Tauran

9.9K 675 25
                                        

Happy reading

(Banyak typo ges)

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

🍂🍂🍂

"Udah berapa anak yang kumpul" tanya Fernandro kepada Ridho

"Udah ada sekitar empat puluh anak Fer" ucap Ridho

"Udah segitu cukup, bahkan gua sendiri pun bisa ngelawan mereka" ucap Fernandro dengan tatapan yang berbeda dari biasanya, tatapan elang yang hanya keluar jika Fernandro marah

"Fer?" panggil Nafizah kepada Fernandro dia takut akan terjadi apa apa dengan Fernandro

"Lo tenang aja gua akan baik baik aja" ucap Fernandro

"Ini gara gara gue ya?" tanya Nafizah

"Syuttt... bukan karena lo kok" ucap Fernandro lalu tersenyum kecil

Nafizah pun memeluk erat tubuh Fernandro dan dibalas oleh Fernandro dengan tulus.

"Udah ya gua mau nyelesain ini semua dulu" ucap Fernandro meregangkan pelukannya

"Tapi kalo lo kenapa napa gimana? gue gak mau jadi janda" ucap Nafizah merengek

"Ish apaansih lo ngomongnya gua gak akan kenapa napa tenang aja" ucap Fernandro menenangkan Nafizah

"Sekarang lo balik ke kelas" lanjut Fernandro

"Naf ada apa sih? tadi niatnya gua mau antri beli makanan tapi katanya sekolah kita diserang" ucap Tasya

"Iya sekolah kita di serang sama geng The Bros pengecut itu, mending lo berdua balik ke kelas" ucap Fernandro

"Fer ayok Fer" ucap Hendra berteriak

"Lo berdua balik ke kelas ya" ucap Fernandro lalu berlari menuju lapangan

"Gua takut ada apa apa sama Fernandro Tas" ucap Nafizah

"Udah lo tenang aja Fernandro kan udah sering berantem gua yakin kok Fernandro bisa ngalahin geng The Bros" ucap Tasya meyakinkan Nafizah

"Udah sekarang kita balik ke kelas yuk" ucap Tasya lalu mengajak Nafizah balik ke kelas

Saat dia berjalan di koridor sekolah nampak disana geng The Bros dan geng Avegar sedang beradu kekuatan satu sama lain.

Mata Nafizah tertuju pada seseorang yang ingin bermain curang dan ingin menusuk Fernandro dari belakang.

"Fernandro..." teriak Nafizah lalu ia pun berlari menuju lapangan

"Nafizah..." teriak Tasya

Nafizah berhasil mendorong Fernandro membuat Fernandro tak berhasil tertusuk namun tiba tiba ada yang memukul kepala Nafizah dari belakang membuat Nafizah pingsan ditengah lapangan.

Fernandro yang melihat itu geram dan sangat marah kepada Bara yang telah bermain curang.

"Bangsat lo" ucap Fernandro lalu ia pun menonjok muka Bara tepat dibelakang Fernandro terdapat Gery yang telah bersiap dengan pisau ditangannya

Tiba tiba...

Srukkk

Satu tusukan hinggap tepat di samping perut Fernandro membuat Fernandro mengeluarkan banyak darah.

"Fer... Fer..." panggil Hendra namun naas Fernandro sudah tidak sadarkan diri

"Kurang ajar lo" ucap Hendra lalu menonjok habis wajah Bara

Si Bad BoyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang