PART 5 - DENIS ARVARENDRA

9 2 0
                                        


TANDAI TYPO!

Setelah melihat nara keluar, arash menghembuskan nafasnya lalu mengumpat sial.

Mood arash sudah tidak sebagus tadi, akhirnya arash memutuskan untuk tidak usah turun kebawah. Persetan dengan tugas si nara.

Arash memutuskan untuk bermain game di kamarnya. Belum lama dia bermain, pintu kamar sudah di ketuk. Ternyata itu mamahnya

''arash'' panggil mamah arash dari luar kamar

Arash melirik pintu lalu menghembuskan nafasnya pelan ''apa maah'' sahutnya sembari membuka pintu. Terlihat disana mamahnya berdiri di samping nara

''bantu nara kerjain pr buru'' ucap mamahnya sambil melirik nara

''arash ngga disuruh makan dulu gitu? Nara pasti bisa ngerjain pr-nya sendirilah''

''kamu udah makan kan?''

''yaaaa.... udah sih'' jawab arash sambil menggaruk rambutnya

''udah makan ini, sana bantu nara''. Setelah mengucapkan itu mamahnya pergi meninggalkan arash dan nara berdua

Arash melirik nara ''nara bisa ngerjain sendiri kan?'' tanya arash lembut

Nara menggeleng kecil, arash menghembuskan nafasnya. ''yaudah dsini dulu bentar''

Lalu arash masuk kamar untuk menggambil hp-nya. Arash keluar dari kamarnya diikuti nara di belakangnya

Sesampainya di ruang tengah, arash duduk di kursi sedangkan nara di bawah.

''mana yang ngga bisa?'' tanya arash sambil melihat buku nara. Arash menyengit waktu melihat buku nara, ''ini kan udah semua? Yang mau di ajarin yang mana?'' tanya arash

''ngga ada, kakak cek aja jawaban aku, siapa tau ada yang salah hehe'' jawab nara

Fyi nara itu kelas 9 smp

Arash memejamkan matanya sabar saat mendengar jawaban nara ''oke'' jawabnya terpaksa

Lalu arash melihat buku nara, sedangkan nara? Dia mengamati arash dari bawah.

Setelah selesai mengecek buku nara, arash mengangguk anggukkan kepalanya ''udah bener semua kok. Nara kan pinter'' ucap arash sambil mengelus rambut nara

Nara tentu saja senang di perlakukan seperti itu

''hehe, oh iya, kakak udah punya pacar ya?'' tanya nara

''pacar? Kamu tau dari mana pacar?'' tanya arash. Masalahnya setau arash, nara itu anak yang kalem.

''ayolah kak, jaman sekarang siapa yang gatau?'' jawab nara

''iya kan kakak udah punya pacar?'' lanjut nara

Arash menggeleng ''belum kok. Kamu kenapa tanya gitu?''

Nara tersenyum kecil lalu menggeleng ''ngga papa, pengen tau aja. Kata temen temen aku kakak ganteng, masa ganteng ganteng ga punya pacar'' jawab nara

''kalo kakak punya pacar nanti siapa yang jagain nara hm?'' tanya arash sambil mencubit hidung nara

Nara melepaskan tangan arash yang mencubit hidungnya ''kan nara udah gede''

''bagi kakak kamu itu tetep adik kecil kakak''

''sana makan'' lanjut arash

Nara menggeleng ''nara udah makan kok tadi'' jawab nara

Arash membentuk bibirnya menjadi huruf o

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 28, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

JINGGA LAURA (on Going) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang