"May I line up after you Ms. Flowers?" Tanya seorang anak perempuan pada Lady Flowers.
"Sure" jawabnya ramah.
Lady Flowers selalu berbaris paling depan, di sebelahnya selalu ada Ms. Owen kesayangannya. Frida sudah mulai enjoy bercanda dengan anak lain, jadi terkadang ia tidak berbaris bersama Ladynya dan Ms. Owen kecil.
"You can stand in the front if you want, Yuki" kata Lady Flowers menawarkan.
"No, I want to stand behind you" jawabnya sambil tersenyum.
"Alright" sahut sang Lady kemudian.
Yuki adalah teman sekelas mereka, ia anak yang ramah dan sangat baik. Yuki juga duduk satu meja dengan Lady Flowers dan Frida, terkadang mereka bermain bersama. Lady Flowers sangat menyenangi Yuki, anak itu selalu memperlakukan Lady Flowers dengan baik.
Lady Flowers menoleh pada Ms. Owen kecil yang celingak-celinguk, lalu bertanya.
"What's wrong?" Tanya sang Lady.
"I guess our Frida has a lot of friends now" sahutnya melihat kr belakang.
"I'm glad she does, she was afraid people won't like her. But now I can see that she's comfortable with them"
"You're right. You know My Lady? You're a good friend. You observe her while taking care of that shy girl"
"who was the shy girl who didn't want to go out of class because she didn't wear a uniform" Lady Flowers berkata dengan wajah jenakanya.
"Hey! It's because I don't like being different, people will stare at me"
"Oh it's you?!" Sahut sang Lady menggoda Ms. Owen kecil, dan mendapat hadiah pukulan ringan di lengannya.
"You two get along pretty well" tiba-tiba saja Yuki memeluk Lady Flowers dari belakang.
"Yeah, we're close friends" ujar Lady Flowers.
"Let's be close too Ms. Flowers" kata Yuki lagi masih memeluk sang Lady.
"Sure Yuki, why not. We even chair mate" jawabnya merasa tak masalah.
Yuki anak yang baik, ia suka berteman dengan anak yang baik. Lady Flowers juga suka tingkah Yuki yang suka memeluk atau memegang tangannya saat mereka berbaris, Yuki akan membawa tangan sang Lady ke belakang dan memainkan jari mereka, tidak ada yang pernah menyentuhnya seperti itu. Ia merasa akrab.
"Line up!" Suara guru mereka terdengar lantang dan semua murid berbaris dengan rapi.
Hari ini ada pelajaran olahraga, semua sudah siap dengan seragam olahraga yang menempel di badan. Sebelum olahraga dimulai, guru-guru memandu mereka untuk pemanasan agar otot tidak kaku dan kram.
Lady Flowers memperhatikan Ms. Owen kecil dengan seksama sembari ia melakukan peregangan. Lady kecil itu sangat suka memperhatikan temannya itu, tidak ada alasan tertentu, hanya suka saja. Sesekali, ia membenarkan posisi Ms. Owen kecil agar peregangannya maksimal.
"You have to pay attention to your balance Ms. Flowers" Yuki memegangi lengan Lady Flowers yang terlihat tidak seimbang saat melakukan peregangan kaki.
"Thank you, Yuki" ujarnya memberikan senyum manis pada gadis itu.
Kini saatnya mereka berlari kecil mengelilingi taman sekolah yang luas, melewati danau kecil dan pepohonan. Lady Flowers senantiasa berlari kecil di sebelah Ms. Owen kecilnya, mereka benar-benar selalu bersama. Sesekali, Yuki menghampiri dan menyapa mereka, dengan ramah Lady Flowers menjawab sapaan tersebut, namun Ms. Owen kecil hanya membalasnya dengan senyum manisnya. Jangan salah paham, Ms. Owen kecil bukan tidak menyukai Yuki, ia hanya tipe yang pemalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Completed] Little Love
DiversosBukan cerita yang panjang, hanya.. bagaimana aku menemukan cinta pertamaku. Semua dimulai dari usia yang tak seorangpun menyangka. Bisakah disebut cinta? This, is the story of my first love. It's a little bit different, so be prepared. ######### Thi...
![[Completed] Little Love](https://img.wattpad.com/cover/274611489-64-k403830.jpg)