PART 4 - NARA

10 2 1
                                    

TANDAI TYPO


Sampai pada sore hari, arash belum pulang. Zervan melarang arash pulang karena bagi zervan arash itu asik, jingga tidak mempedulikan itu. Masalahnya, hp arash yang ada di sebelahnya itu berdering terus dan itu menganggu.

''RASH, HP LO WOY!'' teriak jingga

Sedangkan di kamar zervan, arash dan zervan sedang tidur dengan posisi zervan di atas kasur dan arash di bawah kasur tetapi kepalanya di kasur. Tidur duduk gitulah

Dirasa tidak ada jawaban, jingga pergi ke kamar zervan. Namun sebelum jingga beranjak, jingga melihat hp arash ada yang menelfon dengan nama 'ibunda'. Jingga binggung

''angkat jangan?'' monolognya

Lalu faris duduk di sebelah jingga dengan membawa cilor. Kalian tau cilorkan?

''siapa?'' tanyanya sembari memakan cilor

''maknya arash''

Faris mengagguk anggukkan kepalanya. ''mau kaga nih?'' tawarnya kepada jingga. Jingga menggeleng ''cireng mah mau'' jawabnya

Lalu faris menunjuk kulkas dengan dagunya ''tuh di kulkas ada cireng, tadi tente beli''

Tanpa mengucapkan apapun jingga menuju kulkas,melupakan hp arash dan memasaknya

Faris yang melihat jingga memasakpun menghampirinya

''bagi gue 3''

Jingga menoleh ''lu kaga liat itu cumaa ada 7? Nggada nggada, beli sendiri''

''nanti beli lagi''

''10 pokoknya''

Faris mengangguk malas lalu menyomot 3 butir cireng

''tapi boong'' ucapnya sambil berlari

''WOY AH DASAR FARISASU!'' teriak jingga sambil melempari faris dengan sendok, namun faris dapat menghindar

Jingga misuh misuh sendiri di dalam dapur. Mood makan cirengnya seketika hilang!

Jingga melangkah malas menuju ruang tengah. Sesudah duduk di depan tv, jingga melihat zervan turun dengan muka bantalnya. Zervan duduk di sebelah jingga lalu menyomot 1 cireng jingga.

mata jingga sudah berkaca kaca namun zervan tidak melihatnya, malahan mencomot 1 cireng jingga lagi dengan tangan kiri yang memegang hp, saat terdengar suara isakkan zervan menoleh

''eh eh kenapa dek woy?''

''hikss.. HAAAA MAMAA'' akhirnya tanggis jingga pecah

Zervan dibuat binggung sendiri, faris yang baru masuk kedalam rumahpun turut menghampiri jingga

''kenapa hey?'' tanya faris

''hiks.. udahlah males, makan aja semua cirengnya sana, makan semua, MAKAN'' jingga emosi, emang nih tai banget! Kalo udah ga mood makan itu rasanya..ehm

Faris dan zervan bertatapan. Mereka seolah olah sedang berbicara lewat tatapan ''lo sih'' lirih faris terlihat zervan melotot ''salah gue apa'' lirih zervan, lalu faris memajukkan wajahnya ''lo makan cireng dia kan'' zervan juga ikut memajukkan wajahnya ''dua doang'' faris memajukkan wajahnya lagi ''tanggung jawab pokoknya lo'' zervan memajukkan wajahnya juga ''lo juga ikut'' faris memajukkan wajahnya lagi. Sekarang wajah mereka sudah saling menempel ''lo pokoknya'' zervan mendorong wajah faris dengan dahinya ''lo'' faris melakukkan hal yang sama ''elo'' desisnya

Jingga mendorong mereka berdua

''ngapain sih kalian? Mau cipokan hah?'' melupakan masalah cirengnya

JINGGA LAURA (on Going) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang