Bodyguard (part 2)

2.5K 74 2
                                        
















Sesampainya mereka di Seoul, mereka segera ke hotel bintang 5 yang cukup mewah dan perlu diketahui road trip kali ini telah di sponsored oleh Raja Seungwoo

"ok semuanya saya akan membahagikan roommate kalian masing²"

"Yuri Amanda Jo dengan Hitomi Vaneloppe Honda"

"Chae Noah Lee dengan Yena Arthur Choi"

Satu persatu nama di sebut dan sehinggalah tersisa mereka berdua

"Ahn Noel Eugene dengan Kim Vanessa Minju, kalian akan satu kamar karna ini permintaan khas daripada King Seungwoo"

Yujin dan Minju melotot apabila nama mereka disebut, tapi tidak lama Yujin tersenyum semula dan merangkul Minju

"so, what are we doing tonight?" Yujin menatap Minju dan menaik turunkan kedua alisnya, Minju menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan rona merah di pipinya. Perkara itu tidak luput dari pandangan Yujin, senyumannya semakin lebar setelah melihat Minju yang tersipu








Jam menunjukkan pukul 3 sore setelah mereka menamatkan aktiviti mereka. Semua pelajar di minta bergerak ke kamar masing² untuk merehatkan tubuh mereka yang lelah

"ju, are you tired or not?" Yujin bertanya kepada Minju

Minju menggelengkan kepalanya pelan, emang sih dia ga capek² amat soalnya aktivitas mereka juga tadi ga menguras tenaga banget

"kita jalan² yuk, aku pengen keliling Seoul" Yujin melihat ke arah Minju dengan antusiasnya. Dia bahkan merindukan tempat kelahirannya ini. Iya Yujin lahir di Seoul sebelum pindah

"yaudah tapi pastiin kamu deket² sama aku, gabisa jauh²" ucap Minju posesif

"posesif banget sih mbak, iyaa² ga lari kok pacarnya" Yujin terkekeh melihat rona merah di pipi Minju












Kini mereka berdua sedang berada di cafe yang cukup terkenal di Seoul karna cafe ini ber theme kan vintage. Mereka duduk berhadapan di tepi tingkap yang membuatkan orang yang berlalu lalang melihat mereka lebih tepatnya, melihat Yujin

Minju yang sedari tadi risih dengan padangan orang² itu cuba untuk mengacuhkannya. Dia meminum ice chocolate frappe nya, Yujin yang berada di depan Minju sibuk ngeliat interior cafe yang cukup menarik minatnya. Sesekali dia menangkap gambar menggunakan kameranya yang dibawanya sedari tadi

"e-ekhem, maafkan saya your highness t-tapi bisakah kami meminta tanda tangan mu?" tiba² datang dua orang remaja perempuan mendekat ke arah mereka dengan sedikit takut karna Minju dari tadi ngeliat mereka dengan tatapan datar

"d-dan sekalian g-gambar" ujar temannya gugup, Yujin mengiyakan ajakan mereka dan segera berdiri untuk mengambil foto bersama mereka

Setelah selesai mengambil gambar bersama dua remaja tadi, mereka segera memberi notes untuk yujin tanda tangani

"can i borrow your ballpen?" ujar Yujin ke arah Minju, dengan segera dia menganggukkan kepalanya dan mengambil pulpen yang ada di tasnya

Setelah selesai, Yujin mengembalikan pulpen itu ke Minju. Tapi waktu Minju baru aja mau narik pulpennya Yujin udah tarik duluan membuatkan wajah mereka dekat banget. Hal ini tidak luput dari pandangan orang sekeliling terlebih lagi dengan dua orang remaja perempuan tadi

"terima kasih your highness" tanpa menunggu balasan dari Yujin mereka segera keluar meninggal sepasang--err? kekasih? entahlah

"Y-yujin kamu ngapain, diliatin orang tau" Minju cuba menarik kembali pulpennya tapi tenaga Yujin lebih kuat, dengan sekali sentakan Yujin menarik pulpen bersamaan dengan Minju dan mengecup dahi Minju

Jinjoo Short StoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang