Petang ini Y/n memilih berjalan-jalan ditengah dinginnya kota Seoul daripada merebahkan diri dengan nyamannya penghangat ruangan. Bukan tanpa alasan, ia keluar sendirian karena ia sedang bertengkar dengan dua member lainnya.
Y/n berjalan dengan kepala menunduk, ia tak tahu sudah sejauh mana ia melangkah. Tak ada yang tau kalau ia pergi, termasuk manager mereka.
Tanpa ia sadari, Y/n sampai di sebuah taman bermain. Tentu saja sepi, karena sudah menjelang malam. Y/n dengan perasaan sedihnya mendudukkan diri di salah satu ayunan disana.
Ia mengeratkan hoodie abu-abu hadiah dari salah satu teman idol nya natal kemarin. Seharusnya ia memakai pakaian berlapis dan jaket tebal, namun yang ia pakai sekarang hanyalah kaos tipis biasa dibalut hoodie dan celana joger serta Converse. Dan jangan lupakan masker.
Sungguh munafik jika ada orang berpakaian seperti itu ditengah suhu dibawah 0 derajat lalu berkata "aku tak apa" atau "aku tidak merasa kedinginan".
"Kenapa semuanya egois sih? Ini kan demi kemajuan Cassiopeia juga" Monolog Y/n, masih kesal dengan apa yang baru terjadi.
"Atau aku ya yang terlalu memaksa dan buru-buru? Argh, gak tau ah"
Tuk
Sebuah mantel tebal mendarat di kepala Y/n, sedikit membungkus tubuh belakangnya. Ia sontak mendongak.
"Mong?"
Namja jangkung itu menatapnya datar.
"Kenapa ngelamun disini sendirian sih? Di dorm kepanasan?" Sarkas Seungmin lalu memakaikan mantelnya pada Y/n dengan benar.
"Apasih Mong, ya kali kepanasan"
Seungmin terkekeh. "Ada masalah kan?" Tebak Seungmin yang sialnya tepat sekali.
"Udah tau nanya" sewot Y/n lalu mengelap ingusnya dengan mantel Seungmin. Seungmin yang melihatnya hanya tersenyum pasrah.
"Ayo kuantar pul-"
"Nggak mau!"
"Yaudah, ayo ikut aku" ujar Seungmin lalu menarik lembut tangan Y/n tapi Y/n menarik kembali tangannya.