🦊MY LITTLE FOX [2]🦊

1.1K 125 71
                                        

Lanjut.........

Jantung Sunghoon berdebar makin tak karuan. Wajahnya sukses merah merona akibat ucapan yg dilontarkan oleh Sunoo saat beberapa detik yg lalu. Sunghoon sontak menghentikan kegiatannya pada bibir Sunoo, dan kemudian duduk menghadap kedepan. Tidak menghadap kesamping alias kearah Sunoo lagi.

Dirinya kini merasa sangat malu dan salting dengan tingkah serta ucapan Sunoo. Rasanya ia tidak sanggup jika harus bersinggung tatap dengan manusia rubah disampingnya.

"Ishh kak hoonie kok gitu. Padahal Sunoo kan lagi muji kakak. Tapi kakak kok malah bersikap kayak gitu." ujar Sunoo yg merasa cukup kesal karena sikap Sunghoon yg sepertinya enggan bertatapan dengan dirinya lagi.

"Bu-bukan gitu noo. Kakak tadi cuman reflek aja, hehe." ujar Sunghoon yg masih berusaha tersenyum meskipun canggung.

"Hmm kirain kak hoonie marah sama Sunoo."

"Enggak kok. Siapa bilang kakak marah sama Sunoo? Kakak gk pernah marah kok sama Sunoo." ujar Sunghoon sambil mengelus surai hitam Sunoo lembut. Dirinya juga menampakkan senyuman manis serta tatapan lembutnya kearah Sunoo.

Mata rubah Sunoo kembali berbinar. Senyuman manis serta aura kebahagian nya kembali terpancar. Kedua telinga rubahnya juga ikut bergerak dengan lucu karena perlakuan Sunghoon yg sangat lembut kepada dirinya. Membuat hati Sunoo seketika menghangat saat menatap kedua netra Sunghoon dengan lekat.

"Sunoo sayang kak hoonie. Sayang banget." ujar Sunoo dengan kedua tangannya yg memeluk posesif lengan Sunghoon.

Jantung Sunghoon kini serasa ingin pindah dari tempat semula. Setelah dibuat berdebar dengan ucapan Sunoo, sedetik kemudian dirinya dibuat sangat gemas dengan perilaku Sunoo, dan kini jantungnya kembali dibuat berbedar tak karuan karena sikap Sunoo.

Meskipun sayang yg dimaksud oleh Sunoo bukan seperti kata sayang terhadap pasangan. Namun tetap saja hal itu mampu membuat jantung Sunghoon terasa seperti tengah lari marathon.

Ingin rasanya Sunghoon kabur/meminta tolong kepada kedua temannya. Karena sungguh, berada didekat Sunoo merupakan situasi yg paling tidak aman dan sangat membahayakan bagi Sunghoon beserta jantung tercintanya.

"Iya². Kakak juga sayang kok sama Sunoo. Sekarang kamu lanjutin dulu makannya, terus mandi ya." ujar Sunghoon yg berusaha mengalihkan pembicaraan agar dirinya dapat terbebas dari situasi yg membahayakan ini.

"Siap kak hoonie."

Sunoo kembali melanjutkan kegiatan sarapannya yg sempat tertunda itu dengan lahap. Dirinya terlihat lebih ceria dan bersemangat ketimbang sebelumnya. Berbeda dengan Sunghoon yg kini terlihat seperti tidak terlalu berselera saat sarapan karena pikirannya yg masih terngiang-ngiang dengan kejadian barusan.

~🦊🦊🦊~

"Sunoo ya mandilah terlebih dulu. Nanti kakak yg cuci piring nya nee."

"Emm kak hoonie gk mau Sunoo bantuin cuci piringnya? Soalnya Sunoo bisa cuci piring sama beres² rumah. Tapi kalo masak gk bisa."

"Gk usah noo. Kamu mandi aja terus nonton tv ya."

"Okee deh."

"Bentar noo." panggil Sunghoon kepada Sunoo yg ingin berjalan masuk kedalam kamarnya.

"Kenapa kak?" balas Sunoo yg menolehkan kepalanya kearah Sunghoon.

❆·𝐎𝐍𝐄𝐒𝐇𝐎𝐎𝐓  𝐒𝐔𝐍𝐆𝐒𝐔𝐍·❆Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang