiklah selamat datang dan semoga kau betah disini ya" ucap Johnny kembali ke depan kelas.
"Sekarang kita mulai pelajaran hari ini.... Sekali lagi saya beri tahu... Tidak perlu terlalu kaku ataupun terlalu formal saat pelajaran saya... Bahkan kalian boleh memanggil saya dengan panggilan informal jika kalian mau.... Saya masih muda jadi tidak perlu terlalu kaku... Santai saja" ucap Johnny sambil tersenyum.
Seketika para gadis di kelas Yangyang langsung memandang Johnny dengan tatapan berbinar.
Bagaimana tidak ?? Johnny sekarang sedang menggunakan celana hitam + dengan sepatu pantofel hitam nya,ditambah kemeja putih panjang dengan lengan nya yg ditekuk sampai di bawah siku dan tidak lupa kancing atas kemejanya yg tidak terkancing.Selain itu Johnny terlihat makin mempesona dengan kacamata nya.
Guru muda satu itu memang selalu menarik perhatian para gadis maupun uke sekalipun.
"Tampan" ucap Haechan.
"Astaga sadar bodoh" ucap Renjun menepuk kening Haechan yg sedang memandang Johnny.
"Ck" balas Haechan cemberut.
Hayooo
Maafin banget baru sempet y
Tugas bejibun
Mohon maaf sekali
Gua usahain lebih sering up
Apalagi ujan
Mau up juga susah
Makasih udh stay disini y

KAMU SEDANG MEMBACA
Moon Light
RandomAku bukan siapa siapa Tapi aku orang pertama yang selalu ada untuknya Aku hanya ingin bisa menepati janjiku untuk menikmati sinar bulan bersamanya. "Kumohon.... Berjanjilah padaku kita akan menikmati sinar bulan bersama suatu hari nanti" "Aku janji"...